MAFIA KECIL MILIKU

MAFIA KECIL MILIKU
CHAPTER 14


__ADS_3

" emm aku merasa aneh sama mereka bertiga kadang kayak kulkas kadang polos ah bingung deh " kata Ari pada devano


" sama Nggk kakak Nggk adek " kata Devan


" eh elu ngomong panjang lebar van wah Gua kaget loh bisa ngomong lama " kata Ari tepuk tangan


" apaan sih loh ri Gua juga Kali dah Gua mau ke ke kantin ikut Nggk " kata devano dengan mode dingin nya


" ya mode kulkas lagi napa Gua punyak temen dingin semua Nggk cewek Nggk cowok nyesel dah " gerutu Ari dalam hati yang melihat tingkah laku temen temen nya


" ri ikut kagak jangan ngomong ama setan mulu " kata devano sambil terus berjalan


" hei tungguin ngapa elu gak setia kewan banget seh van " kata Ari sambil merangkul bahu devano


" apaan sih gak setia kewan emangnya gue kewan " kata devano


" iya iya maap Gua salah " kata Ari


mereka pun pergi ke kantin untuk makan siang keadaan Zara Dan Zahra sama JUGA mereka memilih mengisi perut nya yang kosong


setelah mereka makan selesai mereka melanjutkan untuk pergi ke kelas karena Bel telah berbunyi setelah pelajaran selesai


" ahkirnya pelajaran selesai juga " kata val lega

__ADS_1


" napa loh val kesenenengan pelajaran dah selasai " kata kak ar


" paan sih kak ar ya kan enak Nggk perlu mikirin rumus rumus aljabar itu " kata val dengan entengnya


" eh awas loh kalo Nggk ngapalin Gua gak contekin nanti pas ulangan " kata kak ar mengoda val


" Nggk papa aku bisa contek Zara boleh kan " kata Valerie dengan eyes pupy


" Nggk " kata Zara belum val menjawab Zahra pun bilang sama yaitu * enggk *


" Kalian mAh jahat ama Gua " kata val cemberut


" makanya kalo mau dapet nilai itu belajar jangan nyotek " kata Ari dari belakang yang diikuti devano


mereka pun pulang ke rumah masing masing keadaan zahra


" aku harus mengawasi mereka supaya mereka Tak membuat ku dalam masalah " kata zahra dalam hati


" di Mana args sial*n aku kehilangan jejak menyebalkan " gerutu Zahra


" lebih baik aku pulang dulu dari pad aku di omelin lagi ama momy " gerutu nya lagi


Mobil yang di pakai pun ia lajukan secepat mungkin untuk pulang kerumah keadaan duo polisi itu

__ADS_1


" huft ahkirnya Kita bisa lolos Van seperti nya is curiga ama Kita deh van " kata Ari pada devano


" sepertinya kau benar tapi ri mereka udah curiga Kita harus beritahu ketua untuk kelanjutan misi Kita " kata devano dengan mode dingin nya


" hmm kau kabari Markas dulu Kita Akan menuju kesana secepat mungkin " kata zari dengan menancapkan gas


keadaan Zahra family


" dad mom zahra mau ngomong penting " kata Zahra serius


" apaan sayang katakan saja " kata momy tenang


" teman Kita Ada yang jadi polisi sepertinya dia mematai matai pergerakan Kita mom " kata Zahra dengan nada serius


" wah berati Kita Akan bermain dong momy gak sabar deh make over run dia " kata momy dengan senyum devil nya


" tapi mom mereka pandai menjaga rahasia Zahra tadi mengikuti mereka tapi kehilangan jejak " kata zahra


" oh kalo Saran dady jangan gegabah kalo Kita gegabah polisi bisa nangkep Kita semua paham beritau kakak Dan adek mu harus berhati hati dengan mereka " kata dady tegas


" baik dad " kata Zahra


bersamambung

__ADS_1


silakan like,vote, Dan Komen yak


__ADS_2