
diRuang Tamu.
"ini minumnya" kata Dewi memberikan Teh ke Raka dan duduk,
"Ya, makasih Tante" kata Raka meminumnya,
"kamu satu kampuskan sama Salma?!" tanya Dewi,
"ya tante, kita dulu juga satu SMA" kata Raka,
"Ya, eh Salma kok belum turun juga ya?!" kata Dewi,
"eeee, biar saya Cek tante" kata Raka berdiri,
"Ya, makasih ya Raka" kata Dewi, Raka mengangguk dan pergi kekamar Salma,
dikamar Salma,
"Sal?!" panggil Raka, Salma membuka pintu,
"apa?!" tanya Salma,
"lo kok gak turun² sih, gue nungguin lo sejam" kata Raka sedikit marah,
__ADS_1
"ya terserah gue lah, siapa juga yang nyuruh lo nungguin gue" kata Salma,
"aaaaeeee, kan kita ada Fitting baju Tunangan Salma Wijaya!" kata Raka menahan emosi,
"tapi gue gak mau, lo ngapain juga sih mau dijodoh²in, Ooo gue tau saking lo gak laku kan?!, tapi lo kan Playboy dikampus..." kata Salma bingung,
"karena gue..... udahlah itu ngga penting, sekarang lo mending ikut gue" kata Raka menarik tangan Salma,
"aaa, sakit tau lepas!, gue bisa jalan sendiri" teriak Salma kesakitan,
"okay" jawap Raka, mereka menuju mobil Raka,
"masuk" kata Raka membukakan pintu Salma,
"dih ogah" jawab Salma, Raka langsung menggendongnnya ke mobil,
"dih" jawab Salma, mereka menuju Cafe,
--------------------------------
diCafe.
"lo pesen apa?!" tanya Raka,
__ADS_1
"gak" kata Salma,
"udahlah, lo kan belum sarapan" kata Raka membujuk Salma,
"nggak" kata Salma,
"mb nasi gorengnya dua , coffelatte 1 dan teh" kata Raka, mereka kemudian mencari tempat duduk,
"okay to the point aja ya, kita nikah" kata Raka membuat Salma kaget,
"lo jangan gila, kita aja jarang ngomong malahan gak pernah" kata Salma,
"Ya nikah tapi cuman 1 tahun and dalam 1tahun itu kita nikah tapi kita gak ada kontak fisik and gak campurin urusan masing², kita nikah cuman diatas kertas, terus 1tahun lagi kita cerai" kata Raka,
"bentar, jadi kita nikah bo'ongan?!" tanya Salma,
"Yes, bisa dibilang gitu" kata Raka,
"tapi apa yang membuat gue bisa percaya sama lo ,kalo lo gak bakal baper and campurin urusan gue?!" tanya Salma,
"ya tergantung lo, kalo lo gak baper gue juga gak baper, pokoknya kalo sampe dari kita ada yang baper dia harus nyatain perasaanya" kata Raka, dibatin Raka 'lagian pasti gue yang baper jadi gapapa bo'ongin Salma sekali²',
"hah?!" Salma bingung,
__ADS_1
"Ya, jadi gini dia harus nyatain perasaanya and meskipun ditolak ya harus terima" kata Raka,
"okay gue setuju" kata Salma.