
" baikala Hati hati" kata Zahra
" iya kak berhentilah kawatirin aku aku udah gedeh loh kak Zahra " kata Zara cemberut
" emang lo gede tapi bagi momy masih anak anak loh jatuh aja Gua sampek di hukum gara gara elo " kata Zahra dengan penekanan setiap kata nya
" iya iya gua salah ya udah Gua mau kemarkas BLOOD DEVIL " kata Zara yang mengalikan topik pembicaraan
" hmm cek teliti loh " tegas Zahra
" iya iya kakak bawel " kata Zara dengan nada mengejek Dan berlari
setelah puas kejar kejaran Zara pun pergi ke Markas BLOOD DEVIL di mengecek setiap para mafioso Dan memeberi mereka sedikit motivasi lah
" ah terimakasih quen atas motivasi nya saya Akan lebih giat lagi APA lagi quen Dan kakak quen sudah membantu keluarga kami " kata salah satu mafioso
" ah tidak masalah kok Pak yang penting bapak Dan keluarga bapak sehat karena mafia harus sehat Dan kuat saya permisi dulu " kata Zara dengan senyum khas nya
__ADS_1
selesai mengecek semua Zara pun memutuskan untuk pulang karena dia dari tadi belum istirahat Dan membersikan diri nya
" aish bau banget badan Gua napa dari tadi gak Mandi aja aish aku harus Mandi nih malam malam " gerutu Zara
" napa loh pulang pulang gerutu bae Nggk Salam Nggk lepas sepatu " kata Zahra dengan melirik ke arah Zara yang sedang mengerutu
" Nggk papa kok kak hanya aja aku tuh males Mandi malem Dan sekarang harus Mandi " katanya pada kakak nya
" aish adik gue cuman gerutu gara gara itu emang APA salah nya loh Mandi " helanya dengan nafas panjang
" Ada apa kak kok loh bingung " kata Zara yang sedikit penasaran
" loh Tau teman nya kak ar yang dua ketemu ama Kita " katanya dengan mengakat saru Ali's nya
" iya emangnya kenapa " Tanya Zara tidak mengerti
" mereka adalah polisi " katanya dengan datar
__ADS_1
" WHAT !!! polisi gimana bisa kak ar berteman ama polisi " kata Zara Tak habis bicara
" stttt jangan berisik dek ini udah malem di marahin momy baru Tau loh " kata Zahra yang mengingat kan adik nya
" iya iya kak gimana bisa kak ar berteman ama polisi gimana kalo nanti kakak Dan kak ar " kata Zara terpotong karena mulut nya di tutup kak ar dari belakang
" iya kakak ngerti tapi mereka juga Nggk Tau kok jadi tenang aja biar kakak yang urus mereka " kata kak ar yang sudah Tau reaksi kalo adik adik nya Tau kalo Zahra mAh mungkin ia Akan biasa biasa saja tapi kalo adik nya mungkin dia kaget
" Bener kak Nggk papa nanti mereka tangkap kakak ama kak Zahra gimana nanti aku Nggk Ada yang bisa jadi temen males aku Kalo do rumah sama curut satu itu " kata Zara yang Tak tahan dengan kelakuan tante itu
" masuk loh tante ney ya " tembakan zahra Dan kak ar bersamaam
" yaps Sapa lagi kalo bukan dia ingat waktu itu Gua hampir mutah gara gara kelakuan dia " kata Zara yang mengingat kejadian malam kemarin
" iya Gua juga dek " kata kak ar
bersamambung
__ADS_1