MAFIA KECIL MILIKU

MAFIA KECIL MILIKU
Draft


__ADS_3

HAI GUYS KALI INI AKU NULIS CHAPTER LAGI YA PASTIKAN KALIAN LIKE KOMEN DAN FAVORITKAN DAN MAAF APABILA ADA KESALAHAN DALAM CERITA KALI INI ENJOY MY STORY PASTIKAN KALIAN LIKE VOTE DAN FAVORITKAN YAK


__________happy reading everyone__________


" Apa kalian sudah mengecek cctv yang ada di sekitar sini tidak mungkin kan tak ada cctv karena ini juga tempat kriminal " ujar Devani mengerinyitkan dahi nya sambil melihat sekeliling


" Siap.... tidak ada walaupun ada cctv itu di rusak karena petugas menemukan serpihan cctv di beberapa daerah tertentu ketua "


" Hah ini akan menjadi hari sulit bagi kita jika komandan tau kita tak memiliki petunjuk kita bisa di usir dari kepolisian karena ini udah beberapa kali terjadi tapi tak menemukan apa pun " ujar devano pasrah melihat pasukan nya yang sedang menyelidiki satu per satu


Iya saya juga bagamana pun ini udah lama dan tak boleh di biarkan terus menerus deh kek nya ketua "


"Iya "

__ADS_1


Devano hanya melihat sekeliling dengan diam diam menyusuri jalan yang ada ia melihat Kenan kemari melihat apa yang ada di sekitar,


Zara yang sekarang ia masih bersama kakak nya karena mereka harus kembali ke markas melaporkan ini kepada atasan nya atau bisa di bilang ayah nya


" Kalian baik baik saja kenapa Zara terlihat murung apa ada masalah Arga nggk seperti bisa Zara masuk tidak sambil teriak bisanya heboh gitu "


" Seperti nya iya ayah dia dapat masalah eh btw ayah kami sudah menyelesaikan tugas dari ayah untuk menyingkirkan mafia yang paling muda di urusi ayah mereka sungguh lemah hanya tangan kanan bermain menantang kita " ujar arga sambil melihat ayah nya sedang menenangkan Zara


" Eh sejak kapan ayah menyuruh kalian melakukan misi perasaan ayah tadi masih mengurus dokumen yang terbengkalai saat Zahra tak sadarkan diri karena udah menumpuk "


" Kakak kecilkan suara mu atau ku potong lidah mu itu aku tak suka jika kakak melihat ku seperti itu dan mengomeli ku seperti itu " jawab Zara sambil melempar sebuah pisau lipat yang melewati pipi nya


" Iya iya adik bawel aku diam nih " ucap arga sambil menutup mulut nya dengan tangan nya

__ADS_1


" Ya begitu lebih baik kakak Pastikan jangan membuat suara ya kak " ujar Zara lagi sembari melihat Araf yang menutup mulut nya dengan tangan nya itu


" Kalian memang gak bisa akur sih kalo kalian ku lempar ke kandang macan kalian bisa akur "


" Ya kalo di coba nggk apa apa bener kan kak ? Lagian bisa jadi pengalaman kan " tanya nya sambil melirik ke arah Arga yang sedang berdiam diri di tempat nya


" Enak aja entar kalo Abang mu yang ganteng nih kehilangan anggota badan nya nanti Abang kan nggk nganteng lagi dan nggk populer loh " ujar arga sambil menguna pose yang centil seperti orang gila yang menukan sesuatu


" Emang kakak merasa ganteng yak aku kira selama ini akak tau kalo akak jelek bagaikan emm apa ya " jawab Zara sambil dengan nada meledek nya kepada arga


" Pah lihat loh anak ku itu suka sekali meledek arga , arga yang ganteng ini salah apa sama zara kok terus di ledekin " rengek Arga karena ia kalah perang bicara


" Udah udah anak papa yang ganteng dan cantik ini jangan mengejek satu sama lain tar kalo mama kalian tau papa yang kena marah sama mama kamu

__ADS_1


bersambung


__ADS_2