
Hari ini karin akan menghadiri pesta ulang tahun mamahnya Jonathan jujur karin gugup entah kenapa.
Karin memakai drees biru langit selutut tanpa lengan rambut nya yang bergelombang dibiarkan digerai.
Jonathan akan menjemput karin untuk datang ke pesta ulang tahun mamahnya..
Jonathan terlihat tampan memakai setelan jas tanpa dasi dan dua kancing atas kamejanya yang tak di kancingkan.
Drrtt drrrt
Lisa mengirim pesan pada karin yang sedang siap siap.
Lisa
"Kar lo pergi ke pesta ulang tahunnya ibu nya Jonathan kan??"
Karin
"Kok loe tau,?
Lisa
"Soalnya gue bakal dateng sama randi."
Karin
"Oohh
Lisa
"Kok ooh doang sihh, jawab napa pertanyaan gue."
Karin
"Iya gue dateng bentar lagi Jonathan jemput gue."
Lisa
"Ciieee yang mau di jemput sama pangerannya."
__ADS_1
Karin
"Apaansih
Tok tok tok
Suara ketukan pintu menghentikan karin yang sedang ber tukar chat dengan lisa.
"Ada apa bii masuk aja," ucap karin
Pembantu itu pun masuk.
"Itu non ada temen non nungguin non dibawah," ucap pembantu itu sopan
"Ooh iya bii bilangin aja bentar lagi turun." ucap karin sambil melihat ke cermin memastikan apakah ada yang kurang dengan penampilannya
Setelah memastikan tidak ada yang kurang karin turun dan melihat Jonathan yang sedang duduk di kursi melihatnya dengan tatapan kagum.
Jonathan tidak menyadari karin sudah berada di depannya karena terlalu fokus memperhatikan karin yang menurutnya sangat cantik dan anggun.
Sampai suara karin mengagetkan Jonathan yang masih menatapnya dengan kagum.
"Enggak kok baru aja," ucap Jonathan sambil menggaruk belakang kepalanya yang tak gatal.
"Yaudah yuk," ucap karin
"Iyah ayuk," Jonathan berjalan mendahului karin dan membukakan pintu mobil untuk karin.
Didalam mobil tidak terjadi percakapan.
Karin hanya sesekali melihat kearah Jonathan karena menurutnya Jonathan lebih tampan dari biasanya.
Jonathan yang menyadari karin sedang memperhatikannya diam diam tersenyum smirik.
"Aku ganteng yah,'' ucap Jonathan sambil tersenyum menggoda
Karin merasa malu karena ketahuan diam diam mengangumi Jonathan pipinya berubah jadi merah.
"Enggak,geer" ucap karin sambil mengalihkan tatapannya keluar jendela.
__ADS_1
Jonathan yang melihat itu hanya terkekeh geli melihat karin yang menurutnya begitu menggemaskan.
"Masa sih terus siap yang dari tadi ngeliatin aku terus yah," ucap Jonathan sambil terus menggoda karin.
"Apaansih ihh" ucap karin malu
Jonathan masih terkekeh saja melihat karin yang malu malu seperti itu.
Sampai lah mereka di gedung tempat acaranya pest ulang tahun ibu Jonathan.
Jonathan membukakan pintu mobil karin dan merangkul pinggangnya.
Karin yang dirangkuh seperti itu jantungnya serasa mau copot karena berdetak lebih cepat.
Sampai masuk karin melihat banyak sekali tamu tamu yng berdatangan karin merasa gugup entah kenapa mau bertemu ibu dari Jonathan.
Jonathan langsung mengajak karin untuk menghampiri ibunya dan papanya yang sedang berdiri di dekat kue ulang tahun.
"Hay mom," ucap Jonathan pada ibunya yang langsung mendapat pelukan dari ibunya itu.
"Akhirnya kamu datang juga sayang," ucap ibu Jonathan yang belum menyadari kehadiran karin.
"Ini siapa jo," ucap laki laki paruh baya yang tak lain adalah ayahnya Jonathan.
Ibunya Jonathan langsung melihat kearah karin.
"Kenalin om saya karina Amanda," ucap karin memperkenalkan diri.
"Ohh ya ampun kamu mirip banget sama tante waktu muda," ucap ibunya Jonathan yang langsung memeluk karin.
Karin hanya tersenyum kikuk saat ibunya Jonathan memeluk nya.
"Selamat Ulang tahun tante," ucap karin sambil memberikan kado yang dibelinya tadi bersama Jonathan.
"Makasih yah sayang," ucap ibu nya Jonathan.
"Seneng banget tante Jonathan membawa pacarnya kesini karena dia gak pernah bawa pacarnya buat dikenalin ke tante." ucap ibu Jonathan antusias.
Karin yang mendengar kata pacar langsung menatap Jonathan dengan tatapan bingung.
__ADS_1