Lupa Ingatan Berujung Cinta

Lupa Ingatan Berujung Cinta
KEMBALI LISA


__ADS_3

Wajah Alfi dibuat menganga oleh Bryan.Alfi merasa tak percaya,sehingga ia masih melamun dengan menatapi wajah Bryan dengan lingliung.


"Hei !!! jangan bengong,nanti kesambet loh" Bryan menyindir,sembari melambaikan tangan didepan wajah Alfi.


"E'eh !!! lo mendingan minum obat dulu deh yang bener" Ledek Alfi,dengan wajah meremehkan.


"Jangan bikin emosi,gue cuman mau minta maaf,gue udah salah!!! maafin gue ya" Bryan meminta maaf sekali lagi dengan tulus.


"Yaudah gue maafin,gue rasa lo udah berubah tapi kalo lo cari masalah sama gue lagi gue nggak akan maafin lo" jelas Alfi melipat tanganya didepan perut.


"Iya,gue nggak akan cari masalah sama lo lagi"


Bryan mengulurkan jari kelingkingnya pada Alfi untuk berjanji,namun Alfi tak meladeni uluran jari kelingking tersebut membuat Bryan kecewa.


"rumah lo dimana?" tanya Bryan setelah menurunkan jari kelingkingnya.


"Rumah gue dijalan Harapan,no 02" jawab Alfi.


"Yaudah ayo gue anterin pulang,anggap aja ini sebagai permintaan maaf gue" gumam Bryan,sambil mengulurkan helm pada Alfi.


"hmm,yaudah deh gue terima aja,dari pada disini,mending pulang terus istirahat" batin Alfi.


Alfi mengangguk,lalu segera memakai helm tersebut,lalu naik ke atas motor milik Bryan."Pak !!! saya pulang duluan ya sama temen saya,nanti pas pulang saya minta papa saya buat urusin mobil" jelas Alfi dengan nada agak tinggi pada supirnya yang masih mengecek keadaan mobil.


"yaudah non,saya tunggu montirnya disini ya,jangan lama-lama non" jawab Pak supir.


"Oke pak,dah" Alfi melambaikan tanganya pada pak supir."Saya anterin teman saya dulu ya pak" Kata Bryan dengan sopan.


"iya !!! hati-hati dijalan ya" gumam Pak supir.


BRUMM


Motor pun segera melaju menuju ke rumah Alfi.Beberapa menit kemudian mata Alfi sangat mengantuk,kepalanya terasa berat,dan tanpa sadar tanganya melingkari pinggang Bryan dan kepalanya menyender ke pundak milik Bryan.


"Dia tidur? udahlah biarin kayaknya dia capek banget,dulu gue benci banget sama dia,tapi nggak tau kenapa gue ngerasa seneng dipeluk kayak gini !!! issh mikirin apa si lo bry !! nggak mungkin gue suka sama dia,mungkin karena perasaan bersalah doang". kata Bryan dalam hati dengan meyunggingi senyuman bahagia tanpa sadar.

__ADS_1


25 MENIT KEMUDIAN...


Motor Bryan berhenti tepat didepan rumah bewarna Coklat muda yang halamanya terdapat bunga-bunga dan tanaman yang terawat.Rumahnya tampak sederhana,namun tetap terkesan cukup mewah.


"Ini bener alamat rumahnya kan?" gumam pelan Bryan.Kemudian Bryan mulai membangunkan Alfi yang masih tertidur.


"Hei !!! hei !!! bangun udah sampe" Bryan membangunkan Alfi dengan perlahan.Tak lama Alfi pun terbangun dengan wajah sangat lelah.


"Oh udah sampe ya" Alfi terbangun,lalu sadar ia sedang melingkarkan tanganya dipinggang Bryan dan kepalanya menyender dipundak Bryan.


"Yaampun !!! kenapa gue bisa nggak sadar sih?? aduh jadi malu deh". gerutu Alfi dalam hati.


Alfi segera turun dari motor Bryan dengam hati-hati."Makasih ya udah nganterin gue pulang" kata Alfi.


"Iya sama-sama" jawab Bryan tersenyum tipis.


"e'em maaf ya tadi...gue itu" Ujar Alfi meminta maaf pada Bryan.


"itu?? itu apa" tanya Bryan menyindir Alfi dengan sengaja.Membuat pipi Alfi memerah dan malu tak karuan.


"Oh !!! nggak papa kok,gue seneng" Ucap Bryan membuat Alfi agak bingung."Yaudah gue pulang dulu ya !!! sampai ketemu besok pagi" Ucap Bryan yang hanya dibalas dengan anggukan dengan Alfi.


"Hati-hati dijalan ya !!!" kata Alfi yang hanya dibalas Bryan dengan tersenyum. Bryan segera pergi dari sana dan menuju rumahnya.


"Seneng?! apa maksudnya??" Ujar Alfi memikirkan perkataan Bryan tadi.


PHAK


Ketika Alfi masih kebingungan,Seketika tangan seseorang menepuk bahunya cukup keras.Ternyata itu adalah Lisa,yaitu kakak Alfi.


"Hei !!! lo dicariin tuh sama mamah papah" Ujar Lisa dengan wajah tak suka melihat Alfi.


"Dicariin mamah papah?? tapi lo siapa ya??kenapa bisa ada dirumah gue?" tanya Alfi dengan kebingungan tak mengingat Lisa.


"Udah nggak usah banyak tanya !!! cepet masuk udah ditunggu mamah papah" Suruh Lisa dengan nada tinggi.

__ADS_1


Dengan perasaan bingung Alfi masuk kedalam rumah bersama Lisa dan melihat orang tua mereka yang menunggu Alfi pulang.


"Mamah,papah aku pulang" Salam Alfi,lalu mencium kedua tangan orang tuanya.


"Kamu kok lama pulangnya Fi??" tanya Mala yang melihat kedua putrinya langsung duduk.


"Iya mah,tadi ada halangan sedikit dijalan tapi aku nggak papa kok" jelas Alfi.Seketika pandangan Alfi tertuju ke arah Lisa yang sedari tafi memasang wajah masam pada Alfi.


Melihat Alfi yang penasaran dengan Lisa,Anton pun kembali mengingatkan putrinya tersebut."oh Iya,kamu pasti lupa ini kakak kamu namanya Lisa Cahya Putri" jelas Anton.


"Ohh,Halo kak maaf aku lupa sama kak Lisa,karena hilang ingatan" Sapa Alfi dengan senyuman.


"Hmm,jangan sok akrab sama gue ya !!!" Celetuk Lisa membuat Alfi tercengang.


"Kok dia kayaknya nggak suka sama gue ya?? pas gue sakit aja dia nggak dateng" batin Alfi.


"Udah-udah jangan berantem,kalian kan adik kakak seharusnya saling menyayangi" ucap mala kepada kedua putrinya yang saling menatap tajam.


"hmm,Lisa ini kakak kamu yang tadi sore baru pulang dari luar kota" jelas Anton pada Alfi.


"Luar kota?? ngapain ke luar kota??" tanya Alfi.


"Lisa di luar kota karena dia kuliah dan menyewa rumah disana,dan sekarang dia lagi ambil libur makanya Lisa pulang ke rumah"jelas Mala.


ILUSTRASI : LISA CAHYA PUTRI



HALO PARA READERS👋👋!!! JIKA KALIAN SUKA ❤😍JANGAN LUPA:


LIKES👍👍


COMENT💬😁


VOTE💪💪🙏

__ADS_1


JANGAN LUPA👆 KASIH SARAN💬,KERITIK🔥🔥 & FAVORIT❤😻🙏.SEMOGA KALIAN SETIA 😍😻DENGAN NOVELKU📖 INI...THANK YOU❤😍😊🙏👍


__ADS_2