Lukisan tampan keluarga Xiao

Lukisan tampan keluarga Xiao
Episode 4


__ADS_3

Para wanita kalangan atas berbondong ingin berdansa tapi tidak ada yang mau mereka ingin berdansa, tiba - tiba langkah kaki terdengar wanita seisi aula fokus pada jalan utama tangga....


Bunyi langkah kaki terdengar di semua aula musik alun tiba - tiba terhenti. Sosok wanita cantik gaun putih, dandan elegan senyuman indah, kulit seputih susu berdiri di hadapan semuanya. Tertua pun dengan suara berat mengenalkan wanita itu.


"Xiao Linger Putri pertama Tuan Xiao masuk...."


Linger dengan anggun melangkah dengan hati - hati menuju calon pewaris, langkah setiap turun semua tertuju akan kecantikan Linger yang terkenal di semua kota. Para calon waris yang sendari terpesona kecantikan linger segera bersindiran,


"Tuan Qin seharus memilih dansa yang ada di depan mata kan? sayang sekali antrian untuk sang dewi harus saya dapatkan..." ejek Tuan Lin


"Tuan Lin seharus saya yang bilang begitu tapi kenapa wanita secantik itu tidak pernah kelihatan..." ejek Tuan Qin


Linger yang sudah sampai di hadapan calon pewaris yang lain menjadi canggung, untuk akrab dengan yang lain Konter menyapa.


"Salam pada tuan - tuan sekali mohon maaf saya menyela, perkenalkan saya Xiao Linger putri Tuan Xiao, untuk kedepanya mohon bantuan pada tuan sekalian... " salam Linger

__ADS_1


Calon pewaris mendengar itu menjadi merona di hadapannya wanita yang di perebutkan kini berbicara dengan tata krama yang di ajarkan harus membalas salam, mereka yang antusias memberi salam pada konser dari kejauh wouyu dengan muka benci terpancar dalam batinnya.


..."dasar sialan kenapa wanita itu menjadi pusat perhatian lagi, seharusnya aku yang di sana tidak akan kubiarkan kamu bahagia..."...


Wouyu melihat Linger menjadi pusat perhatian pergi menemui ibunya untuk rencananya. Di ruangan tersembunyi ninger yang duduk di sofa sambil minum teh di hadapannya seseorang tengah bersujud memohon pada ninger dan wouyu yang gaya sombong.


"Ibu apa orang ini bisa kita gunakan seperti ibu bilang kan, rencana yang ibu bilang buat Linger malu dan keluarga ini harus berhasil.." ucap wouyu.


Ninger yang meminum tehnya berhenti dan meletakkan di meja dan menatap orang itu.


"s... sa.. saya paham nyonya Lily akan melaksanakan perintah nyonya kedua tolong lepaskan keluarga saya nyonya kedua.. " mohon Lily


Dengan tatapan dingin ninger bangkit dan menyuruh wouyu pergi bersamanya.


"ini tergantung rencana ini cepat laksanakan pada acara minum keluarga mengerti kamu lily..." jawab ninger

__ADS_1


****


Lily yang merasa ketakutan dan bersalah pergi ke ruang dapur kediaman menyiapkan segalanya dengan rasa bersalah lily pergi ke ruang tersembunyi melihat obat yang di berikan ninger, kenapa harus berikan obat ini pada acara minuman, terkejutnya lily obat yang pegang obat perangsang dan halusinasi tercampur dengan dosis tinggi.


"I... in.. ini obat berbahaya, nona tertua sangat baik padaku dan kediaman aku tidak bisa memberikan obat ini semua akanku buang obat ini berikan obat sedikit sekali dan maafkan saya nona saya tidak tahu harus apa... " ucap lily


***


Tuan Xiao dengan muka bahagia melihat Linger yang tubuh bersama menjadi pewarisnya dengan nada lembut berbicara pada nyonya hana.


"Hana terimakasih pada semuanya dan maafkan aku sudah salah sangka padamu, melihat Linger secantik itu dengan ramalan tertua aku sudah puas, aku sudah menulis pembagian saham semua pada linger dia yang sah..." nada lembut Tuan xiao


"Ini berkat tuan karena linger sudah percaya pada tuan hana yang berterimakasih pada tuan.. "jawab Hana tersenyum lembut.


Ninger melihat suaminya tersenyum bahagia pada Hana menjadi benci seharusnya tempat duduk utama menjadi miliknya, kursi itu untuk menjadi nyonya utama sah sebanding dengan Tuan utama, ninger hanya istri tidak sah bisa dianggap istri kedua yang tidak sah karena siasatnya pada tahun lalu, muka menjadi geram padam dan rasa cemburu memuncak pada hana....

__ADS_1


__ADS_2