Masa LaluKu PunyaKa

Masa LaluKu PunyaKa
Tak Terduga


__ADS_3

"assalamualaikum ma ayah?.."


"wa'alaikumsalam sayang"


Ara diam termenung ada rasa takut di dalam dirinya,apakah dia di terima atau tidak di keluarga saga suaminya


"sayang ayo sini kamu kenapa sih bengong terus"


" gak papak ku mas".


saga mencium kedua tangan orang tuanya,begitu juga dengan Ara,Ara tegang banyak sekali tanda tanya di dalam pikirannya


apakah dia dapat di terima atau malah sebaliknya


" nak ini istri mu yang kamu ceritakan itu" mama saga melihat Ara dari atas sampai kebawah seperti sedang mengintrogasi aja


"mah kamu apa-apaan sih itu lihat menantu kita jadi takutkan". ayah saga melihat ketakutan di wajah menantu barunya itu


tiba-tiba suasana hening,Ara malah semakin takut melihat kedua orang tua suaminya itu.


" ko jadi horor gini sih mah ayah saga kesini mau ngenalin istri saga bukan mau diam-diam kaya gini,tua lihat istri saga jadi takutkan".


"hahaha kamu lucu si sayang masa sama mertuamu kamu takut, hahaha" mama saga sengaja mengerjai Ara, itu sudah menjadi kebiasaan yang sulit sekali saga tebak mama nya itu tidak tau tepat dan waktu bila sudah bercanda


" mama bercanda ko sini duduk dekat mama,saga sudah banyak cerita tentang kamu, ternyata saga benar menantu mama ini sangat cantik". memegang dagunya Ara "


"tap... emmm bagi ayah masih cantik mama iya kan ayah"


"mama malu ah masa sama menantu sendiri ga mau kalah, ya menantu Kitakan cantik mama juga cantik,kalian derdua cantik".


"ayah cari aman mah".


mereka pun tertawa bersama sangat harmonis keluarganya


"ya kan benar, ayah itu adil saga bila di sini mereka berdua cantik,tapi bila di kamar mamah paling cantik"

__ADS_1


dengan memeluk istrinya ayah,


Ara yang melihat keluarga saga jadi merasa bahagia,dia bersyukur mendapatkan mertua yang bisa menerima dia


"ayah bisa aja,kan mama jadi malu".mama membalas pelukan ayah


" tau tempat dong ayah mama masa bermesraan di sini".


" kenapa iri ya,bilang boss,hahahaha"


ternyata ayah saga gaul juga ya


" siapa juga iri kan saga sudah punya istri,saga tinggal bermesraan sama istri saga aja, mama sama ayah gak bisa lagi deh ngeledek saga".


" iya deh yang sudah punya istri, mah kita ga bisa lagi nih panas-panasin saga"


"udah kalian berdua tuh lihat menantu mama diam aja dia pasti pusing menyaksikan tom end jerie live di sini,ayo kita makan".


mama mengajak Ara ke meja makan


mereksi makan dengan candaan yang tidak henti-hentinya Ara merasa keluarga suaminya sungguh menyenangkan,mereka seperti bukan anak dan orang tua, malah lebih seperti teman


setelah sudah makan malam mereka ngobrol di ruang keluarga sambil menonton tv


" kalian nginap di sini aja" .


"aku terserah mas saga aja mah".


" tuh saga istri mu bilang terserah kamu kalian nginap di sini aja,bila tidak kalian sekalian aja tinggal di sini ya".


" iya mah untuk malam ini kami ngapain di sini, tapi untuk tinggal di sini kayanya gak bisa mah,mamah kan tau jarak kantor,kampus kan jauh mah dari sini, kami tinggal di apartemen aja dulu mah nantikan kami akan sering-sering maen ke sini".


saga mencoba menjelaskan ke mamah dan juga ayahnya


" sudah tapi janji ya kalian harus sering-sering maen ke sini"

__ADS_1


"iya mamah ku sayang".


malam semakin larut mama sama papa sudah masuk kedalam kamar tinggal saga dan Ara yang ada di sana


" mas ke kamar udah larut malam nih".


"iya sayangku ayo".


" mas mama sama ayah kamu baik ya lucu lagi".


" mereka emang gitu yank, bila marah suka ngerepotin aku tau ga, mereka tidak kaya abege labil masa bila marah gak tegur-teguran tapi mereka marahnya ga bisa lama-lama yank suka jangan katanya


"lucu juga ya mas".


"iya nah kita jangan kaya mereka ya yank".


"kenapa kan seru maskulin".


"iya seru, aku Suma mau kita dengan cara kita sendiri aja pasti makin seru".saga mencoba mendekatkan dirinya ke Ara mencoba sejajar dengan posisi ara


" udah tidur sudah malam nanti kamu bangun ya kesiangan"


"iya mas".


Ara masih enggan tidur matanya masih terjaga saga yang awalnya sudah memejamkan matanya jadi terbangun


" yank tidur" saga bicara dengan nada seraknya nada orang ngantuk


Ara masih aja aja pada posisinya diam tak mau tidur.


saga mendekatkan dirinya dia memeluk Ara dengan sangat lembut,ataupun menikmati itu malah dia sudah tertidur nyenyak,mungkin Ara sudah terbiasa tidur di pelukan saga


bila saga tidur tak memeluk ara, Ara merasa gelisah kini pelukan saga seperti candu untuk Ara.


mereka tidur dengan sangat nyenyak Tampa melepaskan pelukannya masing-masing.

__ADS_1


__ADS_2