Mantan Istriku, Bos Ku

Mantan Istriku, Bos Ku
mobil lagi


__ADS_3

Setelah di hubungi oleh Tio sore itu Sely sangat senang. Betapa senang nya Sely sampai Sampai saat di suruh oleh Arya saja Sely tidak ingin..


Sely masih melamun dalam pikiran nya Tio sudah mulai luluh hati nya. Sekarang tinggal Sely saja yang harus mulai mengatur bagaimana Tio bisa jatuh ke pelukan nya.


" Sely tolong buatin mas kopi" kata Arya pada Sely


'" hiss mas buat sendiri lah" kata Sely.


" Koq kamu seperti itu Sely" kata Arya pada Sely. Sely saat ini hati nya berbunga bunga.


" Lagi malas mas" kata Sely


" Ya ampun Sely istri macam mana kamu ini suami minta buat kopi kamu tidak mau" kata Arya.


" Ya lagi malas mau di apain mas?" Kata Sely yang masih duduk di sofa ringan tamu nya.


" kamu sudah berubah sely" kata Arya pada Sely..


" Berubah bagaimana mas?" Kata Sely pura pura tidak tahu.  Sely memang sengaja membuat Arya jengkel karena Arya membiarkan mobil itu di tarik oleh bapak nya.


" Iya sejak ke pulang an keluarga ku kamu sudah berubah sely.." kata Arya.


" Oh mas pikir aja sendiri mengapa aku berubah" kata Sely sambil masuk ke kamar nya.


Arya hanya menggeleng dengan sikap Sely. Arya mengerti mengapa Sely seperti itu.. jadi Arya tidak bisa menyalahkan ke Sely semua nya. dia merasa bersalah juga karena mobil yang biasa di gunakan oleh mereka tiba tiba di tarik oleh bapak nya.. ingin sekali Arya menghubungi bapak nya untuk mengembalikan mobil itu.. tapi Arya takut bapak nya marah..


Tetapi untuk Sely Arya tetap mencoba menghubungi bapak nya.


Tuuut tuuut tuuut


" Assalamualaikum pak" kata Arya di ponsel nya.


" Hmm waalaikumsalam" kata bapak, kedengarannya bapak agak malas berbicara dengan Arya .


" Pak.. maaf kan Arya ya pak" kata maaf pertama kali di ucapkan oleh Arya pada bapak nya.


" Maaf mengapa Arya?" Kata bapak


" Iya karena Arya mengecewakan bapak" kata Arya..


" Tahu kamu mengecewakan bapak?" Kata bapak.


" Iya pak.." kata Arya..

__ADS_1


" Jika kamu tahu mengecewakan bapak mengapa kamu lakukan ha?" Kata bapak.


" Arya awal nya menyintai Sely pak.. bukan Nayla.. " kata Arya..


" Kalau kamu menyukai Sely mengapa Nayla kamu permainkan? Apa kamu tidak berfikir bagaimana perasan Nayla ha Arya?" Kata bapak marah.


" Tapi pak?" Kata Arya .


" Seharus nya kamu yang sudah dewasa memikirkan semua nya Arya.. kamu memiliki adik perempuan apa tidak terfikir jika itu terjadi pada adik mu" kata bapak pada Arya..


Bapak sangat marah sekali dengan Arya. Bisa bisa nya Arya membuat Nayla seperti itu..


" Maaf kan Arya pak.. Arya janji akan lebih baik pak.. Arya janji akan membuat Nayla kembali menjadi menantu bapak" kata Arya


" Jangan kamu sakiti Nayla lagi Arya.. sudah cukup kamu permainkan dia.. bapak benar benar kecewa sama kamu" kata bapak.


" Iya pak maaf kan Arya.. pak.. sangat sudah Arya pergi bekerja pak.. bisa bapak mengembalikan mobil nya pak?" Tanya Arya pada bapak nya.


" Bapak Tidak akan mengembalikan mobil itu Arya.. " kata bapak.


" Koq bapak tega dengan Arya pak.. " kata Arya..


" Pulang lah kamu ke desa berhenti bekerja di Jakarta dan bekerja kembali di desa.. kamu gunakan lah mobil ini di desa kita." Kata bapak memberi syarat ke Arya.


" Itu terserah kamu Arya.. jika kamu memilih hidup di Jakarta ya jalani dan terima apa ada nya.." kata bapak


Bapak memang memiliki prinsip kalau iya kata nya iya kalau tidak ya tidak.. tidak bisa mengubah apa yang bapak ingin kan.


Meski pun itu Arya anak laki laki nya seorang..


" Pak pikirkan kembali lah pak untuk membantu Arya disini.. Arya lebih bahagia pak jika hidup di Jakarta pak.. " pujuk Arya pada bapak nya..


" Maaf Arya keputusan bapak sudah bulat.. itu semua terserah kamu.. bapak tidak melarang kamu bekerja di Jakarta tapi yang nama nya bapak memberikan mobil itu kembali kepada mu itu tidak mukin terjadi.." kata bapak.


" Ya ampun pak.. kalau harus menunggu Arya mengumpulkan uang gaji Arya berapa lama Arya harus mengumpulkan nya pak,? Kata Arya lagi.


" Itu terserah kamu Arya.. ya sudah Soak mau pergi.. assalamualaikum.." kata bapak..


" Waalaikumsalam pak" kata arya


Telpon pun berakhir tanpa ada hasil.. Arya gagak membujuk bapak nya untuk mengembalikan mobil itu. Arya sangat ingin bekerja di Jakarta apa lagi Sely ada di Jakarta. Tujuan Arya menikah dengan Nayla karena ingin mendapatkan izin oleh bapak nya untuk tinggal di Jakarta jika sudah menikah. Tapi sekarang apa? Bekerja di Jakarta jika tidak ada kendaraan pribadi ya  naik angkutan umum.


Jika gensi terlalu besar maka yang nama nya angkutan umum akan membuat nya malu.. tapi bagi yang sudah terbiasa itu tidak masalah. Arya tidak Maslah jika berangkat menggunakan angkutan Uman.. tetapi Sely tidak mau menggunakan angkutan umum..

__ADS_1


Arya ingin Sely kembali seperti biasa , tapi sekarang Sely telah berubah.


Jika di pikir kan oleh Arya Sely berbeda dengan Nayla.. meski pun Nayla memiliki mobil mahal di rumah nya tapi saat bersama Arya Nayla tetap mau menggunakan angkutan umum.. tidak ada kata malu dalam kamus Nayla .


Tapi sely sangat membutuhkan mobil dalam keadaan saat ini tidak memiliki uang..


Sudah mulai tumbuh rasa suka Arya pada Nayla.. tapi semua itu terlambat Arya telah mengecewakan Nayla.


Siapa yang tidak sakit hati jika pernikahan yang baru satu bulan malah di khianati


Masih pas sayang sayang nya Nayla di tinggal kan.


" Huft pusing mikir kan Sely.. ngapa sih Sely tidak mau Nerima apa ada nya diri ku?" Gumam Arya.


Saat ini Arya masih duduk di ruangan tamu rumah nya .rasa suntuk di pikiran Arya saat ini .


Arya ingin keluar pergi minum kopi di dekat cafe depan jalan besar yang dekat rumah nya.. dirumah sama sekali tidak ada yang bisa di harap kan untuk membuatkan nya kopi.


Saat sedang duduk di cafe itu.. Arya melihat Tio lewat dengan mobil nya, ternyata Tio melihat Arya lagi duduk sendiri. Tio mampir di cafe itu dan menakutkan mobil nya di depan cafe tersebut.


" Assalamualaikum Arya..  tumben sendirian.. mana istri?" Kata Tio.


" Hmm iya Tio sendirian aja.. Sely lagi di rumah" kata Arya pada Tio.


" Seperti nya lagi banyak pikiran nih Arya" kata Tio melihat raut wajah Arya yang murung.


" Iya Tio lagi banyak pikiran saat ini . Ayo pesan minuman mu Tio" kata Arya pada Tio


" Oh iya.. mas"! Kata Tio memanggil pelayan di depan nya


" Iya pak.. mau pesan apa?" Kata pelayan cafe itu.


" Saya mau mocca saja mas" kata Tio


" Makanan nya apa pak?" Kata pelayan cafe itu..


" Hmmm kamu tidak pesan makanan Arya? Ayo pesan biar saya yang bayarin.." kata Tio pada Arya..


" Saya nasi goreng aja.." kata Arya.


" Nasi goreng satu mas dengan mie goreng nya" kata Tio pada pelayan itu.


" Baik pak.. mohon di tunggu ya pak.. kata pelayan itu dengan ramah.

__ADS_1


" Oke.. " kata Tio..


__ADS_2