Mama, Maafkan Anakmu

Mama, Maafkan Anakmu
Menikah


__ADS_3

Alhamdulillah, akhirnya hari yang di tunggu tunggu datang juga, yaitu hari bahagia ku dengannya.


"Saya terima nikah dan kawinnya Adiba Zahrana binti Zulkifli dengan mas kawin tersebut di bayar tunai." ucap Putra dengan suara lantang dan tegas.


Sah,sah ,sah..Alhamdulillah akhirnya aku telah sah dan resmi menjadi istri Putra Pratama .


Mama sangat bahagia sekali sepertinya karena terlihat di raut wajahnya ada kelegaan yang satu persatu mulai terlepas dan sekarang menjadi tanggung jawab suaminya .


Tak terasa kini telah di penghujung acara karena hari sudah menjelang malam juga, semua orang telah sibuk membereskan peralatan peralatan dan piring piring yang masih berantakan .


Aku memang akan tinggal disini dulu dengan suamiku dua hari kedepan karena akan membantu mama membereskan rumah yang masih berantakan dan membereskan barang barang bawaan ku yang akan di bawa nanti ke kontrakan baru .


Tak terasa setelah sudah dua hari aku di rumah mama dan hari ini kami akan pindahan ke kontrakan yang telah kami sewa sebelum menikah dan akan tinggal disitu sampai kami mampu untuk membeli sebuah rumah sederhana, aku sedang bersiap siap mengemasi barang-barang yang akan di bawa , sedangkan Putra masih menunggu mobil sewaan yang akan membawa barang-barang kami .

__ADS_1


" Kak , kalau kamu nanti nggak betah disana , kamu boleh ko balik lagi dan tinggal disini aja ya sama mama dan Sarah " Ucap mama padaku


"Iya ,mama ku sayang insha Allah Diba bakal betah mah, karena ini kan emang udah keputusan kita berdua untuk hidup mandiri sejak awal menikah" jawabku sambil masih membereskan barang barang.


" Iya , yaudah semoga kamu bahagia ya jadi keluarga yang sakinah , mawadah , warahmah" ucap mama lagi


" Aamiin, makasih ya mah ? maafin Diba ya yang selama ini selalu nyusahin mama dan belum bisa maksimal ngebahagiain mama " jawabku sambil sesekali menyeka air mata yang mulai merembes.


Tak terasa akhirnya mobil sewaan telah tiba , Putra masih sibuk menaikkan barang barang yang akan di bawa ke atas mobil ,aku memesan mobil pick up karena barang yang akan kami bawa memang cukup banyak .


Setelah semuanya selesai aku pun berpamitan pada mama dan Sarah, terlihat sesekali mama menyeka air matanya, padahal kontrakan ku nggak terlalu jauh dari rumah mama dan kapanpun aku mau bisa mengunjungi mama , begitu juga sebaliknya dengan mama.


Tapi karena mungkin ini, kali perpisahan kedua mama dengan anaknya makanya jadi kelihatan lebih perih ,selain karena rumah juga makin terasa sepi ,karena setelah aku pindah ,mama akan tinggal berdua saja dengan Sarah adikku.

__ADS_1


Tapi mau bagaimana lagi karena ini sudah kesepakatan kami berdua jadi tetap harus di jalani dan semoga ini yang terbaik untuk kedepannya.


Semoga mama cepat mendapatkan cucu agar rumah mama ramai kembali dengan suara tangis anak kecil, karena Kak Icha sekarang tinggal di luar kota makanya mama susah untuk bertemu dengan cucunya .


Semoga para pembaca suka dengan tulisan receh ini, maaf kalau kelamaan update karena sibuk sama urusan rumah yang gak kelar kelar.. hehehe


Jangan lupa kritik dan sarannya ya para pembaca semuanya...


makasih..


Salam Hangat


Ayra

__ADS_1


__ADS_2