Mama, Maafkan Anakmu

Mama, Maafkan Anakmu
Setahun kemudian


__ADS_3

Hari ini ka Icha sangat sibuk sekali karena sedang mengurus surat menyurat untuk pernikahan nya yang akan diadakan sebulan lagi, belum lagi kak Icha juga harus mencari ayah yang entah di mana keberadaannya.


Terakhir kali aku bertemu dengan ayah yaitu saat ayah mengantarkan surat talaknya untuk mama tapi melalui aku, ayah mendatangi tempat kerjaku bersama seorang perempuan lebih muda dari mama , di saat itu juga hatiku serasa hancur berkeping keping melihat sikap ayah yang tak seperti dulu lagi dan melihat wanita itu yang mungkin akan menggantikan posisi mama nantinya , namun aku nggak akan pernah mengakuinya sebagai ibu. karena ibu ku hanya satu yaitu mama, meskipun mama galak dan suka marah marah kepadaku tapi mama tetaplah ibu ku yang melahirkan aku dan membesarkan aku hingga seperti sekarang ini .


Setelah di cari kesana kemari akhirnya kak Icha menemukan tempat tinggal ayah, kak Icha ingin memberitahu kalau dia akan menikah dan meminta ayah untuk menjadi walinya, akhirnya sebulan kemudian Kak Icha menikah juga dengan pacarnya dan sekarang tinggal di rumah mertuanya.


Saat ini di rumah sudah semakin terasa sepi kini tinggal aku, mama, dan Sarah . Sarah sedang sibuk ujian untuk kelulusan Sekolahnya dan akan melanjutkan ke sekolah menengah atas favorit nya .


Hari demi hari semua dilewati dengan suka dan duka, sikap sarah yang selalu salah di mata mama sehingga sering menimbulkan percekcokan dan selalu berselisih paham membuatku merasa tak nyaman berada di rumah ini, ingin aku rasanya pergi untuk ngekost sendiri tapi aku kepikiran mama yang kini sudah tak muda lagi dan sendiri, tapi kalau melihat sikap mama yang seperti itu aku selalu merasa nggak nyaman.


Mungkin ini ungkapan kekecewaan mama pada ayah atau pada dirinya sendiri sehingga anak anaknya lah yang selalu kena sasaran kemarahannya.


Begitu juga denganku sekarang apa yang aku lakukan selalu saja salah di mata mama, seringkali kita hampir tidak bertegur sapa karena sama sama keras kepala, setiap pulang kerja aku selalu pergi dengan teman teman kerja ku , kadang aku nongkrong di cafe dengan teman teman, kadang aku ngumpul di rumah teman ,kadang aku pergi bersama pacarku kemana saja yang aku mau yang penting gak di rumah terus, seenggaknya dengan berlama lama di luar aku jadi bisa mengurangi cekcok dengan mama , aku pulang hanya untuk tidur saja, karena pagi nya aku akan berangkat kerja lagi.


"Diba, mama mau bicara sama kamu!" panggil mama sambil menuju ke ruang tamu.

__ADS_1


" Iya,kenapa mah ?" jawabku sambil duduk di sofa dekat mama duduk


"


Kenapa sih kamu belakangan ini kerjaannya keluyuran terus ?, gak pernah mama lihat kamu diem di rumah seharipun, apa si Putra ngajakin kamu ke hal hal yang negatif ya?" cecar mama kepadaku


"Nggak mah,putra nggak gitu ko orangnya, aku cuma ngilangin jenuh aja .kalau di luar tuh aku jadi berasa gimana gitu mah jadi aku betah lama lama di luar " jawabku pada mama


"Mama gak suka ya kalau kamu sering sering keluyuran sama pacar kamu, entar apa kata orang coba kalau kamu berduaan terus diluaran sana? " jawab mama lagi


" Iya udah kalau gak kenapa kamu gak nikah aja sih sama putra ? " tanya mama lagi kepadaku , namun pertanyaan mama kali ini membuat aku kaget.


" Diba masih pengen seneng seneng mah, masih mau ngumpulin uang yang banyak ,masih mau bahagiain mama, masih mau gapai cita cita yang tinggi ." jawabku panjang lebar


" Iya mama ngerti, tapi kan kamu ini anak gadis gak enak jadi bahan gunjingan tetangga terus, mama pusing dengerin omongan tetangga yang selalu gunjingin kamu "ucap mama dengan nada yang agak sinis.

__ADS_1


" ya udah iya mah, mama gak usah lah terlalu pusingin omongan tetangga, toh apa yang kita lakuin juga emang bakal selalu jadi bahan omongan tetangga." jawabku lagi


"aku ngantuk mah ,aku mau ke kamar dulu " jawabku lagi sambil berdiri dan mau menuju ke kamar.


" kamu tuh ya kalau di bilangin psti selalu aja begitu, ya udahlah terserah kamu aja" jawab mama dengan nada sinis.


Aku tetap menuju kekamar karena kamar adalah tempat ternyaman bagiku saat ini.


Terima kasih kepada para pembaca setia cerbung Mama, Maafkan anakmu .


silahkan berikan kritik dan sarannya yang membangun ya, juga ide ide yang membuat penulis jadi lebih bersemangat lagi untuk menulis.


jangan lupa tinggalkan like dan koment nya juga. Terima Kasih


salam hangat

__ADS_1


Ayra


__ADS_2