
siang itu elang baru bangun dari tidur nya, elang kaget saat melihat jendela kamar nya terbuka lebar, sehingga cahaya matahari langsung menembus masuk kedalam kamar nya elang.
elang segera bangkit dari tempat tidur nya dan berjalan kearah jendela kamar nya ,dia mengingat ingat kejadian semalam , kejadian antara elang dan risa.
elang berjalan kearah kaca yang ada dalam dinding kamar nya dan menatap wajah nya ke cermin yang ada di dalam kamarnya itu, alangkah kagetnya elang saat melihat leher nya yang banyak tanda merah,elang melotot karena nya,dan dia baru sadar bahwa kejadian semalam itu adalah nyata bukan mimpi.
elang menjatuhkan badan nya ke atas tempat tidurnya, mencoba mengingat kembali kejadian semalam,dan di mulai merasa kecewa dengan dirinya sendiri,kenapa bisa melakukan itu.
mahluk apa wanita itu?"dan kenapa dia bisa menghilangkan dan datang seperti angin",elang bangun dan berjalan kearah kamar mandi, karena elang mendengar suara mamah nya memanggil nama nya dari lantai bawah.
sementara itu Nina sahabat risa mulai merasa aneh , karena sudah beberapa hari ini dia seperti di ikuti oleh seseorang,tapi tidak tau siapa orang nya
"aku harus kasih tau risa, jangan jangan pelanggan dia yang ingin tau alamat rumah risa"!! berulang kali Nina menelpon risa tapi tidak ada jawaban dari sahabat nya itu.
"kemana lagi ini anak?"selalu gini kalau lagi di butuhkan",Nina mengomel sendiri.
akhirnya Nina memutuskan untuk mendatangi rumah kediaman risa, dengan mengendarai sepeda motor nya Nina melaju di jalan menuju rumah risa.
saat itu udara cukup panas sehingga wajah manis nya Nina berkeringat,dan lagi lagi Nina merasa ada yang membuntuti nya.
Nina menghentikan motornya dan melihat kearah belakang tapi tidak ada siapa siapa, tidak ada juga motor atau pun mobil yang mencurigakan.
akhirnya Nina melanjutkan perjalanan nya menuju rumah risa.
tak berapa lama Nina akhirnya sampai di satu bangunan sederhana yang banyak di tumbuhi oleh bunga bunga cantik,memang risa sangat suka dengan tanaman hias.
di ketuk nya pintu rumah risa berulang kali,tapi tak ada sahutan dari dalam rumah risa, akhirnya Nina memberanikan diri masuk kedalam rumah risa, karena memang Nina tau kalau rumah risa itu tidak pernah di kunci.
Nina langsung melangkah masuk dan menuju kamar risa,saat Nina membuka pintu kamar risa,Nina pun kaget di buat nya.
karena risa tidak ada di dalam kamarnya,Nina terdiam sesaat,di coba menghubungi sahabat nya lagi , karena Nina begitu khawatir dengan keadaan sahabat nya itu.
tapi berapa kaget nya Nina , ternyata hp nya risa ada di dekat meja rias risa.
"kemana ku ris sumpah gua khawatir banget ama ku",,Nina bicara sendiri.
__ADS_1
di dekati nya hp risa ,lalu dengan cepat Nina sembunyi karena Nina mendengar ada suara langkah kaki yang memasuki rumah risa.
dan benar saja ada tiga orang lelaki bertubuh tegap dan terlihat berpenampilan sangat rapih,Nina terus memperhatikan ketiga orang itu , tapi tiba-tiba saja salah satu dari lelaki itu tiba tiba saja sudah ada di samping Nina , dengan tatapan mata yang dingin.
tentu saja hal itu membuat Nina kaget dan hampir saja menampar lelaki itu,tapi dengan gerakan cepat lelaki itu bisa menangkap tangan Nina.
"kamu pasti tau di mana sahabat kamu itu?"lelaki itu bertanya dengan ekspresi wajah yang dingin,Nina cuma menggeleng pelan.
memang pada saat ini Nina benar benar tidak tau.
dengan kekuatan yang ada Nina mencoba bertanya dengan lelaki itu.
"ada perlu apa kamu mencari risa?"lelaki itu tak menjawab tapi dengan satu gerakan saja Nina tak bergerak dan langsung di bopong oleh lelaki itu.
"sudah cukup ayokk kita kembali,nanti juga dia akan datang untuk menolong sahabat nya ini",atau dia ingin melihat sahabat nya ini mati di depan mata nya"!! setelah mendengar ucapan dari lelaki itu ,kedua teman nya berjalan meninggalkan rumah tersebut sambil membawa Nina.
Nina merasa takut bukan main ,saat tau kalau dia ingin di bunuh kalau risa tidak datang.
"risa tolong gua"! Nina meninggalkan hp nya risa setelah memberikan pesan buat risa.
setelah mobil itu pergi meninggalkan rumah nya risa,dari bawah tempat tidur keluar lah risa dengan cepat di ambil nya hp yang tadi di taruh oleh Nina, setelah membaca pesan dari Nina ,risa langsung mengeram keras.
"mau kalian bawa kemana lagi sahabat ku itu setan "!! tapi risa tidak bisa mengejar ketiga mahluk itu, karena matahari masih begitu terang,disini antara risa dan ketiga siluman itu beda ya , kalau siluman itu bisa tahan dengan sinar matahari tapi kalau risa tidak.
risa menahan diri untuk menunggu datangnya malam.
sementara itu ketiga lelaki itu membawa Nina ke satu gedung yang amat mewah yang di jaga oleh banyak sekali penjaga nya.
untuk masuk ke dalam gedung itu pun tidak sembarang,ada seperti kartu pengenal nya,jadi sudah pasti mereka sangat ketat pengawasan nya.
Nina di dorong untuk masuk kedalam gedung itu ,mata Nina berkeliling mencoba untuk memperhatikan yang ada di sekelilingnya.
"tempat apa ini?"dan ada di mana saya?"Nina bicara sendiri di dalam hati, sampai lah mereka di satu ruangan yang di jaga oleh empat orang lelaki berbadan besar.
ketiga lelaki itu berbicara dengan bahasa mereka dan Nina tidak tau apa artinya, dengan kasar Nina di dorong untuk masuk ke dalam ruang itu , ternyata itu bukan satu ruangan, tetapi menyerupai satu taman yang amat indah,dan di sana berdiri seorang lelaki tampan dengan pakaian berwarna putih.
__ADS_1
Nina sampai menelan ludah nya sendiri melihat ke tampan lelaki itu, lelaki itu menatap kearah ketiga lelaki yang membawa Nina.
"siapa manusia ini?"suara nya sangat lembut dan mata nya sangat indah,Nina hampir saja berteriak ingin mendekati lelaki itu kalau saja dia tidak ingat kalau lelaki itu adalah bukan manusia.
"dia teman dari risa tuan ku",,dan saya berharap tuan ku mau menjadi kan nya tawanan untuk memancing risa,agar mau datang kesini"!! lelaki berbaju putih itu menatap sekilas kearah Nina lalu dengan cepat satu pisau menusuk tepat di jantung Nina, sehingga Nina langsung mati .
ketiga lelaki yang membawa Nina kaget bukan kepala melihat apa yang di perbuat oleh tuan nya itu.
"kalian jangan coba coba membawa siapa pun untuk masuk ke tempat ini"!! teriak lelaki baju putih itu keras,hal itu membuat ketiga nya hanya terdiam tak berani berbicara, karena mereka tak menyangka kalau tuan nya kan berlaku seperti itu.
"pergi kalian"!! ketiga nya pun pergi meninggalkan tuan nya ,baru saja mereka balik badan .
"bawa bangkai manusia itu"!! tubuh Nina di tendang oleh tuan nya hingga menabrak ketiganya, dengan penuh ketakutan ketiganya menarik tubuh Nina yang tak bernyawa itu keluar dari tempat itu.
sementara itu di satu bukit tampak seorang wanita sedang menatap kearah laut , dan seorang bayi merangkak menghampiri nya ,ya dia jalih dan bayi siluman.
"kamu sebaiknya tidak mengikuti saya"!! mata jalih menatap tajam kearah bayi itu,dan seperti paham bayi itu menangis dan memeluk kaki jalih erat.
"tidak bisa",,kamu akan membuat aku repot ,saat ini aku tidak bisa membawa kamu kemana pun aku pergi,kamu butuh makan yang sangat menyusahkan buat aku"! bayi itu menggeleng pelan dan berjalan mendekati burung yang ada di sana dengan satu terkaman burung itu telah di tangan bayi itu, dengan lahap nya bayi itu memakan burung tersebut.
jalih memperhatikan nya dan paham ternyata bayi itu ingin ikut terus dengan jalih dan dia tidak akan makan manusia lagi , tetapi hewan lah yang akan dia makan.
jalih tersenyum dan mendekati bayi itu.
"baik lah ,tapi kamu harus janji ya"! jangan pernah memangsa manusia lagi"! bayi siluman itu mengangguk paham,dan dia mendekati kepala nya ke kaki jalih minta di gendong, dengan cepat jalih mengangkat bayi itu dan mengajak nya pergi kedalam mobilnya.
"kamu harus bersikap wajar ,dan jangan pernah rewel ya"!! bayi itu mengangguk.
jalih mendesah seakan dia merasakan berat beban nya.
"dimana sebenarnya kamu kiantara?"jalih menjalankan kan mobil nya menjauh dari tempat itu.
matahari sudah hampir terbenam,dan risa mulai siap siap akan mencari keberadaan sahabat nya itu.
bersambung kak
__ADS_1