Makhluk Berdarah Dingin

Makhluk Berdarah Dingin
penyiksaan berakhir


__ADS_3

setelah aku keluar dari ruangan aku langsung tertawa puas


aku. :"hahahahaaa... ini akan berakhir dua atau tiga hari lagi"


ketika malam sudah menemani sepi ku, aku terbaring di rumput sambil menatap bintang aku berkata di dalam hati


aku. :"mengapa rasa sakit di hati ku tidak juga sembuh bahkan sudah lama"


sambil memejamkan mata dengan hati yang geram aku berkata


aku. :"semua ini gara-gara wanita sialan itu (wanita yang jadi masa laluku) hingga aku seperti ini"


di dalam ruangan tempat Lisa di ikat, Lisa memikirkan cara nya agar dia bisa keluar.


Lisa. :"aku harus bisa keluar bagai mana pun cara nya" (sambil menangis)


tiba-tiba Lisa teriak


Lisa. :"aaaaa.........tolonggg........"


aku pun langsung berlari ke ruangan Lisa, tiba nya aku sampai ku lihat Lisa tidak kenapa-kenapa.


aku. :"kenapa kamu berteriak"


Lisa. :"aku sengaja berteriak untuk memastikan kamu masih punya rasa kasihan atau tidak ternyata dengan kamu berlari ketika aku berteriak membuktikan kamu masih punya hati"


aku. :"aku berlari hanya memastikan mu karna jika kamu mati sekarang bsok aku tidak akan bisa menyiksamu dan aku harus mencari korban lagi"


dengan wajah kesal aku membanting kursi ke tembok


Lisa. :"kamu begitu sadis, kamu begitu kejam apa gunanya kamu menyiksa aku lebih baik kamu membunuhku"sambil teriak


aku. :"aku begini karna aku pernah setia tapi aku di hianati dan mengapa aku menyiksa karna aku hanya membalaskan dendam hahahahahaha..."


Lisa. :"mengapa aku yang menjadi korbanmu dan apa salahku"


aku. :"salahmu satu mengapa kamu mirip seperti wanita yang aku cintai dulu"


Lisa. :"lepaskan aku aku bisa membuatmu lebih baik dan aku janji akan merubah mu lebih baik lagi"


aku. :"hahaha... jika kamu mau merubah ku maka kamu merubah hati ku dulu karna disini hati ku sudah gelap,sunyi dan dingin. sepertinya kamu tidak akan bisa hahahaha.."


Lisa. :"tolong lepaskan aku, aku akan berusaha merubah mu(dengan tersenyum dan percayanya)"


aku. :"lupakan saja niatmu besok kamu mungkin akan mati karna penyiksaan hahahaha..."


aku keluar dengan rasa hati yang sedih karna mengingat masa laluku, aku menarik napas lalu menghembuskan sambil berangkat ke tempat tidur.


bsok pagi nya Lisa terbangun di pagi hari Tapi dia sangat kaget ada sebuah kayu besar tergantung di atas nya dan ada 5 buah tali di hadapannya.


Lisa. :"(kaget) apa ini untuk apa tali ini"


aku pun masuk tertawa


aku. :"hahahahaaa.....ternyata kamu sudah sadar dan bersiaplah hahaha... salah satu tali itu terhubung dengan kayu besar yang ada di atas mu, kamu harus menarik satu persatu tali itu hingga tersisa satu tali jika kamu gagal kayu itu akan menimpa mu hahaha..."


Lisa. :"apa. "


aku langsung keluar tanpa mendengarkan apa yang mau dia ucapkan dan melihat dari ke jauhan

__ADS_1


keringat Lisa bercucur deras kakinya pun gemetaran seakan ini akhir dari hidupnya


Lisa. :"aku harus tetap hidup dan aku harus selamat" kata Lisa sambil bersemangat


dari kejauhan dalam hati ku merasa kasihan dengan Lisa yang tidak mau menyerah dan menerima kematian nya saja


aku. :"ada apa dengan pikiranku, mengapa aku merasa kasihan dengan nya"


aku pun menghilangkan pikiran tersebut.


dengan paniknya Lisa menarik tali satu demi satu hingga tersisa tali terakhir. aku pun masuk sambil bertepuk tangan dan berkata.


aku. :"ternyata kamu berhasil hahahaha..."


aku menggeser Lisa ke pinggir dan aku berdiri di bawah kayu besar, tanpa pinggir panjang Lisa menarik tali terakhir.


tapi tidak terjadi apa-apa,


Lisa. :"kenapa tidak terjadi apa" dengan wajah bingung


aku. :"hahaha....mengapa kamu begitu bodoh hahahaha...sebenar nya semua tali itu tidak terhubung dengan kayu besar yang ada di atas hahahaha...."


dengar wajah yang merah Lisa merasa kesal dalam hatinya berkata "buat apa aku merasa takut jika hanya sebuah permainan.


aku. :"tapi tenang saja penyiksaan yang sebenarnya akan di mulai hahahaha.."


aku pun keluar mengambil bom dan aku membawakan ke hadapan Lisa yang masih terikat, langsung ku letakkan di hadapan Lisa.


aku. :"kamu harus menjinakkan bom ini bagai mana pun caranya dan waktunya hanya satu menit hahahahaaa...."


Lisa. :"kamu memang sudah gila mana mungkin saya bisa mematikan bom ini"


bom langsung ku aktifkan dan Lisa hanya pasrah karna dia tidak tahu sama sekali mengenai bom akhir nya detik ke 10 aku memberi tahu ke pada Lisa sambil teriak.


aku. :"hahahahaaa... tekan tombol OFF nya"


sontak Lisa langsung menekan tombol OFF nya


aku. :"hahahahahaha...... ternyata kamu sangat bodoh hahahahahaha...."


Lisa. :"tolong lepaskan aku kasihan orang tua ku menghawatirkan aku"


aku. :"aku tidak peduli dengan mereka"


hari pun mulai sore dan aku memberikan makanan kepada Lisa.


Lisa. :"mengapa kau masih memberikan aku makan"


aku. :"itu karna aku hanya kasihan kepadamu"


Lisa. :"berarti kamu masih mempunyai hati jika kamu mau menyiksaku seharusnya kamu tidak memberiku makanan"


 


aku pun duduk di hadapan Lisa dan berkata


 


aku. :"sebenar nya aku tida mau begini tapi bayangan masa laluku memaksaku melakukan ini, ketika aku mengingat masa laluku dan ketika itu hasrat menyiksaku muncul"

__ADS_1


 


dengan adanya peluang kabur Lisa pun melancarkan rayuan nya


 


Lisa. :" ijinkan aku membantu mu merubah hidup mu menjadi lebih baik dan aku akan berusaha semampuku, jika aku gagal kamu boleh membunuhku"


dengan wajah menunduk, timbul rasa hatiku untuk melepaskan Lisa


aku. :"baiklah aku akan melepaskan mu"


setelah aku melepaskan Lisa, Lisa langsung lari menjauh tapi aku tidak mengejarnya aku hanya berdiri diam dengan wajah tunduk sambil menyesali perbuatan ku. dari kejauhan Lisa melihatku dan langkah lari nya semakin lama semakin pelan dan berbalik mendekatiku aku pun berkata,


aku. :"mengapa kamu kembali kan aku sudah melepaskan mu lebih baik kamu menjumpai keluarga mu"


Lisa. :"aku sudah berjanji akan merubah mu dan aku berusaha"


untuk pertama kali nya aku menangis dan bersujud di hadapan Lisa sambil berbicara


aku. :"aku mohon bantu aku memperbaiki diriku (sambil sujud dan air mata mengalir)"


Lisa langsung mendekatiku langsung berkata


Lisa. :" sebenarnya aku membencimu tapi aku merasa kasihan karna kamu masih memiliki hati nurani. sebanarnya pun aku tidak yakin bisa merubah mu tapi akan aku lakukan"


aku pun langsung memeluk Lisa, karna Lisa masih merasa takut dia pun menjauh sebelum aku memeluknya. setelah percakapan itu aku membawa Lisa ke dalam rumah.


aku. :"ayo masuk aku akan mengobati lukamu"


Lisa hanya mengikuti ku masuk ke dalam rumah dan aku membawa nya ke sebuah ruangan, berapa terkejutnya Lisa melihat ruangan yang tersebut.


Lisa. :"waw... sungguh cantik ruangan ini aku tidak menyangka di dalam rumah tua di tengah hutan ada ruangan sebagus ini"


aku. :"kamu duduk dulu di tempat tidur aku akan mengambil obat"


Lisa mengamati ruangan tersebut sambil melihat barang-barang yang ada di dalam lemari.


tak lama aku masuk sambil membawakan kota obat, aku menghampirinya dan dia duduk di tempat tidur, aku memegang tangan nya dan membersihkan luka yang ada di lengan nya aku mengobatinya dengan hati-hati dan berkata.


aku. :"mengapa kamu mau menolongku pada hal aku sudah menyiksamu"


Lisa. :"aku hanya takut jika aku tidak membantu mu akan banyak korban yang akan kamu siksa"


aku. :"luka mu sudah ku obati, kamu langsung mandi ada banyak pakaian wanita di dalam lemari"


Lisa. :"aku tidak menyangka pria sepertimu bisa semanis ini"


aku. :"tepati janji mu dan langsung pigi lupakan semua"


aku pun langsung keluar, setelah Lisa mandi aku membawakan nya makanan yang mewah


aku. :"ini makanan untukmu dan maaf jika pakaian nya tidak bagus"


Lisa. :"ini lebih dari cukup pakai nya aku suka begitu ruangan ini"


aku. :"baguslah kamu merasa suka. setelah ini kamu beristirahat lah"


#Trimakkasih

__ADS_1


#lanjut_episode_seterusnya_ya🙏☺️☺️


__ADS_2