Makhluk Berdarah Dingin

Makhluk Berdarah Dingin
masih tetap dingin


__ADS_3

setelah aku menyuruh Lisa beristirahat di kamar aku pun keluar dari rumah, aku duduk di sebuah tempat duduk di dekat rumahku sambil berpikir "mengapa ini bisa terjadi pada hal aku sudah menyiksa nya mengapa dia mau menolongku" tanpa aku sadari aku tertidur


ke esokkan hari nya aku terbangun langsung masuk ke dalam rumah begitu kagetnya aku melihat seisi ruangan rumahku begitu rapi dan bersih barang-barang nya tersusun rapi, lalu Lisa datang dan berkata


Lisa. :"kamu dari mana saja, mari makan aku sudah menyediakan makanan"


Aku :"apa yang kamu lakukan dengan rumahku ?"


Lisa. :heheheh... tidak ada, aku hanya merapikan nya saja"


aku pun menjawab dengan wajah kesal


Aku. :"bisanya kamu menjawab tidak ada dan mengapa kamu tertawa"


Lisa. :"sudah lah jangan di perpanjang, mari kita makan"


aku pun masuk dengan wajah emosi dan makan di meja makan, selama kami makan kami hanya diam saja, tidak lama aku pun memulai pembicaraan.


Aku. :"aku merasa heran ?"


Lisa. :"heran kenapa"


Aku. :"beberapa hari kamu di sini mengapa tidak ada laporan kamu di nyatakan hilang"


Lisa menjawab


Lisa. :"itu sudah biasa aku sering tidak pulang tapi keluarga ku tidak pernah peduli, mereka hanya sibuk mengurusi hal yang tidak berguna"


aku kaget mendengar nya


Aku. :"aku ingin punya keluarga agar aku tidak seperti ini dan aku berharap di lahir kan dengan keluarga"


Lisa. :"aku berharap di lahir kan tanpa keluarga"


Aku. :"mengapa begitu kan bagus memiliki keluarga agar ada tempat kamu pulang"


Lisa langsung tertunduk dan menangis Lisa juga menjawab.


Lisa. :"tahu apa rupanya kamu ?"


dengan tertunduk aku menjawab


aku. :"dari kecil aku tidak memiliki keluarga, orang yang aku dekati semua menjauh bahkan orang yang aku sayang meninggal kan ku begitu saja"


Lisa langsung menjawab


Lisa. :"keluargaku tidak pernah peduli dengan ku. ayahku hanya sibuk menguruskan bisnisnya dan ibuku sibuk dengan perkumpulan orang-orang kaya hingga tidak memiliki waktu untuk keluarga. aku berharap tidak memiliki keluarga"


aku. :"hahahaha.... kamu itu ada tapi tidak di perlukan sedangkan aku tidak ada tapi di butuhkan hahahahahaha.."


Lisa. :"ya begitulah ini semua salah mereka"


aku menjawab dengan wajah tertunduk


aku. :"kamu salah, mereka itu tidak salah hanya perilaku mereka yang salah yang terlalu berlebihan mengurusi hal yang tidak penting. jika kamu marah dan ingin menghilangkan mereka berarti kamu salah, yang seharusnya di hilangkan itu hanyalah perilaku mereka"


Lisa. :"aku tidak bisa berbuat apa-apa"

__ADS_1


aku. :"kamu harus kuat, jika kamu diam saja sampai akhirnya pun akan tetap begini kamu harus merubah arah jalan mu jika tidak mau begini yakin lah apa yang kamu lakukan akan menentukan hidupmu"


Lisa. :"hehhh.. seharusnya yang berubah itu kamu bukan aku"


aku. :"sudah lah, habis ini aku akan ke kota. kamu jangan ke mana tetap di sini saja"


Lisa. :"baiklah tapi jangan lama karna ini di hutan, aku juga akan membersihkan ini semua"


selesai kami makan aku pun mengajak Lisa untuk ke garasi melihat mobilku


Lisa :"aku tidak percaya kamu memiliki mobil sedangkan gaya mu seperti gembel"


aku. :"kamu hanya menilai dari penampilan"


kami pun pergi ke garasi lalu aku membuka garasi


krekk krekk krekk ( suara garasi )


betapa terkejutnya Lisa melihat ada dua mobil mewah yang terparkir di garasi mobil mewah itu Lamborgini dan Ferarri.


sebelum aku memasuki mobil Lisa bertanya,


Lisa. :"ada urusan apa kamu ke kota ?"


aku. :"aku akan ke kota, tapi tenang jam 2 siang aku akan pulang dan mengajak mu ke tempat yang aku suka"


aku pun menghidupkan mobilku


bremm bremm bremm ( suara mobil )


aku. :"aku pergi dulu"


aku. :"nanti pulang akan aku jawab"


aku pun menginjak gas menuju ke kota dengan kecepatan tinggi. setelah sampai di kota aku mampir di sebuah apartemen dan aku masuk ke apartemen tersebut aku langsung mengganti pakaianku dengan kemeja dan jas serta merubah penampilan ku.


aku pun langsung keluar masuk ke dalam mobil dan aku menuju ke sebuah gedung besar.


critt (suar ban mobil)


setelah aku masuk ke gedung ada seorang wanita menghampiri ku wanita itu bernama Gita. lalu berkata


Gita. :"ini pak dokumen yang harus di tanda tangani agar proyek kita berjalan lancar"


Gita ini adalah asistenku di sebuah perusahaan yang aku miliki yang bernama CENTRA INDUSTRI INTERNASIONAL atau di singkat C2I.



Gita pun menjelaskan semua nya selama aku tidak ada di kantor, lalu Lisa mengajak bertemu kelaiyen.


Gita. :"ayo pak kita ke ruang mitting"


aku. :"baiklah kita ke sana"


di ruangan kami membahas tentang perusahan yang menjadi saingan kami, kami membahas bagai mana menjatuhkan perusahaan saingan,


begitu lama memikirkan jalan keluarnya akhirnya aku pun memberikan petunjuk

__ADS_1


aku. :"kita rangkul konsumen dan beri mereka diskon dan hadiah jika membeli prodak kita dalam jumlah besar


semua nya pun setuju


aku. :"baiklah pertemuan ini saya akhiri"


setelah keluar saya pergi dengan membawa makanan. tibanya saya di rumah Lisa kaget dengan penampilan saya begitu rapi dengan memakai jas.


Lisa. :"ka ka ka kamu kok bisa Serapi ini ?" ( dengan wajah heran )


aku. :"ikut aku dulu, nanti akan aku jelasin siapa aku"


kami berdua pun naik ke mobil dan menuju ke suatu tempat yang sering aku kunjungi. kami pun keluar dari mobil langsung duduk di tempat duduk yang ada di situ.


Lisa. :"wow.. tempat apa ini aku baru tahu di sini ada tempat sebagus ini"


aku. :"ini ada lah tempat yang dulu aku kunjungi ketika aku merasa kesepian"


tiba-tiba ekspresi Lisa berubah dan berkata


Lisa. :"sebenar nya siapa kamu dan kenapa kamu ke kota"


aku. :"aku ke kota untuk mengecek perusahaan ku dan mengurus beberapa dokumen"


sontak Lisa tertawa karna dia belum percaya


Lisa. :"perusahaan apa yang kamu pimpin hahahaha... perusahaan barang bekas hahahaha..."


aku hanya menjawab dengan senyum kecil


aku. :"aku memiliki perusahaan C2I"


Lisa. :"apa kamu pemilik perusahaan C2I. itu ada lah saingan prusahaan ayahku dan berarti kamu orang terkaya di kota ini" ( dengan wajah yang begitu kaget seakan tidak menyangka ).


aku. :"oh berarti saingan ku adalah ayah mu"


sontak Lisa menjauh dari ku lalu berkata.


Lisa. :"jangan-jangan kamu menyiksaku hanya untuk menjatuhkan perusahaan ayahku"


aku. :"aku tidak ada berpikiran begitu dan aku juga tidak tertarik ke padamu"


Lisa. :"mengapa sikap mu masih saja dingin terhadapku atau jangan-jangan kamu menyukaiku"


aku. :"sudah ku bilang aku tidak tertarik kepada mu dan berhenti lah mengatakan itu"


Lisa. :"hahahahaaa.... mengatakan bahwa kamu suka denganku hahaha..."


aku langsung emosi dan membentaknya


aku. :"DIAM JAGA BICARAMU" ( dengan nada suara yang tinggi)


seketika Lisa langsung terdiam dan menangis, aku pun mendekatinya dan berkata


aku. :"


#NexsCeritaSelanjutnyaYa

__ADS_1


#AkanBanyakAdeganYangBikinBaper


#🙏🙏😁😎😎❤️


__ADS_2