
"Manis" Satu kata yang mampu membuat membuat pipi karin memerah karena malu.
Dan entah sejak kapan karin sudah duduk di pangkuannya Jonathan.
"Apaan sih gombal," ucap karin menunduk malu dan menggigit ujung jari telunjuknya
"Bukannya kamu seneng aku gombalin," jawab Jonathan sambil tersenyum
"Enggak, kata siapa udah ah aku mau turun," ucap karin yang ingin melepaskan pelukan dipinggangnya
"Masa enggak suka digombalin jantung kamu kaya mau copot gituu," ucap jonatha menggoda karin
"Ihh kamu nakal aku malu tau," ucap karin yang langsung menenggelamkan mukanya didada bidang Jonatan
"Jantung kamu juga kayak mau copot," ucap karin
"Iyah jantung aku selalu berdetak lebih cepat kalo lagi sama kamu apalagi kalo ciuman kayak tadi," ucap Jonathan mencium puncak kepala karin
"ihh kamu yah bisa aja ngegodain aku nyah" ucap karin yang menggigit dada bidang Jonathan
"Aww yank kamu kenapa hobi banget sih nyubit sama gigit kayak vampire tau gak," ucap Jonathan terkekeh geli yah walaupun gigitan karin memang tak sesakit itu.
__ADS_1
"Aku tuh vampir tau gak yank," ucap karin mendongak ingin melihat ekspresi Jonathan
"Pantesan aja kamu vampir suka gigit gigit gitu jangan jangan aku udah jadi vampir lagi barusan kan kamu gigit aku," ucap Jonathan
Karin menimpali dengan senyum terbahak bahak yang diikuti Jonathan.
Melihat karin tersenyum seperti itu Jonathan merasa bangga dengan dirinya yang bisa membuat orang yang dicintai nya tersenyum bahagia seperti ini.
"Kamu tuh bisa aja bicara panjang lebar sama aku tapi kalo giliran diluar kamu tuh kayak es batu tau gak dingiiin," ucap karin memeragakan orang yang seperti kedinginan dengan senyum yang tak pernah luntur dari wajahnya
"Aku juga bingung kenapa kalo sama kamu aku pengennya ketawa ketawa terus," ucap Jonathan serius
"Siapa yang mau selingkuhin kamu tau gak kamu tuh berharga buat aku," ucap Jonathan mencium kening karin lama yang membuat perasaan hangat menjalar ditubuh karin.
Karin tersenyum dan mengecup bibir Jonathan sekilas dan langsung memeluk Jonathan menenggelamkan wajahnya didada Jonathan.
Jonathan pun tersenyum dan mencium puncak kepala karin berulang kali menyalurkan bahwa dia sangat menyayangi karin sangat.
"Oh iya besok bkal ada murid baru disekolah dia sahabat aku," ucap Jonathan setelah sekian lama berdiam diri dan memeluk karin
"Jangan bilang kalo dia sahabat kamu perempuan dan nanti kamu lebih memilih sahabat kamu daripada aku terus aku difitnah fitnah gitu biar aku jauh sama kamu" ucap karin dia membayangkan cerita yang selalu ada di novel novel
__ADS_1
"Dia laki laki sayang masa iyah aku suka sama sahabat laki laki aku sih," jawab Jonathan terkekeh geli
"Jadi kalo dia perempuan kamu mau," ucap karin memicingkan matanya tanda tak suka
Oh sepertinya Jonathan salah bicara
"Aku gak akan suka sayang lagian aku gak punya sahabat perempuan, kalaupun punya aku gak akan suka sama dia aku kan udah punya kamu," kata Jonathan panjang lebar
"Jangan tinggalin aku yah, janji," ucap karin dengan mata yang sudah berkaca kac
"Iya sayang gak akan," ucap Jonathan dan mencium bibir karin sekilas
"Kamu lagi datang bulan yah sayang" tanya Jonathan
"Iyah kenapa emangnya sayang," tanya karin
"Gak papa cuma nanya aja sayang," jawab Jonathan dan langsung memeluk karin dengan erat
"Pantas saja sensi lagi datang bulan," ucap Jonathan dalam hati dan tersenyum manis wanita memang selalu berubah ubah moodnya jika sedang datang bulan.
TBC guysss
__ADS_1