
Murid murid di dalam kelas tertawa tapi tidak dengan pria yang berada di belakang buk erlin dia hanya diam dengan wajah yang datar
"Sudah sudah..hari ini kita kedatangan murid baru, silah kan perkenal kan dirimu"
Pria itu maju selangkah kedepan dengan wajah yang masih datar "Nama saya Kenzi Defaldo saya pindahan dari SMA pulau rakyat
Kenzi sebenar nya adalah seorang pria yang peduli penyayang dia tampan dan pintar
"Duh gila ganteng banget ni orang gemezzzz dehh.." ucap yeni, flay girl di kelas ia duduk di bangku tengah paling depan bersama salsa sahabat nya
"Giliran liat yang ganteng aja semangat ni gue udah 3 tahun di sia sia in mulu" jawab dudung yang duduk di belakang yeni
"Ehhh sadar mukak dong kapan ultah biar gue kasi kado kaca besar" ucap yeni membalik kan badan ke belakang
"Awas lo yenn kalo muka gue udah tamvan bukan lo lagi tive gue" ucap dudung menutup muka nya dengan buku
Para murid di kelas tertawa mendengar kan kata kata dudung
"Hahha sa ae lu cebong" jawab yeni. "ehh kenzi nanti malam bisa kan" ucap yeni mengedip kan mata kiri nya
"Huuu dasar play girl.." ucap jaya
"Diem luu gendut..badan gendut tapi otak mesum tross" jawab yeni
"Berapaan yen nanti malam" sambung alvi
"Nanti aja pulang sekolah kita bicara kan hhaha" ucap yeni
__ADS_1
"Heh heh apa apaan kalian ini!! mau bahas apa kalian pulang sekolah yeni...alvi!!" ucap buk erlin sambil melengket kan kedua tangan nya di pinggang
"Belik bakso mang ujeng buk yakan yenn" ucap alvi
"Iya ibuk ini negatif ajaa" jawab yeni
"Hah sudah sudah pusing ibuk dan kamu kenzi silah kan duduk di samping Leqsa"
Kenzi duduk di samping leqsa sementara leqsa masih menangis di balik tas nya ia tidak menghirau kan sama sekali kedatangan anak baru itu dia hanya memikir kan nadya. Mereka sudah lama bersahabat tetapi kenapa nadya tidak pernah memberitahukan apa pun tentang masalah ini. Leqsa sangat kecewa dengan nadya
"Kamu kenapa leqsa putus cintaa?" Ucap buk erlin
Leqsa tidak mendengar kan kata kata buk erlin ia hanya menangis di balik tas nya
"Kamu apain dia jaya!" Ucap buk erlin mendatangi bangku jaya
"Eh kok gue kan elu yang kasi tau si nadya udah nikah upsss" ucap alvi menutup mulut nya
Para murid di kelas langsung terkejud dan menceritakan nadya
"Nampak nya aja sih polos ternyata ohh ternyata lonthi upsh..." ucap bulan si mulut ember di kelas
"Bulan ya ampun nak siapa yang ngajari kamu begitu nadya juga kawan kalian..kalian tidak boleh begitu" ucap buk erlin
"Kan emang btul buk nyata nya sekarang dia nya kan emang udah nikah kan sama om om" ucap bulan tanpa ada merasa bersalah
Leqsa bangkit berjalan kebangku bulan dan mendarat kan tamparan di pipi bulan
__ADS_1
"Plakkkkkkk..."
"******* lo belum tau kebenaran nya udah merayap aja muncung ember lo. Jangan pernah ucap satu kata pun tentang nadya abiss lo gue buat!" ucap leqsa memegang kuat dagu bulan. Leqsa tidak bisa lagi menahan emosi nya
Sebenar nya leqsa tidak terlalu dekat dengan teman teman kelas nya selain nadya sahabat nya dan leqsa juga malas mendengar kan ocehan yang tidak penting tapi kali ini ia tidak bisa biar kan mulut mereka semakin meraja lela.
Mereka pun berantam bulan membalas dengan menjambak rambut leqsa "lahh apa lo! Gak senang!!! Emang sahabat lo itu ga bener kan!!
"Heh apa apaan kalian..bulan!! Leqsa!!" Buk erlin memisah kan mereka berdua
"Kamu minta maaf sama bulan dan bulan kamu minta maaf sama leqsa" sambung buk erlin
Leqsa tidak menghirau kan ucapan buk erlin iya kembali duduk di bangku nya dan pikiran nya mengatakan buat apa meminta maaf sama mulut sampah lagian gua juga ga salah yang di bilang orang belum tentu benar kalo memang belum tau kejadian sebenar nya. Nadya tidak sejahat itu tidak mungkin ia menikah tanpa sebab pasti ada yang tidak beres.
Di meja guru telpon buk erlin berbunyi. Buk erlin mengangkat nya di luar kelas.
"Jangan ribut" perintah buk erlin dan mengangkat telpon nya di luar
Leqsa mengambil buku tulis di dalam tas nya dan menyoret nyoret bukunya dengan pena nya tiba tiba tangan kenzi memegang tangan leqsa menghentikan coretan itu. Leqsa terdiam jantung nya kedekup kencang tidak seperti nya perasaan yang sangat beda?. Leqsa mengarah kan kepala nya ke hadapan kenzi dengan mulut yang tidak bisa mengatakan apa apa. Kenzi pun melepas kan tangan nya dari tangan leqsa "buat apa di coret coret kan sayang buku nya"
"Buuu..at" ucap leqsa terbata bata
"Buat apaa..?" Tanya kenzi menatap leqsa dengan alis kiri nya naik sebelah
"Hehe bisa gituu yaa.." leqsa merasa lucu dengan alis kenzi yang bisa naik sebelah leqsa mencoba nya dan malah bibir nya yang monyong. Leqsa menutup mulut nya dengan kedua tangan sambil tertawa
Kenzi tersenyum "lucu juga.." mencubit pelan hidung leqsa
__ADS_1