
Ara di pasangkan dengan aji dan Dewi mereka mulai berpencar, di dalam perjalanan hp Ara tidak sengaja jatuh dia mencoba mengambilnya walau sulit kerna gelap, akhirnya dia menemukan, saat dia ingin berjalan lagi alangkah terkejutnya dia saat tidak menemukan teman-teman nya tadi Ara panik terpisah dari rombongan nya
" dewi aji kalian di mna aku takut".rintih Ara
Dewi dan aji tidak menyadari terpisah dengan Ara saat mereka sudah sampai di tempat yang mereka berpencar tadi mereka panik saat menengok ke belakang tidak mendapati Ara
" Ara Lo dimana jangan bercanda deh gak lucu" teriak Dewi kerna panik" gimana ji Ara hilang apa yang akan kita sampaikan dengan yang lainnya".
" Lo tenang dulu gue juga bingung nih lebih baik kita cepat-cepat kasih tau yang lain biar sama-sama cari Ara ayo".
mereka berdua pun buru-buru menemui yang lain.
" pak Ara hilang" dengan ngos-ngosan Dewi
" apa gimana sampai dia terpisah dari kalian".
saga panik saat tau Ara hilang
" kita juga gak tau pak tiba-tiba aja Ara gak ada di belakang kita maaf pak".
" sudah kita cari sampai ketemu kalian berempat cari ke arah sana biar saya yang cari ke arah sini, bila kalian tetap tidak menemukan nya kalian kembali saja ke tenda dan kasih tau yang lain ".
" baik pak".
saga mencari Ara sendiri Tampa yang lain kerena panik saga masuk ke hutan dia yakin Ara akan ada di sana,sedangkan Ara sangat takut kerna sendiri di hutan.
" tolong aku takut disini gelap" dengan tangisnya Ara duduk bersandar di pohon yang ada di situ dia pasrah dan berharap akan ada yang menemukanya
__ADS_1
jam menunjukan 12 : 00
" Ara kamu dimana jangan buat saya panik,di mana kamu".
saga terus masuk ke hutan Tampa takut di saat perjalanan saga mendengar ada suara orang nangis, dia mencari di mana asal suara itu.
"Ara" teriak saga yang berhasil membuat Ara menatap ke arah suara dan berlari memeluk saga
" saya takut di sini gelap hi hi hi". tangis Ara pun pecah di pelukan saga
saga yang merasa terkejut dengan apa yang Ara lakukan padanya merasa bahagia dengan sigap saga juga memeluk dan mengelus kepala Ara
" kamu jangan nangis sudah ada saya di sini".Tampa melepaskan pelukannya
merasa sudah tenang Ara melepas pelukannya ada rasa canggung dan malu di rasankanya.
" tidak apa-apa, kamu tidak terlupakan".
" tidak pak saya baik-baik saja".
" ayo kita harus keluar dari hutan ini,yang lain pasti sudah khawatir dengan kamu".saga berjalan di samping Ara dengan tangannya terus menggenggam tangan Ara, Ara hanya diam kerna dia takut akan terpisah lagi. ada rasa aneh yang dia rasakan saat tangan saga menggenggam tangannya ada rasa nyaman hangat seperti sudah lama dia tidak merasakannya.
teman-teman nya yang lain tidak menemukan dimana Ara, mereka memutusakan pergi ke tenda saat sampai di tenda mereka bingung gimana caranya mengatakan pada yang lain.
" hei kalian sudah sampai kenapa lama sekali, dan mana Ara kenapa gak ada dengan kalian".
Kikan yang tidak menemuka Ara di sana bingung kemana ara,." hey jawab kenapa diam aja". panik itulah yang saat ini Kikan rasakan.
__ADS_1
aji menjelaskan semua yang terjadi pada Kikan, yang berhasil membuat Kikan sok dengan apa yang dia dengar Dito yang mendengarnya langsung menampar aji
" kenapa sampai Ara terpisah dari kalian hah b*****k sampai terjadi apa-apa dengan Ara kalian akan terima hukumannya" Dito yang emosi saat mendengar Ara hilang langsung bergegas mencari dan masuk lagi ke hutan, tapi sayang saat akan pergi Dito di tahan pak pripto
"tunggu Dito jangan gegabah ini sudah larut malam saya tidak ingin kalian ikut hilang juga biar kita cari besok saja saya akan minta bantuan polisi ke hutan bila perlu".
" tapi pak Ara sendiri di sana saya takut akan terjadi apa-apa dengan dia saya tidak bisa diam saja di sini tidak pak".
" Dito percaya kata-kata saya tadi kamu sudah dengarkan pak saga juga mencari Ara, saya percaya saat ini pak saga sudah menemukanya".dengan yakin pak pripto
para mahasiswa pun di perintahkan masuk ke tenda mereka masing-masing besok mereka akan mencari Ara.
saat yang lain panik hanya putri Ende geng yang bahagia mendengar kabar itu
"semoga aja ga ketemu ku Ra mati juga ga papah."
didalam hutan saga dan Ara terus mencari cara gimana bisa keluar dari hutan.
Ara yang merasa lelah kakinya sakit sejak tadi mereka terus berjalan.
saga melihat di dalam hutan ada pondok di sana dia membawa Ara masuk dan beristirahat di sana
" Ara di sana ada pondok kira kesana aja dulu ya untuk istirahat gak apa-apa".
Ara hanya menganggukkan kan kepalanya tanda setuju
rasa kantuk yang tak bisa mereka tahan kerena kecapean sejak tadi tidak beristirahat akhirnya terlelap dalam tidurnya.
__ADS_1