
Risa dan boja akhirnya sampai di satu jalan yang sangat sepi ,mata Risa tajam menatap ke gelapan malam.
boja menarik tangan Risa untuk mengikuti nya, ternyata boja mengajak nya ke perkumpulan kunang kunang,Risa terpana melihat boja menari dengan begitu gemulai nya.
kulit boja yang putih semakin cantik tertimpa cahaya bulan.
boja mengajak Risa untuk ikut menari bersama nya,tapi Risa menolak nya, karena dia tidak pandai menari.
sementara itu jalin yang mulai terbiasa dengan ada nya bayi siluman itu , mulai santai dengan dia harus membawa bawa tas besar yang di dalam nya adalah bayi siluman itu.
jalin menatap kearah gedung yang ada di depan nya,jalin yakin sekali pada saat ini musuh yang akan menghalanginya pasti sudah mulai mencari apa yang sedang di cari nya.
tak berapa lama jalin melompat keatas gedung itu ,dan dia menatap dari atas gedung itu ke indahan kota
"dimana sebenarnya kiantara itu berada?"jalin masih berpikir tentang kiantara.
tiba tiba saja mata indah nya melihat dua lelaki yang begitu cepat melintas di depan nya, dengan cepat jalin mengikuti kemana perginya kedua lelaki itu.
ternyata kedua lelaki itu adalah bangsa iblis yang sedang mencari keberadaan kiantara.
jalin mendengar dari percakapan kedua lelaki iblis itu
dengan cepat jalin pergi dari tempat itu,agar tidak ke Tahuan oleh kedua lelaki iblis tersebut.
"ternyata ayah menambah orang lagi untuk mencari kian"! seharus nya hal itu tidak perlu"! terdengar suara jalin kecewa.
sementara itu elang sengaja membuka jendela kamar nya agar Risa bisa masuk kembali ke dalam kamar nya.
diam diam elang merindukan Risa, wanita yang memberikan cinta satu malam kepada nya itu.
"tapi siapa wanita itu?"kenapa dia begitu cantik dan "!! elang tak dapat meneruskan kata kata, karena mendengar suara langkah kaki mendekati kamar nya.
dan benar saja tak berapa lama pintu kamar nya di ketuk dari luar tiga kali.
"Lang ...kamu sudah tidur nak?"suara mamah nya memanggil nya
tapi elang sengaja tak menjawab nya ,agar mamah nya mengira kalau elang sudah tidur.
setelah mendengar suara langkah kaki mamah nya pergi meninggalkan kamar nya.
elang kembali bangun dari tempat tidur nya dan berjalan menuju jendela kamar nya.
hati nya berharap kalau kalau risa akan datang malam ini ke kamar nya
hingga larut malam elang menunggu nya,tapi risa tak datang juga
__ADS_1
terlihat elang kecewa dan menutup kembali pintu jendela kamar nya,dan elang merebahkan badan nya di atas tempat tidurnya.
hati nya masih bertanya tanya tentang Risa, wanita cantik yang datang sesaat lalu memberikan nya kesenangan sesaat dan pergi bagaikan angin.
sementara itu Risa dan boja telah berjalan kembali menuju rumah Risa.
dalam hati Risa ingin sekali tau kenapa boja begitu membenci bangsa nya sendiri.
tapi untuk saat ini Risa tidak berani untuk bertanya kepada boja.
Risa menyuruh boja untuk memilih tempat beristirahat nya , sementara Risa sendiri pergi ke kamar dan bersembunyi di ruangan rahasia nya
boja masuk kesalah satu kamar dan menutup jendela kamar itu dengan lemari besar yang ada di dalam kamar itu.
mata nya mencari lalu boja masuk kedalam lemari pakaian itu untuk beristirahat.
sementara itu jalin sendiri berkeinginan menyamar sebagai manusia biasa.
hari itu jalin berkeinginan untuk berjalan jalan di satu tempat hiburan.
saat jalin sedang berjalan jalan mata nya menatap kearah seorang lelaki berpenampilan mirip orang Jepang .
entah kenapa jalin ingin mendekati lelaki itu, dengan cepat jalin mengikuti lelaki itu dari belakang.
jalin segera bergerak meninggalkan tempat itu, karena dia tau itu pasti bangsa siluman yang ingin mencari keberadaan nya.
dengan gerakan cepat jalin pergi dari tempat itu tapi rupanya gerakan jalin dapat di tebak oleh siluman itu, dengan cepat pula siluman itu menghilang dari gedung itu.
tanpa sengaja jalin masuk kedalam mobil yang salah di mana lelaki Jepang itu sedang berada juga di dalam mobil itu.
melihat ada wanita yang masuk kedalam mobilnya, lelaki Jepang itu kaget.
"siapa kamu?"jalin segera sadar tapi baru saja dia akan keluar dari mobilnya,tiba tiba saja lelaki siluman itu sudah ada di seberang jalan .
makah dengan cepat jalin menjalankan mobil lelaki Jepang itu, sedang kan lelaki Jepang itu merasa bingung dan segera berusaha untuk menghentikan mobilnya.
lelaki Jepang itu mengira kalau jalin adalah seorang pencuri mobil.
tapi jalin tidak mau diam dengan cepat pula dia membuat lelaki Jepang itu diam untuk sesaat tanpa bergerak.
hanya mata nya saja lelaki itu bergerak dan melihat apa yang mau di lakukan oleh jalin
ternyata lelaki siluman itu tidak tinggal diam,dia pun mengejar jalin dengan mengunakan sepeda motor,maka kejar kejaran pun terjadi.
"kamu jangan rewel ya""! saya cuma mau kabur dari orang yang akan membunuh saya"! mendengar itu lelaki Jepang itu tampak ketakutan dan mengangguk pelan
__ADS_1
"kamu pegangan yang kuat ya,saya akan mengebut untuk menghindari dari kejaran nya"!! lagi lagi lelaki itu hanya mengangguk lemah.
jalin membawa mobilnya dengan kecepatan yang tinggi, sehingga lelaki Jepang itu meneteskan air mata karena takut.
akhirnya jalin dapat melepaskan dirinya dari kejaran lelaki siluman itu.
dengan cepat jalin membawa mobil itu kearah pantai.
setelah merasa aman ,jalin membebaskan lelaki itu dari pengaruh ilmu nya
lelaki Jepang itu menatap tajam kearah jalin .
"siapa kamu nona?"kenapa kamu mau di bunuh oleh orang?"jalin tak langsung menjawab,tapi dia mengambil sesuatu dari kantong celana nya dan makan nya.
"aku bukan siapa siapa"!! jalin melangkah mendekati bibir pantai,mata nya tajam menatap kearah laut, terbayang oleh nya wajah Kaka perempuan nya yaitu Ratih.
nafas nya terdengar berat.
"dimana kamu tinggal?""lagi lagi lelaki itu bertanya dengan suara pelan.
jalin menatap nya dan tersenyum tipis.
"aku tinggal jauh dari sini dan nama aku jalin"!siapa nama kamu?"lelaki itu tersenyum mendengar nama jalin.
"nama kamu lucu ya"! jalin tak menjawab nya
"nama aku Lukas"! dan aku bukan orang dari sini juga "! jalin mengangguk sambil tersenyum.
entah kenapa jalin suka dengan Lukas yang lembut itu,wajah Lukas yang terbilang sangat tampan itu.
"apakah kamu punya keluarga?"Lukas bertanya sambil menghisap rokoknya.
jalin menggeleng cepat.
"kaka perempuan ku sudah meninggal "! Lukas tampak tidak enak hati dengan pernyataan nya barusan.
"ooh ..maaf saya bukan nya ingin mengingat kan kamu dengan kakak kamu itu"! jalin menggeleng.
"tidak kamu tidak salah ,kamu sendiri gimana?"jalin merasa heran,kenapa dia mau bicara begitu banyak dengan Lukas.
padahal dia dan Lukas baru saja berkenalan.
"saya sendiri di sini"! Lukas tersenyum lembut.
bersambung kak
__ADS_1