Marriage at High School

Marriage at High School
Episode 2


__ADS_3

'Glen' sapa Ravel tos dengan Glen.


'eh, gua tadi liat lu nurunin Ratu cabe dipinggir jalan depanya Mie ayam mang amish' ucap Ravel merangkul Glen,mereka berjalan menuju Kelas.


'Hem,tadi Mobilnya mogok jadi sebagai ketua kelas yang baik gua nawarin buat kesekolah bareng' ucap Glen dingin.


'oh,tapi bukanya kalian musuhan ya?, sejak kapan kalian jadi berteman kayak gini?' tanya Ravel Curiga.


'ah, bawel banget sih lu' ucap Glen masuk kekelasnya dan langsung duduk,mengerjaksn Pr.


'lu belum ngerjain PR?' tanya Bima penasaran.


'ya, kemarin banyak banget kerjaan,jadi gua gak sempet' ucap Glen santai.


'oh gua lupa, elukan' ucap Bima menyikut lengan Ravel memberi isyarat.


'Mr.Glen Raka Malik CEO Malik Group, Bisnisman termuda di Indonesia' ucap Bima dan Ravel kompak, Glen hanya tertawa kecil melihat kelakuan teman-temanya yang dibawah IQ.

__ADS_1


Sepulang sekolah Glen pergi kerumah Aulia untuk membantu Aulia Packing barang-barangnya karena akan pindah keApartmen Glen, namun sebelum kerumah Aulia Glen mengganti Pakaianya dengan setelan Jas Blazer berwarna coklat tua dan jam tangan silver formalnya.


'Glen!' teriak Aulia yang mampu membuat Glen kehilangan pendengaranya.


'apaan sih?!' ucap Glen kesal karena ini sudah berpuluh kalinya Aulia teriak-teriak tidak jelas.


'Tas-tas gua mana?' tanya Aulia mengobrak- abrik lemari tasnya.


'kan udah dipacking tadi Aulia Bamsta!' ucap Glen kesal.


Aulia yang mendengar itu hanya tersenyum geli karena ia terkena Demensia(pikun).Glen yang sedang sibuk memakan Puddingnya terganggu karena Telepon yang tidak berhenti dari tadi,padahal dia sudah memberi tahu Sekretarisnya untuk tidak mengganggunya hari ini(lebih tepatnya Papa Glen yang memberi tahu Sekretaris Glen).


'maaf Mr.Glen,mengganggu waktu anda, jadi ada sedikit masalah dikantor'ucap Sena Sekretarisnya.


'okay,aku akan segera kekantor' ucap Glen malas dan meletakan puding yang hampir habis ke meja.


'lu mau kemana?' tanya Aulia berdiri disamping Glen tiba-tiba,membuat Glen sedikit terkejut namun, ia tetap memberi Ekspresi Cool.

__ADS_1


'kantor, nanti lu gua kasih alamat apartemen gua,lu tinggal kesana,gua mau kekantor dulu' ucap Glen seraya berdiri dan mengambil kembali puddingnya untuk ia habiskan hanya dalam satu suapan.


'oh,kalo gitu gua ikut' ucap Aulia pergi kekamarnya untuk mengambil Tasnya.


'eh?' gumam Glen,melihat Aulia langsung berlari kekamarnya.


'ayo' ucap Aulia dengan semangat.


'ngapain ikut sih?' tanya Glen dengan penekanan disetiap kata.


'ya gapapa,gua cuman pengen liat Kantor Ketua kelas yang super sibuk' ucap Aulia masih bersemangat.


'huh, yaudah' ucap Glen menghela nafas panjang dan berjalan keluar rumah Aulia dan masuk kemobilnya dengan cepat.


Dimobil mereka tidak mengobrol sama sekali mereka hanya fokus dengan ponsel mereka masing-masing atau Glen yang fokus menyetir tanpa melirik Aulia sama sekali.


'Mr.Glen maaf karena telah membohongi anda,saya diberi perintah oleh Nona Reina' ucap Sena menundukan kepalanya, namun berbeda dengan Glen yang malahan Senyum mengembang dibibirnya, yang jarang sekali tersenyum bahkan sampai Auliapun cemburu dengan sosok Reina yang bisa membuat Glen tersenyum dengan sempurna.

__ADS_1


'dia manis juga saat tersenyum, ups!' batin Aulia menatap Glen heran.


'hah, Reina?' tanya Glen memastikan dengan Senyum yang masih saja mengembang diBibir Pinknya itu.


__ADS_2