
...sejak pertemuan makan malam antara Nayla dan keluarga Tio. Tio dan Nayla makan dekat. mereka sering bertukar pesan di ponsel mereka....
...Hari ini Tio berjanji akan datang ke kantor Nayla untuk mengajak makan siang bersama. Semoga saja semoga dekat dengan Tio bisa melupakan kenangan yang dikhianati oleh Arya. pagi ini seperti biasa Nayla berangkat ke kantor. Semenjak ber kirim pesan dengan Tio Nayla agak semangat dan ceria....
..." Assalamualaikum pa" kata Nayla menyapa papa nya saat mau serapan di rumah nya....
..." Waalaikumsalam anak papa.. " kata papa menjawab salam Nayla anak nya....
..." Pagi bik.. " kata Nayla pada bik Siti ibu nya Sima"...
...'pagi juga non.. " jawab bik Siti....
..." Mana Sima bik, koq tidak serapan?" Kata nayla ber tanya....
..." Sima sudah berangkat non pagi sekali karena dia ada pertemuan mahasiswa pertama masuk kuliah" kata bik Siti....
..." Owh rehan mana bik? " Kata Nayla lagi...
..." Rehan sedang siap siap non hari ini dia sekolah.." kata bik Siti...
..." Ayo bik kita serapan.. " Nayla mengajak bik Siti untuk serapan bersama....
..." Bik di dapur saja non masih ada yang bik kerjakan" tolak bik Siti....
..." Baik lah bik." kata Nayla....
..." Bagaimana nay dengan makan malam mu dengan keluarga Tio?" Kata papa nayla bertanya...
..." Alhamdulillah lancar pa mereka baik dengan Nayla" kata Nayla....
..." Bagus lah nay semoga kamu ber jodoh ya" kata papa....
..." Eh papa ni ada ada aja" kata Nayla....
..." Ya mana tahu kan nay.. jodoh kan bukan kita yang tentukan" kata papa...
..." Kami hanya berteman pa" kata Nayla....
..." Awal berteman nay ke depan nya kita tidak tahu." kata mama Nayla....
..." Mama juga nih ikut ikut papa" Kata Nayla...
..." Ayo lah serapan nanti kamu terlambat ke kantor" kata papa...
...Memang papa Nayla dan Nayla kalau datang ke kantor tidak pernah terlambat sebab sudah prinsip mereka walau pun mereka pemilik perusahaan mereka tetap datang tepat waktu....
...Dan Nayla siap serapan langsung pamit untuk pergi ke kantor....
...Tiba tiba saat mengendarai mobil nya ponsel Nayla berbunyi....
..." Ya assalamualaikum om." Kata Nayla pada orang di ujung ponsel nya....
..." Waalaikumsalam.nay.." kata orang itu....
..." Ada apa om ada yang penting..om? " Tanya Nayla pada nya...
..." Begini nay sidang pertama nya jangan lupa besok ya nay.." kata orang tu....
__ADS_1
...Ternyata yang menghubungi Nayla adalah pengacara Nayla yang sudah dia kenal....
..." Baik lah om apa semua lancar om?" Kata Nayla....
...' Alhamdulillah nay.. kita lihat saja dulu bagaimana Arta menolak untuk berpisah" kata pak Ardi....
..." Baik lah om jumpa di persidangan ya om" kata Nayla....
..." Iya nay" kata pak Ardi....
...Mobil Nayla tetap melaju di jalanan untuk sampai ke kantor nya....
...Nayla tidak berapa pusing memikirkan proses persidangan ini karena dia yakin oom nya akan berusaha untuk membantu nya...
...Parkir mobil di parkiran tempat dia bekerja dan melihat Arya dan Sely turun dari mobil Arya....
...Nayla menunggu mereka masuk duluan karena malas melihat mereka dan tidak ingin beradu pendapat dengan Arya masalah perceraian ini....
...Rupa nya saat di dalam kantor Arya menunggu Nayla masuk ke kantor nya....
..." Nay bisa bicara sebentar.." kata Arya...
..." Ya ada apa" kata Nayla....
..." Bisa kita ke cafe depan itu sebentar nay" kata Arya....
..." Disini saja mas ada apa emangnya" kata Nayla pada Arya....
..." Tidak enak disini nay di lihatin orang dan karyawan mu" elak Arya pada Nayla....
..." Sebentar saja sebab saya lagi banyak pekerjaan.." kata Nayla...
..." Ada apa?" kata Nayla pada Arya yang sedang duduk di bangku cafe itu....
..." Nay batal kan lah perceraian itu nay.. tidak usah kamu repot repot untuk menghadiri persidangan itu" kata Arya....
..." Mengapa emangnya"? Kata Nayla....
..." Mas tidak akan pernah menyetujui perceraian ini nay mas akan pertahan kan kamu" kata Arya....
..." Apa karena takut sama orang tua mu tahu tentang perceraian ini mas?" Kata Nayla....
..." Hmm itu termasuk nay dan juga mas akan mulai belajar menyukai kamu nay" kata Arya....
..." Hehe mulai belajar mas? Mas pikir kita sedang sekolah harus belajar?" Kata Nayla....
..." Mas minta maaf nay jika dulu menyakiti mu nay mas janji akan berubah" pujuk Arya pada Nayla.....
..." Sudah lah mas tidak usah di bahas lagi mas alasan apa pun tidak kan merubah keputusan aku mas di mata ini kasih terbayang apa yang kamu lakukan di rumah kontrakan itu mas melihat kamu saja saat ini aku merasa jijik mas.." kata Nayla menjelaskan ke Arya....
..." Mas khilaf nay, nay tahu sendiri Sely menggoda ku dan apa lagi di kekasih ku saat tinggal di Jakarta " kata Arya pada Nayla....
..." Khilaf kamu mas?? Seperti yang aku saksi kan itu bukan khilaf tapi kenikmatan" kata Nayla menyinggung Arya....
...Tanpa di sadari ada sepasang mata melihat ke arah mereka dia menghampiri Nayla dan Arya....
..." Arya" Kata nya....
__ADS_1
..." Eh tio" Kata Arya....
..." Sudah kembali kamu Arya dari desa?" Kata Tio...
..." Sudah Tio, sekarang aku tinggal di Jakarta" kata Arya....
..." Ayo duduk sini sudah lama ya kita tidak berjumpa" kata Arya lagi....
..." Iya Arya" kata Tio sambil menduduki bangku kafe itu....
..." Nayla kamu disini juga nay" kata Tio....
..." Iya Tio" Kata Nayla....
..." Aku rencana mau ke kantor sebentar lagi eh jumpa disini kamu nya" kata Tio....
..." Ada perlu apa tio? " Kata Nayla....
..." Ini nay mau menanyakan Masalah proyek kita" kata Tio....
..." Ya sudah ke kantor saja nanti.." kata Nayla....
..." Oh ya mas Arya jika tidak ada lagi mau di bahas saya mau ke kantor dulu" kata Nayla pamit pada Arya....
..." Eh iya nay" kata Arya....
..." Jangan lupa ya nay pikirkan kembali" ucap Arya saat Nayla berdiri dari bangku nya....
..." Tidak ada yang perlu di pikirkan lagi mas semua sudah keputusan ku" kata Nayla sambil berlalu....
...Memang Arya selain takut bapak nya tahu tentang perceraian ini dia juga takut terbongkar masalah yang terjadi di kontrakan dulu. otomatis bapak nya akan menyuruh nya pulang ke desa. atau pun mencoret nama nya dari daftar warisan ayah nya. memang tidak banyak harta ayah nya cuma tanah tanah di desa jika di jual ke perkebunan pasti harga nya mahal sekali itu yang di pikiran Arya....
..." Kamu kenal dengan Nayla Tio?" Tanya Arya pada teman nya....
..." Kenal Ar aku kan bekerja sama di perusahaan nya" kata Tio pada Arya....
..." Aku juga bekerja di perusahaan Nayla Tio " kata Arya....
..." Benarkah Ar syukurlah kamu langsung dapat pekerjaan saat tinggal di Jakarta sudah sekarang Ar jika mencari kerja di Jakarta ini jika kita tidak mempunyai ke ahli an "Kata Tio menjelaskan ke Arya....
..." Kamu bagaimana sekarang Tio?" Kata Arya....
..." Aku saat ini menjalankan perusahaan papa ku dan sudah di berikan kepada ku meski pun papa masih memantau kerja ku" Kata Tio....
..." Enak lah ya Tio makin sukses saja kamu" kaya Arya....
..." Kapan kapan kita ngumpul yok sudah lama kita tidak kumpul bareng " kata Tio....
..." Baik lah Tio kamu tentukan saja hari apa dan jam berapa pasti aku akan datang.." kata arya....
..." Bawa pasangan saja Arya ." Kata Tio....
..." Pasti itu Tio.." kata Arya....
...Mereka pun pergi dari cafe itu menuju perusahaan Nayla Tio ingin menjumpai Nayla karena ingin membahas proyek nya dan Arya kembali ke meja kerja nya....
..." Assalamualaikum nay " kata Tio karena Tio sudah sering ke kantor jadi sekretaris Nayla tidak perlu merasa sungkan pada sekretaris Nayla....
__ADS_1
..." Waalaikumsalam Tio" kata Nayla dari dalam kantor nya....
..." Duduk lah Tio tunggu sebentar ya " kata nayla pada sekretaris...