malaikat dan iblis

malaikat dan iblis
perjalanan (3)


__ADS_3

karena rasa penasaran elang begitu kuat akhirnya elang memberanikan diri membuka kaca jendelanya,dan dengan berlahan lahan elang mencoba mencari asal suara ribut ribut tadi,tapi elang tidak melihat apa apa di atas atap rumah nya itu.


baru saja elang ingin kembali menutup pintu jendela kamarnya,tiba tiba saja satu bayangan berwarna merah masuk kedalam kamar elang dengan cepat,elang terdorong ke arah samping,mata elang tak percaya melihat seorang wanita cantik berpakaian seksi telah berdiri di dalam kamar nya.


wanita itu menyuruh elang untuk menutup jendela nya dengan cepat,dan entah kenapa elang hanya mengikuti saja perintah wanita itu.


wanita itu mendekati arah elang dan menarik elang untuk menjauhi jendela nya,mata elang tak berkedip melihat wajah cantik yang ada di depan nya itu, rupanya wanita itu tau kalau saat ini elang sedang memperhatikan diri nya.


dengan senyuman yang menggoda wanita itu mendekati telinga elang dan berbisik pelan.


"maaf jika aku mengganggu mu tampan",,suara wanita itu begitu merdu dan tanpa sadar elang hanya mengangguk pelan,tak berapa lama wanita itu menarik elang dan mematikan lampu di kamar nya.


elang ingin berbicara tapi wanita itu segera menutup mulut elang dengan tangan nya ,agar elang tak bicara.


dan benar saja tak berapa lama terlihat tiga bayangan hitam berkelebat di dekat jendela kamar elang ,dan bayangan itu terus bolak balik di dekat jendela kamar elang, wanita itu menatap arah jendela dengan tajam, tangan nya telah siap siap dengan satu pukulan tapi rupanya ketiga bayangan hitam itu pergi meninggalkan jendela kamar elang.


wanita itu bernafas lega karena ketiga bayangan itu telah pergi, sementara elang hampir tak bernafas karena di dekap erat di dada wanita cantik itu.


menyadari akan hal itu , wanita cantik itu tersenyum menggoda elang.


"kau siapa?"elang bertanya sambil menjauh dari wanita itu.


wanita itu tersenyum dan duduk di atas tempat tidur elang , terlihat belahan baju nya yang lebar sehingga buah dadanya terlihat.


"nama ku Risa", terimakasih kamu sudah menyelamatkan aku barusan "! elang terdiam tak menjawab ,Risa mendekati elang yang terlihat agak malu saat dekati.


"memang kamu belum pernah dekat dengan wanita?"elang menggeleng cepat,hal itu membuat Risa tertawa pelan,dan mata Risa menatap elang dengan tatapan penuh gairah.

__ADS_1


"boleh aku bermalam disini?"Risa merebahkan badannya di atas tempat tidur elang yang empuk itu.


"kalau kamu ingin bermalam di sini bagaimana kalau orang tua aku tau ?"karena aku tidak pernah membawa seorang wanita untuk main ke rumah ku",, mendengar ucapan polos elang membuat Risa tersenyum senang,Risa tak menyangka orang seperti elang belum pernah tidur dengan seorang wanita sama sekali.


"tenang saja"! aku akan pergi pas adzan subuh nanti,jadi kedua orang tua kamu tidak akan tau , kalau malam ini kamu tidur dengan aku"! selesai bicara Risa mendekati elang dan menempel kan tubuh nya ke tubuh elang,hal itu membuat elang mundur dan mendorong Risa.


melihat hal itu Risa kaget dan semakin ingin menaklukkan hati elang ,dan Risa yakin kalau elang itu masih perjaka.


dengan kekuatan yang di miliki oleh Risa ,maka elang tak berkutik di buat nya,Risa mencium lembut bibir elang dan elang hanya mengikuti setiap gerakan yang di lakukan oleh Risa,tapi bisa menghindari nya.


akhirnya malam itu elang dan Risa melakukan kenikmatan yang tidak seharus nya elang lakukan,Risa begitu bergairah dengan elang .


hingga tidak tau sudah berapa kali mereka melakukan hal itu,tak berapa lama suara adzan subuh terdengar dan Risa tersenyum puas menatap kearah elang yang tergeletak di samping nya.


Risa sendiri bingung kenapa dengan elang dia tidak mau membunuh nya, bahkan wangi tubuh elang saja telah membuat Risa nyaman.


sementara itu ayu mulai mengajak Heri untuk melihat mayat seorang lelaki yang darah nya habis di hisap oleh manusia siluman.


Heri menatap mayat lelaki itu tajam,dan sepertinya Heri mengenali lelaki itu.


"ayu kaya nya gua kenal sama tuh mayat",ayu menarik Heri untuk menjauh dari TKP,dan kedua nya berjalan menuju arah mobil mereka.


"siapa lelaki itu her?"cepat lu ingat ingat "!!ayu sudah tidak sabar ingin tau siapa nama korban itu.


dan akhirnya Heri berteriak keras tentu saja hal itu membuat ayu kaget, dengan kesal ayu menamparnya,Heri meringis kesakitan.


"kenapa lu teriak?"mata ayu melotot,Heri tersenyum senang kalau melihat ayu marah marah kaya gitu,wajah ayu semakin imut .

__ADS_1


"nama tuh mayat boy ,dia itu salah satu pelayan di tempat hiburan malam yu",,ayu menatap Heri tajam,seakan ingin tau banyak lagi,hal itu dapat di pahami oleh Heri, karena Heri sudah tau betul watak gadis yang ada di depan nya itu.


"ya udh nanti malam kita ke tempat hiburan itu ok"!!ayu akhirnya mengangguk pelan.


"sekarang lu mau kemana?"ayu bertanya sambil menghisap rokok nya dalam dalam.


Heri tertawa senang mendengar pertanyaan dari wanita pujaan nya itu.


"jujur aja gua lagi gak ingin kemana mana yu"selain ikut kemana pun lu pergi "! ayu melotot dan menonjok pundak Heri keras,hal itu membuat Heri berteriak keras karena sakit.


ayu naik kedalam mobilnya di ikuti oleh Heri dan mobil itu berjalan meninggalkan tempat tersebut.


"gua mau nengok nenek gua ,apa lu mau ikut Ama gua?"tanpa menunggu pertanyaan dua kali dari ayu ,Heri langsung mengangguk senang ,hal itu membuat ayu ikut tertawa karena lucu melihat tingkah Heri yang kaya anak kecil itu.


sementara itu pak Bondan dan Bu Ratih telah duduk di meja makan , mereka berdua menunggu elang, karena mereka telah terbiasa makan bersama sejak dahulu.


"mah kenapa tuh anak belum juga turun ya?"pak Bondan menatap istrinya,Bu Ratih menarik nafas nya dan bangun dari duduknya menuju kearah lantai atas.


"papah tunggu dulu ya"saya akan bangun kan tuh anak,pasti semalam dia main hp hingga larut pah "!! Bu Ratih berjalan menuju kamar elang, dengan berlahan lahan Bu Ratih memanggil manggil elang,tapi tak ada jawaban dari dalam.


Bu Ratih kembali turun ke lantai bawah menemui pak Bondan,dan duduk di samping suaminya itu.


"pah sebaik nya kita sarapan lebih dahulu,kaya nya elang habis bergadang dia pah"! pak Bondan hanya tersenyum mendengar ucapan Bu Ratih.


"tumben dia begadang mah"biasa nya kan dia selalu tidur sebelum jam dua belas"! Bu Ratih mengambil kan lauk untuk suaminya yang ada di atas meja dan menaruhnya di atas piring pak Bondan.


"biarkan saja pah,lagi pula kan elang itu tidak seperti anak remaja lain nya,dia selalu tepat waktu kalau pulang dan tidak pernah macam macam "! pak Bondan tersenyum mendengar istrinya membela anak semata wayangnya itu.

__ADS_1


bersambung kak..di tunggu ya vote dan klik serta komentar nya ya.


__ADS_2