
ALFI PUTRI NIRMALA
Alfi Putri Nirmala adalah putri bungsu dari keluarga Pak Anton Sasmito dan Bu Mala Lestari.Sebelum lupa ingatan Alfi adalah anak yang menawan,anggun,lemah lembut,namun setelah lupa ingatan ia menjadi jutek,cuek dan galak membuat semua teman nya ricuh dan banyak yang membicarakan sikapnya yang berubah drastis.
Alfi memiliki Kakak perempuan yaitu,Lisa Cahya Putri.Lisa Cahya putri sangat pintar bersandiwara sehingga membuat orang tua mereka lebih menyayangi Lisa dibanding Alfi.Sangat sering Lisa merebut barang milik Alfi yang sangat ia sayangi.Namun Alfi hanya bisa terdiam barangnya direbut oleh Lisa.
BRYAN WIJAYANTO
Bryan Wijayanto adalah putra pertama dari Pak Toni Wijayanto dan Bu Rika Yulianti.Bryan adalah ketua OSIS disekolahnya dan selalu dikejar para siswi perempuan.Terutama Alfi yang sebelum hilang ingatan nya selalu berusaha melakukan apapun untuk mendapatkan perhatian Bryan,walau hanya lirikan nya saja.
Bryan memiliki adik laki-laki yaitu,Fahri Wijayanto orang yang konyol dan tadi membuat Bryan kesal dengan ulahnya,Bryan selalu memberikan hukuman pada Fahri jika Fahri membuatnya kesal,namun Fahri tak kapok.Dia masih saja membuat kakaknya kesal.
Seorang gadis kecil yang tengah berbaring dikasurnya,perlahan mulai membuka matanya,membuat semua orang yang berdiri mengelilinginya terkejut.
"Alfi..alfi !! apa kamu sudah mulai sadar?" Tanya Mala,ibu Alfi sembari memegang pipi putrinya tersebut.
"hm..heh? aduh...kenapa kepala ku sakit? apa yang terjadi? dimana ini? siapa kalian?" Alfhi mengeluarkan banyak pertanyaan,karena dia sama sekali tidak mengingat apapun.
"Syukurlah,kamu sudah sadar...mamah sangat takut kamu kenapa-napa" kata Mala membuat tercengang anaknya.
"apa maksudnya,dia mamahku? apa yang sebenarnya terjadi?" batin Alfi.
"papah juga menghawatirkanmu,apa kamu baik-baik saja?" tanya Anton,ayah Alfi.
__ADS_1
"aku ini siapa? ini dimana? apa yang sebenarnya terjadi?" tanya Alfi dengan cepat.
"alfi...hiks hiks !!! ternyata benar apa yang dikatakan dokter kamu,kehilangan ingatanmu" jelas Mala sembari mengusap air matanya.
"kemarin kamu boleh keluar dari rumah sakit,tapi kata dokter kamu kehilangan ingatanmu,huhu..." Mala menjelaskan sambil menangis sedalam-dalamnya.
"aku kehilangan ingatan? pantas saja aku tidak mengingat apa-apa". Batin Alfi membulatkan matanya mengetahui apa yang sedang terjadi.
Alfi merasa sangat terkejut,bahwa dia kehilangan ingatan nya.Di berpikir pasti akan sulit baginya menjalani hidup lagi dengan terbuang nya memory ingatan nya selama 16 tahun ini.
Tak disangka dia mengalami hal yang menyedihkan seperti ini.Alfi memegang kepalanya berusaha mengingat-ingat,namun sama sekali tidak ada yang bisa ingat.
"kenapa aku bisa kehilangan ingatan?" tanya Alfi dengan wajah serius.
"Ini semua terjadi karena kepalamu terbentur disekolah,hanya itu yang mamah ketahui.Pihak sekolah pun tidak tau bagaimana kepalamu bisa terbentur keras,karena mereka bilang kau ditemukan oleh seorang siswa dibelakang sekolah telah tergeletak tak sadarkan diri...lalu dengan cepat kamu dibawa ke rumah sakit dan sekarang kamu sudah bisa pulang,namun kamu kehilangan ingatan" jelas Mala sembari mengelap air matanya yang terus mengalir tak henti.
"apa ingatanku bisa kembali lagi mah?" tanya Alfi,jika ingatan nya bisa kembali pasti akan sangat bagus,dia pasti akan mengingat kejadian kecelakaan nya waktu dibelakang sekolah.
"kata dokter kemungkinan itu sangat kecil,harapanya sangat kecil" jawab Mala dan Anton serentak,sambil terisak-isak sedangkan dipikiran Alfi banyak pertanyaan dikepalanya.
"apa yang telah terjadi? apakah kecelakaanku ini karena kecerobohanku? atau ada seseorang yang telah mencelakaiku dengan sengaja? " batin Alfi.
Mala dan Anton memeluk putrinya yang sedang melamun memikirkan banyak pertanyaan dikepalanya.Kepala Alfi serasa ingin pecah,karena ia tak dapat menjawab pertanyaan disemua kepalanya.
SEMINGGU KEMUDIAN...
Seminggu telah berlalu dan keadaan Alfi kini mulai membaik.Setidaknya Alfi sudah menyerah memikirkan dan berusaha menjawab pertanyaan dikepalanya yang tidak bisa ia jawab.Selama seminggu Alfi dibantu untuk mengingat perlahan oleh kedua orang tuanya.Sehingga Alfi tahu sedikit kebiasaan nya dan hal kecil lain nya.
__ADS_1
Hari ini dia mulai kembali bersekolah,disepanjang koridor sekolah banyak siswa siswi tak memberhenti-hentinya menatapnya yang sedang mengemut permen batangan.Membuat Alfi tak nyaman dibuatnya.
"Hei !!! apa kalian nggak punya kerjaan natapin gue kayak gitu?" ketus Alfi pada siswa siswi yang menatapinya dikoridor menuju kelasnya.Siswa siswi tersebut semakin aneh menatap ke arah Alfi,sehingga alfi tersenyum kecut lalu pergi berjalan menuju kelasnya sembari menggerutu sembarangan.
"Dasar murid-murid tak jelas !!! mereka kurang kerjaan apa? dari tadi ngeliatin gue mulu,ah!! gue tahu gue ini jelas cantik,mereka pasti tercengang melihat dewi surga berada disekolah hahaha !!" gerutu alfi sembari terkekeh.
BRAKHHH !!!
Alfi menabrak seorang siswa tampan dan menjatuhkan buku-buku yang siswa itu pegang tadi.
"Aduh !!! eh punya mata nggak sih lo? jalan pake mata tau nggak?" gertak Alfi,sampai ia melihat seorang lelaki yang telah ia tabrak.
"siapa yang nabrak lo? jelas-jelas lo yang nabrak gue sampe buku-buku berharga gue jatuh !!" Kata Bryan dengan tatapan tajam.
"Dia tampan,sayang aja dia dingin...apa lagi matanya kek pengen bunuh orang". Batin Alfi sembari membuang pandangan.
**HALO SEMUANYA👋 TERIMA KASIH🙏 TELAH MEMBACA NOVELKU📖 INI.JIKA KALIAN SUKA❤ JANGAN LUPA....
LIKES👍
COMENT💬
VOTE💪
SARAN 💬😊🙏
KERITIK🔥❤
__ADS_1
TERIMA KASIH UNTUK KALIAN🙏😊,SEMOGA KALIAN SETIA❤ MEMBACA📖 DAN MENUNGGU 😁UPDATE BARU NOVELKU 📖THANK FOR YOU❤🙏😊🔥****