
...Mama menghubungi Nayla untuk datang ke tempat dia berada sekarang. Karena segerombolan preman datang meminta uang keaman dengan mama Nayla. mama Nayla takut jika berurusan dengan preman dan juga perkelahian. melihat Nayla terakhir kali berantem membuat mama pingsan....
...Papa sengaja memasukan Nayla ke seni bela diri. Selain bisa melindungi diri sendiri juga bisa melindungi orang yang di sayangi nya....
...Mama meng share lokasi nya ke Nayla. Nayla langsung berangkat ke tempat mama nya . Nayla tahu betapa takut nya mama nya saat ini.. mama sangat takut dengan preman dan juga mama gampang kaget....
..." Mana ni anak nya yang mau antar uang ha?" Kata preman itu ....
..." Sabar ya pak bentar lagi dia sampai koq." kata mama Nayla.....
..." Aduhh jeng siapa yang mau kesini?" Kata buk Ratna ....
..." Nayla anak ku satu satu nya" kata mama Nayla...
..." Aduh jeng ngapain suruh anak perempuan kemari abis nanti di gangguin mereka , kata ibu Ratna....
..." Siapa lagi dong mau saya hubungi? Jika bukan Nayla" kata mama Nayla....
..." Ya bisa saja menghubungi papa nya atau polisi" kata buk Ratna....
..." Waah kalau papa Nayla ikut berabe nanti nya jeng belum apa apa sudah masuk rumah sakit karena jantung an" kata mama Nayla....
..." Ah lama kali nya pun datang nya?" Kata preman itu....
..." Iya dia sudah di jalan" kata mama Nayla....
...Nayla sampai ke tempat yang mama nya berada ,...
..." Ha itu anak saya" kata mama Nayla menunjukkan Nayla sudah sampai....
..." Waah cantik sekali anak nyonya ini" kata preman itu....
..." Halo neng siapa nama nya?" Kata preman yang lain ....
..." Nama saya Nayla bang" kata Nayla....
..." Oh adik Nayla sangat indah nama nya" kata preman itu...
..." Terima kasih bang" kata Nayla...
..." Jadi mana uang nya?" Kata preman yang badan besar tinggi bak kingkong....
..." Uang apa ya pak?" Kata Nayla....
..." Aduh jeng tidak kamu bilang tadi bawa uang nya" kata buk Ratna....
..." Sudah jeng biarkan saja lah dia bicara ayo kita menjauh dulu" ajak mama Nayla pada buk Ratna....
..." Koq kami tinggal sendiri anak mu jeng?" Kata buk Ratna yang cemas Nayla tinggal sendiri padahal di perempuan....
..." Kita lihat dari sini saja jangan dekat dekat Nayla" kata mama Nayla....
...Sebenar nya mama Nayla tidak ingin melihat nayka berantem lagi. Tapi karena kondisi dan situasi saat ini tidak memungkinkan ter paksa mama Nayla menghubungi Nayla.....
..." Apa maksud mu ha? Kan sudah saya bilang. Kami mau uang keamanan mengapa Tidak di beri! Kata preman yang berbadan besar itu . Mukin itu bos nya karena dia yang seorang bicara dari tadi ....
..." Berapa keamanan yang bisa kamu jaga jika saya beri kamu uang?" Kata Nayla....
..." Pasti aman di gedung ini jika saya yang menjaga nya ." Dengan gaya sombong preman itu bicara...
__ADS_1
..." Oh jika nanti tidak aman bagaimana? " Tanya Nayla....
..."Tidak mukin Tidak aman.. saya yang terkuat di daerah ini" bangga nya...
..." Begini saja jika kamu dapat menang melawan saya kamu akan saya beri 10 juta uang saat ini juga" kata nayla...
..." Hehehahahha lawak juga nih perempuan.. " kata ketua preman tu....
..." Jadi kalian tidak mau?" Kata Nayla...
..." Jangan macam macam kamu.. anak buah saya saja bisa menjatuhkan kamu.." ancam ketua preman itu....
..." Ayo coba disini.." kata Nayla sambil menunjuk kan jari nya di depan nya.....
..." Oke kalau dia berhasil kamu Jangan bohong memberi kami uang 10 juta. Kalau bisa setiap hari 10 juta hahahaha" ketawa preman itu.....
...' oke jika bisa dia pasti akan saya tepati.." kata Nayla.....
..." Hei Azis ,, sini kamu.. cepat serang perempuan itu..! Kata ketua preman itu ....
..." Serang bagaimana bos? Dia wanita.. mana mukin saya pukul wanita.." kata si Azis....
..." Ya kamu serang lah azis.. tak mukin kamu bawa tidur.." kata ketua preman itu.....
..." Hahaha " semua teman preman itu kewata mengdengar kan perkataan ketua mereka.....
..." Ayo cepat kesini.. saya lagi banyak kerja ni.." kata Nayla.....
...Azis menyerang Nayla dan Nayla mengelak.. tiba tiba Nayla menendang perut Azis.. Azis Ter pelantig ke belakang. Ahh" Azis mengeluh ke sakitan....
...Lalu Azis kembali berdiri dan menyerang Nayla kembali.. Azis ingin memukul wajah Nayla.. tapi Nayla menepis tangan Azis.. dan memutar tangan Azis dan menendang Azis dengan kuat se hingga gigi depan Azis lepas karena terjatuh ke lantai.....
...Ketua preman yang tadi bangga tidak menyangka Nayla bisa ber tarung.....
..." Hmm bagaimana pak?" Kata Nayla.....
..." Sudah bisa kah bapak pergi dari sini dan jangan kembali lagi?" Kata Nayla.....
..." Oh tidak bisa.. itu hanya pemanasan.. biar saya yang melawan kamu..," kata ketua preman itu....
..." Boleh.." kata Nayla.....
...Tiba tiba Nayla diserang oleh ketua preman itu tanpa aba aba. Bukan Nayla nama nya jika tidak tahu serangan mendadak itu....
...Nayla berkelit ke belakang dan mundur beberapa langkah. Lalu Nayla menangkis serangan preman itu....
...Dengam tubuh besar ketua preman itu sebenarnya tidak imbang dengan Nayla....
...Ketua preman sangat percaya diri menjatuhkan Nayla hanya dengan satu kali tendangan.....
...Dengan kelihaian Nayla berkelahi ketua preman itu jatuh ber kali kali. Habis wajah ketua preman babak belur buat Nayla....
...Jika di turut kan waktu Nayla jaman dulu waktu Nayla masih berdarah panas dan tidak bisa mengontrol emosi mukin saat ini ketua preman akan terkapar. Nayla Ter kenal sadis nya jika sudah berantem.. tidak ada kata ampun saat itu.....
...Berbeda sekarang, Nayla lebih bisa menahan emosi nya dan lebih dewasa dalam menyikapi masalah....
...Ketua preman ber lutut dia tidak menyangka seorang wanita bisa mengalahkan dia. Ketua preman itu merasa kan kekuatan Nayla Belum sepenuhnya di keluar kan oleh Nayla.. jika sepenuhnya Nayla mengeluarkan ke ahlian nya mukin dia akan mati saat ini juga ....
..." Maaf kan saya.." kata ketua preman itu ....
__ADS_1
..." Apaaa?" Kata Nayla tidak mendengar perkataan ketua itu ....
..." Saya minta maaf nona dan saya tidak akan mengganggumu dan juga gedung ini ." Kata ketua preman....
..." Oh, oke lah.. panggil saja saya Nayla.. bukan nona.." kata Nayla pada preman itu.....
..." Baik non Nayla.. " kata ketua preman itu....
..." Perkenalkan nama saya Baron.. saya tidak menyangka kekuatan mu sangat kuat dan saya mohon jadi kan lah saya anak buah mu" pinta preman itu sambil berlutut....
...Melihat ketua nya berlutut pada Nayla para preman tadi juga ikut berlutut dan juga meminta menjadikan mereka anak buah Nayla.....
..." Hehe jangan seperti itu pak Baron , tidak enak saya" kata Nayla.....
..." Boleh lah non Nayla kami menjadi anak buah mu.. kami janji apa pun yang kamu pinta akan kami jalani.." kata pak Baron.....
..." Aduh bagaimana ini.. " kata Nayla.....
..." Saya dari dulu sudah berjanji pada diri saya , jika saya menemukan seseorang yang lebih dari saya dan mengalahkan saya.. saya akan menjadi anak buah nya dan akan setia pada nya non Nayla." Terang pak Baron....
..." Hmm kalau ikut dengan saya,,? Kalian semua tidak menjadi preman lagi .. apa kalian sanggup?" Kata Nayla.....
..." Sanggup non.." kata mereka serentak....
..." Dan juga kalian tidak bisa bebas dan semena mena dengan orang lagi" kata Nayla....
..." Iya kami berjanji non." Kata mereka....
..." Baik lah rapikan lah pakaian kalian semua.. guna kan kemeja atau baju yang rapi dan besok datang ke kantor saya" kata Nayla sambil memberikan kartu nama nya ke pak Baron.....
..." Baik non.." kata mereka.....
..." Ya sudah.. Kalian boleh pergi.." kata Nayla.....
..." Baik non" mereka sambil menunduk kan kepala nya ....
...Lalu Nayla memanggil mama nya dan ibu Ratna di ruangan gedung yang akan di beli oleh mama nya.....
..." Ma, ayok kita pulang.. apakah sudah selesai urusan mama dengan ibu Ratna?" Kata Nayla....
..." Sudah siap nay.. mana mereka? Kata mama nayla.....
..." Oh mereka sudah nay suruh pulang ma.." kata Nayla ....
..." Berapa kamu bayar mereka?" Kata mama Rizal dan ibu Ratna...
..." Tidak ada nay bayar.. mereka pergi aja" kata Nayla.....
..." Mama Nayla tidak percaya yang di omongan Nayla karena tadi preman itu tidak mau pergi." Gumam mama Nayla.....
..." Ayo ma, udah selesai kan urusan nya?" Kata Nayla.....
..." Sudah nay.. sudah mama bayar dan ini sertifikat pemilik nya" tunjuk mama ke Nayla ....
..." Oh ya sudah.. ayo kita pulang ma." Ajak Nayla.....
..." Ayo lah.. jeng Ratna kami pulang dulu ya" kata mama Nayla pada Bu Ratna....
..." Iya jeng.." kata buk Ratna.....
__ADS_1