
Semenjak aku hamil mama berubah jadi seperti tidak suka denganku, entahlah apa yang aku lakukan selalu saja aku salah,seperti tidak ada benarnya aku di mata mama.
Aku balik lagi tinggal di rumah mama karena kehamilan ku sangat lemah dan karena suami sibuk kerja jadi mama menyuruh ku untuk tinggal lagi bersamanya dan akupun menyetujuinya.
Dengan harapan mama dapat menjagaku saat Putra bekerja. Namun kenyataannya tidak seindah yang aku bayangkan, entah kenapa mama terasa beda sekali denganku saat ini , setiap hari selalu marah marah dan ada saja sepertinya kesalahanku .
Akhirnya aku tak tahan lagi saat kandungan ku menuju usia 7 bulan aku meminta Putra untuk pindah dari rumah dan mencari kontrakan karena aku butuh ketenangan saat hamil besar seperti ini .
Setelah seminggu kesana kemari mencari kontrakan akhirnya dapatlah kontrakan yang pas untuk kami tempati, walaupun ukurannya cuma sepetak tapi hati tenang karena nggak mendengar mama ngomel ngomel lagi setiap hari.
Aku memang salah aku pergi diam-diam dan tak pamit pada mama,aku pindahan saat mama dan adikku Sarah pergi Arisan keluarga.
__ADS_1
Saat mama mengetahui aku pindah diam diam mama menjadi murka dan marah sekali padaku , namun aku juga seolah acuh tak mau peduli lagi saat itu juga karena aku pun orangnya keras kepala.
Meski mertuaku selalu menasehati agar aku dan mama berbaikan tapi tetap saja tidak ku dengarkan nasehat nya, aku anggap saja angin lalu.
Tibalah saatnya aku melahirkan , sesampai di rumah sakit aku sudah pembukaan dua, namun setelah menunggu hingga menjelang sore pembukaan tak kunjung nambah , malah mentok di pembukaan 6 , entahlah hatiku tak karu karuan mungkin ini teguran dari Allah untukku yang telah melukai hati orang tua .
Walaupun aku tau mama juga salah,tapi mungkin caraku lebih salah yang pergi dan pindah diam diam, Suamiku berusaha menelepon mama tapi tak di respon.
Sesaat setelah mama sampai di rumah sakit aku pun langsung meminta maaf pada mama, walaupun masih dalam kondisi kesakitan hebat karena di induksi tapi aku tetap meminta maaf agar aku dapat segera melahirkan .
" Mah ,maafin Adiba ya mah yang udah kurang ajar sama mama ,maafin semua kesalahan aku ya mah ? aku mohon ya mah " ucapku sambil menciumi tangan mama dengan berurai air mata
__ADS_1
" Iya nak mama sudah memaafkan kamu, semoga kamu cepet lahiran ya " Jawab mama sambil beruraian air mata.
Dan tiba-tiba perutku mulas hebat seolah ingin ada yang keluar, mama segera memanggil suster.
Ketika di cek ternyata aku sudah pembukaan delapan dan hampir lengkap , suster dan dokter telah sibuk menyiapkan berbagai macam peralatan karena aku akan segera melahirkan.
Tak lama akhirnya lahir juga cucu mama laki-laki ( Alhamdulillah ) ucapku lega dalam hati.
" Alhamdulillah ya Allah akhirnya anakku lahiran juga " Ucap mama senang saat semua sudah selesai dibereskan
Suamiku mengadzani Putranya yang baru lahir, sedangkan mama menunggu di luar di ruang tunggu bersama mertuaku .
__ADS_1
Aku yang kelelahan setelah melahirkan akhirnya tertidur , mungkin karena efek obat juga,karena aku di beri obat oleh dokter dan langsung di minum setelah itu langsung mengantuk.