
" Lia kamu itu istri Aku udah jadi tanggung jawab Aku buat jagain kamu,ngelindungin kamu lagi Pula Aku percaya kok Kalo kamu ngelakuin itu ,pasti Ada alasan Yang kuat!" kataku dengan lembut sambil tangan kananku menyentuh pipinya Yang mau menangis,
"hah,kalian suami istri?!" kaget ravel Yang ternyata Ada dikelas bersama kami,
"ngga tadi itu glen lagi ngegombal doang!" kata aulia cemas,
"udah, dia udah tau !" kataku Dan menceritakan kronologisnya ke ravel Dan memintanya untuk diam,
"ohh,jadi gitu kalian sembunyiin pernikahan kalian Karena takut Di keluarin Dari sekolah!" kata ravel,
"ya! ,gua Mohon Sama Lu jangan bongkar rahasia ini ya plis!" kata aulia memohon,
"tenang Aja Ka,tu Aman!" kata ravel Dan melangkah pergi ke kantin,
"Huh, glen 1orang udah tau semuanya!" kata aulia merengek,
"udah gapapa!" kataku dengan santai,
"oh ya ,nanti kamu pulang sendiri ya Aku nanti Ada rapat dikantor and Lia Aku Jum'at mau keturki Ada urusan kerjaan" kataku dengan lembut,
"oh okay!" jawabnya dengan santai, Dalam benaku untung saja,
"okay!",
---------------------------------------------------------------
rapat Di Malik group,
"jadi saya Yang Akan Turun tangan sendiri ke turki tolong siapkan proposal Dan kirim email ke Kakak ipar saya Faisal !" kataku ke sekertaris baruku ya sejak kejadian kemarin Aku langsung memecat sekertarisku itu,
__ADS_1
"okay Pak ticket,hotel, transport semua sudah saya kendalikan Pak " kata Faisal,
" sal, mungkin saya Akan menginap ditempat paman Bram saja jadi cancel saja hotel itu!" kataku ke Faisal,
"okay Pak, saya Akan menghubungi tuan Bram!" sahutnya,
"okay kalau begitu sampaikan ke mereka rapat selesai dankatakan ke mereka kalau saya Yang Akan memeriksa proyek itu sendiri!" kataku Dan mengemas tasku,
"Pak Ada tuan abimayu Alexander diluar" kata Faisal,
"okay suruh dia masuk" kataku,
"hai!" sapa Abi,sambil mengeluarkan rokok Dari kantongnya
"ya Ada apa, eits jangan disini APA Kau mau alarm kebakaran berbunyi oleh asap rokokmu itu!" kataku dengan agak jengkel,
"tidak bisa Aku mau pulang Dan makan!" kataku,
"ayolah nanti Kita bisa pesan makanan!",
"okay" kataku menyerah, Kami menaiki lift untuk ke koridor
-------------------------------------------------------------
sampainya dikoridor,
"APA kamu tau Ka, Indonesia sudah memasuki musim hujan jadi pasti sebentar lagi hujan" katanya dengan tersenyum,
"hah ,kalau begitu Ayo kembali ke ruanganku saja bi!" kataku agak panik,
__ADS_1
"no, biar saja hujan, hujan bukanlah sebuah petaka jadi untuk APA Kita menjauhinya" katanya dengan sok bijak,
"wih,lu dapet quote itu Dari UG ya" kataku sambil tertawa,
"bangke Lu, eh udah mendung Kita itung Yook!"
"one" sebutnya Dan akupun ikut menjawab,
"two"
"three" and keajaiban hujan turun, kamipun tertawa Dan menikmati hujan ini seperti masa kecil Kami dulu namun bedanya tidak Ada Raina,
"wow Ka Kita harus sering seperti ini ya, and nanti Kita ajak raina!" kata Abi Yang membuatku agak sedih mengingat kejadian Yang membuat Aku Dan Raina menjadi canggung,
"okay bi!",
Kami menikmati hujan itu Dan melupakan Segala masalah Yang menimpa Kami,
.................................................
Kami kembali ke ruanganku,
"Ka, kamu Ada baju cadangan GA?!" Tanya Abi Yang telah basah kuyub,
"ngga, bentar Aku hubungi Faisal suruh bawain baju ganti buat Kita!" kataku.
-----------------------------------------------------------------
guys tolong dukung novel ini dengan Cara like follow and share
__ADS_1