
"Hari ini aku menunggu **suami ku pulang sampai sore namun di tak juga kembali.
ketika aku menelpon nya dia menjawab sedang ada urusan karena kawan nya yang juragan lembu dia ikut serta membantu kawan nya entah hal apa itu aku pun tidak tahu.
""Aku percaya padanya mungkin karena keadaan ekonomi kami yang menurun hingga dia harus bekerja lebih .
" langit sudah berwarna jingga namun tak ada tanda-tanda nya dia kembali aku jadi gusar.
ku coba menelpon nya sekali lagi
telpon tersambung
halo bang !"
iya! ada apa? hmmm
apa abang sudah kembali...
" ini masih di jalan"
kayak kamu aja yang ada suami, benar-benar aku ngak mengerti jalan pikiran mu,bikin aku malu aja depan teman ku.
"oh maaf bang" aku tutup dulu ya kalo abang lagi di jalan.
hm ..itu jawaban nya
sebelum aku menutup telpon dengan nya aku mendengar suara perempuan mengatakan "" udah"". di luar dugaan ku
"Hati ku sakit dan nyeri ..
"pikiran ku sudah tak karuan
#hatiku hancur.#. satu jam setelah aku menelpon nya dia sampai di rumah dan langsung mandi
"Dia mengajak ku berkunjung kerumah papa dan mama..karena begitu senang aku melupakan pertanyaan ku untuk nya
saat kami sampai ke rumah orang tua ku acara akan di mulai..
acara syukuran berjalan dengan lancar dan orang tua ku langsung memanggil kluarga ku semua agar berkumpul di ruang kluarga,
semua orang sudah berada didalam ruang itu
tanpa basa basi lagi papa ku langsung membuka percakapan perihal pembagian harta..
" satu di antara kakak beradik ku tidak menerima itu dengan alasan tidak lah adil...
namun karena papa ku berprinsip tegas dia tidak mendengarkan permintaan kakaku itu.
"Papa hanya berpesan jika pun kalian ingin menjual nya pergunakan lah uang itu untuk keperluan yang benar-benar kalian perlukan,bukan sekedar di inginkan..dan kalian boleh meroker nya sendiri asal kan kalian sama sekali tidak keberetan menukar nya.
#satu lagi keinginan papa
papa mau menjual sebagian pintu ruko
jika kalian setuju membeli nya cukup mengganti kan uang tuk papa senilai 10 juta saja.satu orang boleh membeli satu pintu ruko dan satu petak tanah tidak boleh lebih.
" kalian ku beri waktu sebulan untuk bayar uang tanah itu.
__ADS_1
setelah mengucapkan kata-kata itu papa langsung masuk ke kamarnya untuk istirahat.
"kami semua berbicara di ruang keluarga menanyakan kenapa papa menjual sebagian harta nya
jawaban itu hanyalah mama seorang yang tahu...
tanpa sepengetahuan papa ,mama kasih tau ke kami smua bahwa kenyataan nya mama papa mau setor uang untuk naik haji.
""kami semua terharu dan bahagia mendengar kabar itu.
"yang ada di ruangan itu satu persatu meninggalkan rumah papa termasuk aku dan suami ku juga ikut pulang..
tiba nya di rumah kami hal tadi aku membicarakan dengan suami ku..
" bang gimana menurut abang dengan usulan papa bahwa siapapun bisa membeli hartanya tapi cuma 1 petak seorang,!'"
jawabannya di luar dugaan ku
" itu tanah kluarga mu. jika kamu ada uang kamu beli aja jika kamu tidak ada uang tidak usah beli ,itu pun jadi ribut.
"aku tercengang mendengar suaranya yang begitu pekak di telinga..
"ya Ampun dosa apakah aku ini terhadap mu suami ku hingga kau buat aku begini menderita.aku hanya bisa bicara dalam batin ku saja.
"aku beranikan diri untuk menjawab"
uang abang kan ada yg adek simpan
bisa kan adek pake uang itu ,
,kalo ada untung kan untuk kamu juga, paham.
"dia berlalu begitu saja.saat aku menghampiri nya ke kamar..tanpa mendengar apapun dari mulut ku
dia langsung menyambar perkataan ku""
sudah cukup jangan banyak bicara aku mau istirahat."
"aku langsung diam"
malam ini pun dia tidur di kamar tamu
entah apa yang membuat dia marah aku pun tidak mengerti.
ke esokan pagi nya dia bersiap mau keluar kota untuk jualan seperti biasa aku menyiapkan bekal makanan untuk nya
""ada udang sambal
sama tahu dan tempe goreng
tak lupa pula ikan bakar sudah ku siap kan..
jam 10 pagi hendak nak berangkat saya ingatkan kembali bekal nya
jawaban nya juga di luar jalan pikiran ku
" kamu pikir disana ngak da makanan apa hahhhh!"
__ADS_1
aku malu tau ngak sih seperti anak TK aja
kau selalu bekali aku makanan .
"air mata ku langsung menetes ..makanan yg ku masak dengan cinta harus ku makan sendiri..
selepas dia pergi bayangan nya hilang sudah dari pelupuk mata ..aku menangis sejadi-jadinya nya ..
""hal ini ku ceritakan sama kakak yang membantu ku pekerjaan rumah.namun sayang nya curhat ku di anggap palsu belaka
seakan untuk menghibur nya saja..
semenjak itu tak pernah lagi ku berbagi cerita ku sama siapa pun..aku hanya menulis nya di buku harian ku..
"#untuk suami ku tercinta:#
"hari ini kau membentak ku
kau juga tak mau menyentuh makanan yang ku sajikan, hari ini kau mengabaikan ku saat mencari rezki.
uang tabungan kita kau gunakan ke hal yang aku tidak tahu untuk apa
"namun aku tetap percaya kepada mu
hati ini terlalu sakit sudah
"jika suatu saat aku sudah tak ada lagi di sisimu,
itu bukan karena aku tidak mencintaimu lagi
akan tetapi aku hanya ingin kau bahagia
menggapai yang kau cari..
"Aku tak akan pernah melarang mu pergi dengan orang lain...
"Aku akan bahagia melihat mu bahagia
bukan kah cinta sejati tidak memaksa pasangan nya hidup bersamanya.
"bahagia mu bahagia ku juga.
ketika aku menuliskan isi hati ku di buku harian ku ini
"aku berpikir sambil tersenyum
jika kisah kasih ku ini suatu saat di baca oleh orang ,mereka akan mengenalku dengan istri, tidak mau mempertahankan kan keutuhan rumah tangganya.
"namun jalan pikiran kita yang berbeda sehingga aku memilih mundur jika dia sudah tidak mencintai ku lagi, lebih baik aku pergi dari kehidupan nya bukan aku tak mencintai nya tetapi aku tidak mau melihat dia membenci dirinya sendiri karena mencintai dua orang yang berbeda.
"tetesan air mata ku jatuh hingga membasahi buku diary ku..keinginan ku hanya satu ,yaitu menjadi penulis cerita yang terkenal , semoga suatu hari nanti cita-cita ku menjadi kenyataan akan ku urai kisah kehidupan ku di sana. setelah semua ku curahkan di buku harian ku perasaan ku jadi damai..
"namun aku melupakan satu hal""
!!!!
maaf ya belum bisa up**!!
__ADS_1