
""Hari ini ingin kuberitahu kan pada dunia bahwa, kenyataan **pahit dalam rumah tanggaku baru saja ku mulai..
"malam yang begitu sunyi angin malam yang begitu sejuk menyapa kulit tubuh ku ini dengan keterpaksaan aku keluar malam bersama putera kesayangan ku Ber nama Adryan .
"hanya satu tujuan ku mencari ayah nya yang belum juga pulang.
"Aku yakin dia pasti berjudi, hati kecilku berkata demikian .karena dalam beberapa hari terakhir ini aku mendengar dari kawan sejawat nya,
""namun aku belum percaya karena aku belum melihat nya sendiri,walaupun demikian aku juga tak pernah membantah omongan orang itu.
""itulah prinsip ku""
"waktu terus berjalan sampai jam dua dini hari , namun tubuh ku yg lemah ini harus terus berjalan kaki sambil mengendong anak ku, mencari ke sana kemari tapi nihil.
""beberapa tempat kudatangi yang aku yakin tempat persembunyian orang berjudi, sebelumnya aku koreksi langsung darinya saat kami bercerita tentang keadaan di kampung.
"Akhirnya aku menemukan nya di sebuah kedai kayu milik teman nya,
""aku tidak tau pasti berapa orang ada di dalam kios tersebut. lalu aku memanggil nama nya dia langsung keluar .tanpa banyak bicara aku langsung melayangkan tamparan di wajah nya dan memukul nya dengan kayu balok tanpa perlawanan dia langsung mengajak saya pulang ke rumah agar tak bising di kedai orang.
""dia langsung mengeluarkan honda supra x harta kami satu² nya itu .setelah itu langsung kami pulang ke rumah.
""Sesampai di rumah dia meminta maaf berjanji tidak kan mengulangi nya lagi.
""tanpa sengaja aku langsung melempar asbak yang lumayan besar ke wajah nya sampai terkena di dagu nya hingga berlumuran darah .
"Dia tidak membalas perbuatan ku itu,
"jujur saat itu aku juga sangat takut karena itu baru pertama kali kami bertengkar hebat.
__ADS_1
"melihat ku tidak lagi berkata apa apa untuk nya dia bangun membersihkan darah nya di lantai dan di dagu nya sendiri
"dia menggendong ku ala bridal style masuk ke kamar karena dia tahu diriku begitu lelah hari ini.
""sambil memohon kata maaf dariku dia terus berjalan ke arah kamar tidur , namun aku masih tak menjawabnya karena masih berbekas di hatiku bahwa dia sudah salah besar.
" akhirnya dia membaringkan ku di atas kasur sampai di pastikan aku terbawa ke alam mimpi,!!
""Tanpa pengetahuan nya aku menangis dalam diam mengenang nasib buruk yang akan menimpa keluarga kecil ku.
""hari terus berjalan ku berharap dia bisa berubah, namun kenyataannya tidak demikian tanpa sepengetahuan ku dia masih berjudi namun tidak lagi malam akan tetapi siang .
""Karena sudah tak tahan lagi dengan perbuatannya akhirnya aku memberitahu kan kepada mertua ku,
"" hingga hari itu suami ku di jemput paksa oleh bapak pulang ke rumah di lapak judi.
""sesampainya nya di rumah bapak begitu murka terhadap dia hingga dilayangkan bogem mentah ke wajah nya hingga dia terduduk di lantai marmer,
""suamiku hanya duduk diam dengan air mata yang menetes,
"Mamak mertuaku pun tak tinggal diam dia terus mencaci maki anak semata wayang nya itu.
"Aku hanya bisa diam tanpa berani berkata apapun karena aku tahu suamiku lah yang bersalah karena perbuatannya kami juga malu dan tujuan kami semua hanya satu supaya dia bisa berubah.
"Aku begitu terkejut saat kak ipar ku mengatakan bahwa kau terlalu BODOH berjudi saja tak pernah menang kamu hanya bisa menghabiskan uang saja .
""entah apa dari maksud perkataan itu hanya dia lah yang tahu.yang pasti kalo dari penilaian positif semuanya ingin suami ku bisa berubah dan tak akan lagi kembali ke meja judi itu.!
""setelah kejadian hari itu suami ku sudah jarang ke rumah ibu nya karena dia tau pasti keluarga sangat kecewa padanya .
__ADS_1
"tapi tidak dengan ku yang hampir tiap sore saya mengunjungi mereka kami bercanda ria di depan teras rumah mama mertua ku,;;!.
"Tak terasa waktu terus berjalan hingga kuliah ku sudah berjalan semester empat walaupun keadaan ekonomi di keluargaku saat itu sangat lah sulit,namun biaya kuliah ku masih sanggup aku bayar tanpa meminta kepada suami.
"" tiap hari setelah pulang dari kampus aku membantu kakak ke tiga ku beres beres rumah nya dari cuci piring dan juga menggosok baju terkadang aku di berikan uang tuk jajan anak ku sampe dua puluh ribu karena aku sudah membantu dia.
""Saat saya sampe ke rumah saya menanam bunga ..,sayuran dan juga membuat kue bolu pesanan orang tuk hantaran hampir tiap hari pesanan kue selalu ada..kerja sampingan ku juga mengolah keripik pisang untuk saya jual ke kios orang .dari hasil itu saya bisa menghidupi kluarga kecilku.
""Hari hari ku lalui penuh dengan rasa kecewa terhadap suami ku yang belum berubah entah apa yang di cari entah kenapa yang membuat nya hingga kecanduan dalam perjudian, hanya dialah yang tahu.
"""""aku yang selalu berpikir positif bahwa suatu saat nanti dia pasti berubah dan tak akan berjudi lagi masih bisa bertahan dengan nya.
"""""Hari demi hari kami makan hanya berbekal ikan dari mertua dan beras dari keluarga ku..
"kisah sedih dalam kelurga kecilku ini tak lah sampai ke telinga orang tua ku.hanya mertua ku yang tau karena kami tinggal satu kampung.
"Aku sangat bahagia sekali waktu pertama kali ada orang yang datang ingin membeli bunga yang aku tanam aku langsung menjual nya dengan harga yg lumayan tinggi 100 ribu satu pot padahal hanya bunga kertas yang bunga nya biasa saja bagi. ku jual 5 pot cukup lah untuk biaya uang semester kuliah ku bahkan lebih lagi 100 ribu.aku ucapkan kan puji syukur dengan meneteskan air mata.
""""Keeso kan harinya saya memetik daun seledri dan serai saya bawa ke tukang sayur langganan ku untuk saya jual.lumayan untuk bisa nambah modal hehehe...
"Waktu terus berjalan hari ku penuh semangat apapun saya kerjakan yang penting halal
itu prinsip saya cari uang.
""Setelah membayar semester ganjil tersebut saya ikut membantu kakak berjualan di kaki lima.
""terkadang setengah hari di kasih gaji 50 ribu
terkadang jika laku tak banyak di bagi lebih sedikit itu pun membuat ku lebih gembira karena bisa leluasa berteriak teriak saat memanggil pembeli walaupun dalam hatiku sebagai penghilang beban rumah tangga sedikit berkurang.
__ADS_1
"""Di mana masa umur ku menginjak 23 tahun begitu banyak beban hidup yang aku alami
jika aku bisa jujur aku menyesal memilih nya menjadi pendamping hidup ku namun apa hendak di kata dia cinta pertamaku**.