Lupa Ingatan Berujung Cinta

Lupa Ingatan Berujung Cinta
Perdebatan Dengan Bryan


__ADS_3

"cepet lo minta maaf" ujar Bryan sembari berkacak pinggang.


Sementara Alfi tersenyum miring,sembari melipat kedua tangan nya diperutnya.Jangan harap gue minta maaf sama lo hahaha gumam Alfi dalam hati.


Bryan kebingungan orang yang dia suruh minta maaf padanya,malah diam saja sambil tersenyum. Entah apa yang Alfi pikirkan? Bryan sama sekali tak mengetahuinya.


"Dia ini kenapa ya? dia senyum-senyum gitu? ". batin Bryan mendekatkan wajahnya ke wajah Alfi,sembari menatap serius.


Alfi yang dari tadi tersenyum,raut wajah nya berubah seketika terkejut melihat Bryan mulai mendekati wajahnya.


"Ehh!! lo? lo mau ngapain? sih ini disekolah tau nggak?" Alfi mendorong mundur wajah Bryan,sehingga Bryan kembali keposisi sebelumnya.


"lo pikir gue mau nyium lo gitu? lo PD banget si" gumam Bryan.


"Terus lo pengen ngapain tadi?" tanya Alfi,dengan wajah serius.Entah apa Alfi sangat terkejut ketika tadi wajah Bryan mendekati wajahnya.


"lo waras nggak si? senyum-senyum nggak jelas kayak tadi?" tanya balik Bryan mengangkat satu alisnya.


"lo pikir gue gila gitu? enak aja...gue waras kok.Lo kali yang gila" Alfi mengangkat ujung bibirnya dengan wajah kesal.


"udah udah,mendingan lo sekarang minta maaf sama gue,terus bantuin rapihin buku-buku gue yang jatuh gara-gara lo" Kata Bryan sembari menunjuk buku-buku nya yang berantakan di lantai koridor.


Alfi menatap buku-buku yang berserakan di lantai,lalu menatap Bryan dengan wajah tak sudinya.


"Denger ya!! gue nggak sudi...jelas-jelas lo yang nabrak gue harusnya lo yang harus minta maaf ke gue" ketus Alfi.

__ADS_1


Bryan membuang nafas,seakan sudah sangat lelah menghadapi Alfi."huh!! cepat bantuin gue rapihin" ujar Bryan yang mulai berjongkok merapihkan buku-bukunya.


"Eh lo denger nggak si? gue bilang gue nggak sudi !!! udh lo yang nabrak gue,nggak minta maaf lagi,mending lo rapihin buku lo sendiri" kata Alfi lalu berlari menuju ke kelas nya.


"Lain kali jalan pake mata ya !!" teriak Alfi yang tengah berlari menuju ke kelasnya.


"eh !!! jalan pake kaki kali !!! bukan pake mata,anak balita juga tau jalan pake kaki !!" teriak Bryan pada Alfi yang mulai menghilang pada pandangan nya.


Bryan mulai menyadari sedari tadi banyak yang menonton perdebatan nya dengan Alfi di koridor.Siswa Siswi yang sedari menonton perdebatan mulai menghampiri Bryan si ketua OSIS yang tampan tersebut membantu merapihkan buku yang terjatuh.


"huh!! dia kok jadi aneh begitu ya? bukan nya dia dulu anggun banget dan selalu cari perhatian ke gue?". kata Bryan dalam hati.


Disisi lain Alfi mulai memasuki kelasnya dengan masih mengemut permen batangan nya yang belum habis.Gaya anggun nya sudah tak nampak lagi,namun tetap cantik dan mempesona.


"Selamat pagi semua !!! masih inget gue kan? Dewi surga di sekolah ini?" Ucap sembarangan Alfi,agar teman nya tak curiga dia telah hilang ingatan.


Alfi yang mengucapkan salam tadi,semuanya tercengang dan hanya terdiam saja tak berkata apapun."Kok pada diem? nggak kangen apa sama gue?" tanya Alfi.


"Maaf,lo kan...siswi kelas sebelah" jelas salah satu siswi yang berdiri disamping Alfi.


"hah? kelas sebelah?? aduh malu deh gue!! nggak papa Alfi tenang aja okey? bersikap tak tau malu saja" batin Alfi.


"Oh,kelas sebelah ya? hm gue disini cuman ngucapin Selamat Pagi doang" elak Alfi.


"ya..yaudah sampai jumpa ya" gumam Alfi melambaikan tangan nya mulai keluar kelas.

__ADS_1


"itu bukan nya namanya Alfi ya? bukan nya dia terkenal ke anggunan nya? kok jadi kaya preman sih?"


"hmm nggak tau? mungkin habis kejadian kepalanya kebentur sebulan yang lalu,dia jadi nggak waras"


"hahaha...bener juga mungkin otak nya agak miring habis kebentur" Murid-murid yang berada dikelas tersebut membicarakan Alfi.Membuat Alfi yang sedari tadi belum pergi dan berdiri didepan pintu kelas geram.


Rasa nya ingin memberi pelajaran kepada orang-orang yang membicarakan nya seperti itu.Tenang Alfi...sabar ini semua kan emang salah lo gumam Alfi dalam hati.


Alfi berjalan menuju ke kelas sebelah dan masuk dengan perlahan.Membuat teman sekelasnya tercengang dan menghampiri nya.


"Alfi !!! lo udah boleh masuk sekolah?"


"Kepala lo ada yang sakit nggak? ceritain dong kenapa kepala lo bisa kebentur!!"


"Alfi lo udah benar-benar sehat? lo mau apa? biar gue yang beliin"


"Alfi kita kangen sama lo...udah sebulan kita nggak ketemu"


Banyak sekali pertanyaan yang dilontarkan teman-temanya membuat alfi binggung ingin menjawab apa? sedangkan dia sama sekali tak bisa mengingat apapun.


"Diem !!!!" teriak Alfi,menghentikan pertanyaan yang terus keluar dari mulut teman-temanya.


Kelas pun hening,seluruh isi kelas terdiam dan tertegun melihat perubahan sikap Alfi secara drastis.


"Semuanya gue mohon diem,inget jangan terlalu banyak nanya" ujar Alfi,lalu meninggalkan teman-teman yang berdiri mengelilinginya,kemudian dia duduk dikursi kosong.

__ADS_1


HALO TEMAN-TEMAN 👋 JANGAN LUPA LIKES👍,COMENT 💬AND VOTE💪.SEMOGA KALIAN SETIA❤ MEMBACA NOVELKU📖 INI JANGAN LUPA BERI SARAN 💬DAN KERITIK🔥 JUGA TERIMA KASIH🙏😊


__ADS_2