Marriage at High School

Marriage at High School
Episode 26


__ADS_3

Masih di Kamar hotel.


Aulia menutup matanya sambil bibirnya di maju-majukan, karena tidak sanggup melihat ekspresinya aku kelepasah ketawa,


"wkwkwk" tawaku ngakak, aulia tersadar,


"kamu kenapa lia?!, berharap aku cium ya" kataku ngakak, aulia cemberut,


"apan gak ya" kata aulia kesal,


"uuuu" kataku sambil mencium pipinya,


"dih, dicium juga" kata aulia,


"kan pipi" kataku,


"sama aja, udah minggir tidur di sofa sana" kata aulia mendorongku,


"apaan, kitakan kesini mau honeymoon" kataku, aku kembali tidur disebelahnya,


"apasih, gitu aja marah, mau ya" kataku, sambil memeluknya dari belakang,


"gak ya, udah lepasin, lagian kamu yang ngajakin" kata aulia,


"yaya, mau dibuang diluar atau didalem" bisiku ditelinganya,


"gak" kata aulia,


"yah ngambek kan, cuman bercanda bi" kataku ke aulia,


"gak lucu" kata aulia,


"dih, aku gak ngelucu" kataku,


"ihhh, tinggal iyain aja kenapa sih, udah pergi sana" kata aulia,


"ga, udah diem, papah minta cucu, kamu mau ngasih ga" kataku,


"ga" kata aulia,

__ADS_1


"tapi aku mau" kataku, aku meraba perutnya,


"kamu tau ga, nanti bakal ada bayi kita tinggal disini 9 bulan" kataku, aku meneruskan *** payudaranya,


"ahh" desah aulia, aku melanjutkan sambil mencium lehernya sampai bibirnya,


"permisi pak glen, ding dong" suara dari luar pintu,


"oh sial, liat aja yang dateng bakal aku pecat" kataku, aku berhenti dan menelepon Faisal,


" sal, siapapun yang ada diluar pintu kamarku, suruh jangan datang kekantor lagi, besok suruh ambil pesangonnya, sekarang suruh dia pergi" kataku ke faisal, aku langsung menutup telepon,


"apasih ka, lebay amat" kata aulia,


"coba bilang aku lebay sekali-lagi" kataku ke aulia,


"glen raka malik, lebay" kata aulia keras,


"pegang nih" kataku sambil menyentuhkan tangan aulia ke mr.P ku,


"ihhhh" teriak aulia,


"bip bip" suara telepon, aku langsung mengangkatnya


"halo ada apa sal" kataku, sambil berdiri dan menuju ke ruang tamu,


"pak, pak Zaky memanfaatkan kepergian bapak, dan sekarang mengadakan rapat untuk kerjasama dengan patner kita pak, katanya dia akan memberikan 3x lipat dari yang kita berikan pak" kata faisal,


"apa?!" kataku kaget,


"sal, kamu hubungi mereka dan jangan biarkan paman mempengaruhi mereka" kataku,


"okay pak" kata faisal,


"kamu hubungi saya setiap 1jam untuk perkembanganya, masalah ini harus selesai malam ini juga, saya tidak mau tau!" kataku mematikan telepon,


"ada apa glen?!" kata Aulia yang membuatku kaget,


"ga, ada masalah sedikit dikantor" kataku,

__ADS_1


"kamu ngapain disini, nyusul aku?!, yang tadi kurang ya, kamu mau ngerasain xxx" kataku menggoda, aku menariknya ke pangkuanku,


"gak ya" sahut aulia,


"terserah, karena kamu udah godain aku, kamu harus tanggung jawab" kataku sambil menggendongnya ke ranjang,


"apasih, siapa yang godain" teriak aulia, aku menaruhnya diranjang dan mulai melucuti pakaianya, kami melakukan hubungan suami- istri,


------------------------------


Paginya.


"pagi istriku" kataku ke aulia, yang tengah berada dalam pelukanku,


"tai, aduh badanku" kata aulia,


"alah, kemarin kamu nikmatin kan" kataku ke aulia dengan tatapan penuh nafsu,


"gak ya" kata aulia,


"apa kamu belum dipuasin adikku" kataku menggoda,


"...",


"kamu mau ronde ke dua" kataku ke aulia,


"gaga" kata aulia,


"hahaha" tawaku,


"udah, kamu mandi sana, katanya mau anterin aku nonton BTS" kata aulia sambil mendorongku,


"ga Black Pink aja?!" kataku,


"gak" kata aulia, aulia berdiri dan menutupi tubuhnya dengan selimut,


"apasih yang mau ditutupin, aku udah liat semuanya kali', bahkan udah nyoba" kataku ke aulia,


"glen genit" teriak aulia dan lari kekamar mandi.

__ADS_1


__ADS_2