malaikat dan iblis

malaikat dan iblis
bumi khayalan (1)


__ADS_3

cerita di mulai dari satu keluarga yang tinggal di satu bukit yang jauh dari permukiman penduduk.


ini bukan keluarga sembarangan.


ya ini keluarga dari kintani seorang putri iblis yang memutuskan menikah dengan seorang manusia biasa


lelaki itu bernama kiantara, seorang pemuda yang gagah dan tampan.


nanti kita akan buka satu persatu dari mereka.


kintani mengelus perut nya mulai agak buncit itu.


"kamu pasti akan lebih cantik dari ibu ya nak"? atau lebih tampan dari ayah mu itu"? kintani tersenyum bahagia.


wajah nya yang cantik dengan bibir yang tipis membuat nya semakin sangat mempesona.


tiba tiba dari belakang sebuah tangan memeluk pinggang nya.


kintani mengelus tangan itu mesra.


"mas "! dari mana kamu"? mata indah kintani menatap wajah kiantara tajam.


kiantara tak menjawab nya.


tapi satu kecupan mesra mendarat di bibir tipis kintani.


membuat kintani mendesah kecil.


"aku tadi dari desa sana "!! tangan kiantara menunjukkan desa yang ada di ujung sana.


kintani cemberut mendengar nya.


"kenapa aku gak kamu ajak"? kintani merajuk manja.


kiantara mengendong istrinya dan mengajak nya kedalam gubuknya itu.


"bagaimana bisa saya ajak kamu "! kan kamu harus banyak istirahat" ingat kata lelaki tua itu bahwa kamu terluka parah"! mata kiantara menatap wajah Kinanti tajam.


kiantara melihat luka di pundak Kinanti yang terlihat membiru.


seperti nya racun itu belum sepenuhnya keluar dari tubuh Kinanti.


"jujur saja saya amat takut melihat keadaan kamu ini Kinanti"! wajah kiantara terlihat sedih.


Kinanti memegang tangan kiantara dan menggenggam nya erat.


"saya gak apa apa kok"! lihat saya sehat sehat aja kan"? Kinanti mencoba menghibur kiantara dengan canda nya.


tapi lelaki muda itu tak tergoda dengan candaan itu.


"mas"! saya tidak akan meninggalkan kamu percaya lah"!! Kinanti menatap kiantara penuh kasih sayang.


kiantara memeluk Kinanti erat, seakan tak ingin di pisahkan.


"aku tak ingin terjadi apapun sama kamu Kinanti"! suara kiantara pelan.


Kinanti tak membalas ucapan kiantara karena dia tau , kalau lelaki itu sangat takut kehilangan dirinya.


Dengan cepat Kinanti mendorong tubuh kiantara,hal itu membuat kiantara kaget.


"ada apa kintani"? Kinanti tak menjawab tapi menempel kan ujung jarinya ke bibir kiantara.


lalu Kinanti mengajak kiantara untuk bersembunyi di bawah tempat tidur nya dan di tutupin oleh kain hitam milik Kinanti.


benar saja ada tiga laki laki bertubuh besar berdiri di depan gubuk mereka.


"kala coba kau masuk kedalam gubuknya"! dan acak acak semuanya yang ada di dalam gubuk itu"!! kedua lelaki yang bertampang serem itu masuk kedalam gubuk itu.


tak ada seorang pun didalam nya.


"Sarwo tak ada Kinanti di sini "! dan manusia itu tidak ada juga"! lelaki pendek dengan tanduk di kepalanya masuk.


"hahaha tidak mungkin tidak ada"! saya tau dia ada disini"! suara Sarwo sangat kencang dan bau mulut nya hampir membuat kiantara muntah kalau tidak di cium bibirnya dengan Kinanti.


"kau jangan sembunyi Kinanti"! cepat kau keluar"!! saya tau kamu ada di sekitar sini"!! tiba tiba saja tangan Sarwo mengangkat bale bambu yang jadi tempat tidur Kinanti.


tapi tak ada siapa siapa di bawah tempat tidur itu.


"tidak ada siapa siapa Sarwo"!! teriak kala.


"diam kau"!! Sarwo membentak kala keras.


Sarwo mengendus kan hidung nya kearah Kinanti.


memang Kinanti tak terlihat karena dia memakai jubah sakti milik nya.


agar tak terlihat oleh mata mereka.

__ADS_1


tiba tiba saja Sarwo mengeluarkan satu kendi kecil terbuat dari tanah liat.


"saya akan lakukan ini Kinanti jika kamu tidak mau keluar dengan cara baik baik"! Kinanti kaget saat tau benda yang ada di tangan Sarwo itu.


dan kiantara memegang tangan Kinanti erat.


"kamu kenapa"? kiantara menatap wajah Kinanti yang pucat saat tau benda yang ada di tangan Sarwo itu.


"itu dari raja iblis mas"! dan benda itu bisa tau dimana saya berada"! kiantara tampak kaget mendengar ucapan dari Kinanti itu.


"terus saya harus apa Kinanti"? saya gak mau kalau kamu tertangkap dan pergi meninggalkan saya"!! suara kiantara sangat memelas.


Kinanti membuka kalung nya dan memberikan nya kepada kiantara.


"pegang lah kalung itu mas"! ingat apapun yang terjadi dengan saya "tolong kamu bawa pergi kalung itu"! kiantara menggeleng cepat.


"tidak Kinanti"!! kita sudah berjanji untuk selalu bersama"! jadi jangan kau suruh saya pergi meninggalkan kamu"! Kinanti menangis pilu.


tiba tiba saja Sarwo membuka tutup dari kendi tanah itu dan angin kencang pun keluar dari dalam kendi itu.


terhempas lah kain hitam yang menutupi mereka berdua.


Sarwo tertawa senang saat melihat Kinanti dan kiantara.


"hahaha ""akan kemana lagi kalian berlari menghindari saya"? wajah jelek dan mulut bau Sarwo membuat kiantara semakin mual.


Kinanti berdiri dan kiantara memegang tangan Kinanti erat.


"dasar mahluk jelek"! kenapa kalian selalu memburu saya"? Kinanti mencoba mancing amarah mereka.


kiantara memasukkan kalung Kinanti kedalam celana nya.


"kau harus pulang Kinanti dan siap siap menerima hukuman"! Kinanti tersenyum kecut.


"kau salah "! raja tak akan menghukum saya "! Sarwo menatap Kinanti bingung.


"kenapa"? Sarwo bertanya dengan wajah seram nya.


"karena saya sedang mengandung anak manusia"! ingat akan pelarutan bangsa kita"tidak ada hukuman selagi sedang mengandung anak manusia"!mata Sarwo terbelalak kaget mendengar ucapan Kinanti.


"jadi kau Hamil dengan manusia itu"!! Sarwo menatap tajam kearah kiantara.


kaki Sarwo mulai melangkah hendak mendekati kiantara.


"jangan kau ganggu suami ku itu mahluk jelek"!!suara Kinanti keras.


dan satu pukulan mendarat di dada Sarwo.


mata Sarwo menatap tajam kearah Kinanti.


"rupanya kalian harus di kasih pelajaran"agar kalian tau saya tidak main main dengan kalian"! Sarwo mengeluarkan palu besar nya dan mengayunkan nya kearah kiantara,tapi Kinanti langsung maju dan menghantam palu itu dengan telapak tangannya.


darah segar menetes di bibirnya yang tipis.


kiantara langsung maju dan membopong tubuh Kinanti yang terlihat semakin lemah itu.


"mas pergi lah "! tinggal kan saya"bawa pergi kalung itu dan jangan hiraukan saya"!! kiantara tidak mau dia tetep memeluk tubuh Kinanti erat.


tiba tiba saja Kinanti mendorong tubuh kiantara keras dan tubuh kiantara menebus batas alam yang berbeda antara waktu dan zaman.


sementara itu Kinanti memutuskan kepalanya sendiri hingga patah.


Sarwo dan kala menatap Kinanti kaget.


darah hitam membasahi tanah.


Sarwo marah di hancurkan nya gubuk itu hingga roboh.


"bawa tubuh Kinanti biar raja tau kalau dia sudah mati"! baik Sarwo.


tubuh Kinanti di bawa oleh kala menuju ke tempat mereka.


sementara itu di satu pedesaan di jaman yang berbeda .


di sebuah rumah sakit bersalin tampak seorang ibu sedang kesakitan, karena akan melahirkan.


dan terlihat seorang dokter sedang membantunya untuk bersalin.


"ayok Bu tarik nafas nya Bu"!! dokter itu berusaha memberikan semangat kepada si ibu.


cukup lumayan lama si ibu untuk melahirkan dan tak lama kemudian terdengar suara tangisan bayi laki laki dari dalam ruangan bersalin.


"Alhamdulillah Bu anak nya laki laki Bu"! ganteng Bu"!! dokter itu memberi bayi laki laki itu kepada si ibu.


tampak wajah bahagia dari si ibu ,saat menatap wajah bayi mungil itu.


tak lama kemudian datang seorang laki laki bertubuh tinggi besar masuk kedalam ruangan.

__ADS_1


"pah lihat"!! wanita itu memanggil suami nya dengan gembira.


suami nya mendekati si ibu dan tersenyum bahagia.


"akhirnya mah"! kita punya anak juga"! air mata suami nya menetes di pipi nya.


istrinya kita panggil saja Bu Ratih,dan suami nya pak Bondan.


"iya mas"! ganteng kan mas"?? Bu Ratih mencium bayi nya dengan bahagia.


"ya mah "! aku sudah siap kan nama untuk anak kita mah"! pak Bondan menatap Bu Ratih.


"siapa pah nama nya"? terlihat Bu Ratih sudah tak sabar ingin tau nama anak nya itu.


sebelum memberi tau kan nama anak nya itu.


pak Bondan memanggil seorang wanita setengah baya kedalam ruangan itu.


"mbok Iyem sini"!! wanita setengah baya itu masuk kedalam ruangan.


"siapa si mbok itu pah"? Bu Ratih menatap mbok Iyem tajam.


pak Bondan tersenyum kearah istrinya.


"ini mbok Iyem mah"! yang akan menjaga anak kita"! kan mamah pasti agak sibuk kan "? jadi papah ambil mbok Iyem untuk merawat anak kita "!! mata Bu Ratih menatap kearah mbok Iyem.


"baik lah tapi hati hati ya mbok"!! saya gak mau terjadi apa apa dengan anak saya ini"!! mbok Iyem mengangguk pelan.


"kapan kita pulang pah"? mamah udh ingin di rumah pah"! pak Bondan tersenyum.


"besok pagi ya mah "! Sekarang pasti gak akan boleh "! Bu Ratih akhirnya menurut.


sementara itu tubuh Kinanti di masukkan kedalam peti dan di tutup dengan bahan hitam.


tampak lelaki yang di bilang raja iblis itu tertunduk dan keluar darah dari pipi nya.


"pasti Kinanti telah memberikan kekuatan nya kepada lelaki sialan itu"! raja iblis mengeram kesal dan memukul batu di samping nya hingga hancur.


masuk lah seorang wanita muda cantik mendatangi raja iblis.


"ayah biarkan aku yang akan cari tau dimana lelaki itu"! nanti akan aku habiskan dia"! terlihat mata gadis itu penuh kebencian.


raja iblis menatap putri nya itu.


"baik lah jalih ayah percaya sama kamu"! awas kalau kamu nanti malah jatuh hati dengan manusia itu"!! acam raja iblis.


jalih tersenyum sinis.


"tidak mungkin ayah"! aku tidak suka dengan manusia"! raja iblis tampak senang mendengar ucapan anak nya itu.


"pergi lah nak kemana kau suka"! ini gelang dari ayah untuk jaga kamu"! jika kamu butuh bantuan" cepat panggil ayah"! jalih mengangguk paham.


waktu pun berlalu cepat singkat cerita saat ini telah dua puluh tahun berlalu.


tampak pak Bondan sedang asyik membaca koran di depan rumah nya,di temani oleh Bu Ratih yang masih saja cantik itu.


"mana elang mah"? pak Bondan menayangkan anak semata wayangnya itu.


"biasa lah pah"! kaya gak tau kelakuan anak nya aja"! wajah Bu Ratih kembali serius kearah hp yg sedang di pegang nya itu.


tak berapa lama terdengar suara mobil di panas kan.


pak Bondan menoleh ke arah suara mobil,dan terlihat elang sudah ada di dalam mobil mewah nya itu.


"kamu mau kemana elang"? pak Bondan memanggil anak nya yang sedang mendengarkan musik itu.


Bu Ratih geleng geleng kan kepala nya.


"pah kamu gak usah teriak teriak"! anak mu gak akan dengar itu"! tuh liat kupingnya pake apa"? pak Bondan menatap tajam kearah elang .


"dasar anak jaman sekarang"! gak tau sopan santun sama orang tua"! pak Bondan menggerutu kesal.


Bu Ratih hanya tersenyum mendengar ocehan pak Bondan.


tak berapa lama terdengar suara klakson mobil,dan mobil pun melaju kearah gerbang.


Bu Ratih tersenyum menatap kearah pergi nya mobil elang.


"anak itu semakin besar pah"! dan sudah saat nya juga kita harus membiarkan dia untuk memegang peranan di perusahaan kamu pah"! Bu Ratih menatap kearah pak Bondan.


"tapi mah si elang itu masih suka nya kumpul kumpul sama teman nya"! bagaimana menjalankan perusahaan nanti"? tampak pak Bondan masih ragu dengan sikap elang .


Bu Ratih memegang pundak suaminya.


"pah "!! kamu harus percaya sama dia"! karena hanya elang satu satu nya anak kita"! dan mamah yakin kok"! kalau elang pasti bisa untuk membawa perusahaan kita lebih besar lagi"! Bu Ratih memeluk pak Bondan mesra.


sepasang suami istri itu terlihat sangat menikmati masa tua nya dengan bahagia.

__ADS_1


bersambung kak.


di tunggu ya klik dan vote nya.


__ADS_2