MAFIA KECIL MILIKU

MAFIA KECIL MILIKU
chapter 39


__ADS_3

HAI GUYS KALI INI AKU NULIS CHAPTER LAGI YA PASTIKAN KALIAN LIKE KOMEN DAN FAVORITKAN DAN MAAF APABILA ADA KESALAHAN DALAM CERITA KALI INI ENJOY MY STORY PASTIKAN KALIAN LIKE VOTE DAN FAVORITKAN YAK


______________________________________________


happy reading everyone


" baik aku mengerti kau enggak ikut val? " jawab Zara mengerti dan bertanya ke Valeria untuk ikut atau enggak karena dia pernah sekali ikut walaupun nggk ngebantu banyak


" nggk ah Ra nanti saya jadi beban saya enggak mau jadi beban dan ngerendahi diri saya sendiri " ucapnya dengan penuh percaya diri , emang benar jika Valeria iku terkadang ia menjadi beban buat mereka berdua apa lagi jika musuh nya membawa senjata seperti senapan dan yang lain


" beneran ini nggk terlalu susah loh misih kita hanya mengambil..... " berbisik ke arah valeria


" yang bener Ra nggk ah nanti aku di tangkap polisi orang tua gue pasti malu " ucap Valeria sambil berbisik ke arah Zara


" Hmm ngapain aku bohong nggk ada guna nya kan lagian kalo berhasil kita bakal dapet uang" ujar Zara lagi kepada veleria yang masih ragu ragu

__ADS_1


skip setelah sekolah mereka selesai mereka pulang ke rumah mereka masing masing untuk mengerjakan tugas masing masing


keadaan keluar Zara dan Zahra mereka berada di ruang bawah tanah untuk membicarakan sesuatu yang penting


" kalian yakin sudah siap " ujae ayah kepada mereka bertiga siapa lagi ? kalau bukan arga , Zahra , dan Zara


" kami siap yah karena ini hari yang kami tunggu dari dulu " jawab mereka bertiga dengan kompak


mereka pun berangkat ke tempat yang di tujuh mereka melihat banyak sekali polisi yang berjaga dan berlalu lalang di sana mereka memastikan di sana ada celah yang bisa mereka masuki


# panggilan masuk POV


" Zahra jam 2.00 ada 20 polisi berjaga di jam 12.00 sekitar 13 penjaga dan masih banyak yang mengelilingi kantor ini "


" hmm di mengerti kak arga saya akan berhati hati "

__ADS_1


" baiklah segerah "


mereka masuk ke ruangan dengan mengendap endap bagaikan pencuri melihat ke kanan ke kiri memastikan semua nya dalam keadaan tenang dan aman entah beberapa menit setelah Zahra dan Zara masuk terdengar suara senapan yang nyaring


" ada apa ini kenapa di luar sangat berisik Ra " tanya Zahra kepada Zara yang sedang merangkak di depan nya


" aku pikir aku ta Ra aku di sini sama kamu bagaimana mana mungkin saya tahu segera tanyak kak Arga apa di depan baik baik saja " geram Zara kepada Zahra dan teringat kakak nya berada di depan luar gedung


" baik "


" kak masuk kakak apa di sana baik baik baik saja karena kami mendengar suara senapan yang nyaring sampai ke dalam " ucapa Zara panik karena ia mendengar seseorang berusaha menangkap Arga di suara telpon nya


" kakak masuk kakak masuk apa yang terjadi di sana beritahu Kami Kami akan coba membantu "


seuraj teriakan di telepon yang terdengar Zara hanya samar samar tapi ia mengerti bahwa kakak nya berada dalam masalah panggilan yang masuk tak terjawab suara senapan dan hujan menjadi satu ia tak mengerti apa yang terjadi dengan Arga

__ADS_1


bersambung


__ADS_2