
Nier mengelus kepala wouyu dengan lembut dan pergi meninggalkan wouyu dengan gaun yang ia berikan.....
wouyu dengan tatapan tidak suka pada gaun yang di berikan sebab gaun yang wouyu kenakan hanya gaun merek rendah sedangkan Linger memakai edisi baju pertama, ia hanya melihat saja gaun itu dan mengenakan gaun cokelatnya.
"Gaun apa ini kenapa harus cokelat sih aku tidak suka kenapa juga ibu harus memberikan gaun ini, tidak adil..."
wouyu terdiam sejenak dan mengambil gaun itu mencoba di depan cermin, gaun sederhana tidak ada kilau hanya polos. Wouyu membanting baju itu dengan kesal ia tidak terima gaun jelek itu ia kenakan. Wouyu berpikir melihat gaun di lemarinya dan duduk di atas kasusnya, gaun ia coba di lemari tidak ada yang ia suka ia geram sekali ia hanya punya gaun cokelat itu dan berat hati mengenakan gaunnya dan berdandan.
***
Linger yang di ruang pribadinya bingung gaun apa yang ia kenakan sebab gaun baru saja datang dari merek terkenal, ia memilih dengan hati - hati dan jatuh hati pada gaun ia sangat suka gaun putih dan merek terkenal Y bersih dan indah dan gaun kilau terpancar segera ia mencoba dan suka dengan bajunya segera menyuruh pelayan memanggil penata rambutnya.
__ADS_1
***
Wouyu berdandan seadanya barang ia pakai hanya sisa dari Linger apa pun dari Linger di berikan pada wouyu, ia menatap cermin tanpa ekspresi seketika wajahnya berubah ia hanya tertunduk marah dan sekali lagi ia bercermin ia mulai merencanakan aktingnya lagi segera ia turun di aula kediaman. Ninger melihat keluar dari pintu samping wouyu hanya sedih ia merangkul wouyu dan menguatkan wouyu sambil berbisik rencananya, wouyu hanya tersenyum aktingnya mulai terpancar segera ia menyapa ayahnya itu dalam ruang pribadinya.
"Ayah terimakasih wouyu di izinkan ke sini ayah haruskah wouyu duduk di samping ayah dan ibu agar kita bisa menjadi keluarga..." ucap wouyu
"WOUYU....kenapa kamu bertingkah anak kecil saja tempat duduk yang kamu bicarakan ini hanya milik keluarga penerus dan kamu hanya apa? susah payah aku mendidikmu kamu hanya cuma bisa menghabiskan uang saja sama seperti ibumu di keluarga ini hanya penerus sah duduk sini dan hentikan ucapan itu lagi sembunyikan identitasmu bikin malu saja... " jawab Tuan Xiao memarah
"Tuan wouyu hanya bercanda saja, maaf saya kurang mendidik wouyu dengan keras dan tuan mengenai identitas wouyu haruskah Ninger bilang hanya saudara jauh tanpa marga tuan.. "
Tuan xiao hanya melirik dingin pada ninger ia bangkit dan berbicara dengan keras.
__ADS_1
"Kau hanya noda dalam hidup ini dan anakmu ini hanya aibku susah payah aku mencari guru terbaik untuk jadi penerusku tapi apa dalam ujian penerus dia hanya memilih kekayaan ini hanya hana yang melahirkan penerus sah dan kamu hanya orang luar tanpa surat pemerintah, siapa yang bersikeras masuk keluarga besar dan hana memusuhiku aku hanya mencintai hana dan kau ninger aku tidak mencintaimu kau yang menjebakku dan wouyu anakmu tidak ada bakatnya kalau dia ada bakat sekecil apa pun aku akan pertimbangkannya jadi penerusku, ajarin anakmu itu berbakat sedikit dan gaun yang kamu berikan itu hanya gaun dengan harga rendah seperti pelayan dia tidak cocok mengenakan gaun seperti Linger mengerti kamu..." ucap Tuan Xiao amarah
Ninger hanya diam terkejut pada amarah suaminya itu sedangkan wouyu hanya terduduk lemas dan wouyu mulai menangis hingga suaminya keluar dari ruangan itu
"HIKS... HIKS... ibu ayah kenapa memarahiku terus bu apa identitasku hanya orang luar tidak adil aku akan anak ayah...ibu jika ujian itu membuat ayah senang aku akan berusaha ibu bisakah ayah sayang pada kita, aku malu pada teman - teman kampusku kenapa tidak punya marga ibu HIKS...HIKS..." ucap wouyu (menangis)
"Kamu bodoh ibu sudah bilang saat kamu kecil jangan hamburkan uang itu pakai seperlunya ibu sudah membujukmu tunjukkan bakatmu tapi apa susah payah ibu membawa kamu masuk orang kaya dan apa balasanmu hanya tau seperti ini ibu juga kenak tuan akhirnya marah dan memutus sayangmu sungguh aku punya anak bocah..." jawab ninger
"ibu kenapa ayah hanya mencintai nyonya besar dan kakak saya ibu harusnya ibu yang menjadi nyonya di sini..? " tanyanya
"ibu tidak tahu kenapa hana itu jadi sangat di sayang, dengarkan kata ibu kamu harus merubah nasib ini dan kamu harus dengarkan rencana ibu mengerti."
__ADS_1
Ninger dan wouyu mulai merencanakan niat jahatnya itu.....