MASALALUKU YANG KELAM

MASALALUKU YANG KELAM
12.SEDERHANA


__ADS_3

"**setelah makan bersama bu tek' IRA merasa lebih bersemangat, tanpa berpikir lagi ira memantapkan hatinya untuk berkunjung ke rumah mama nya..


"smua sisa makanan yang mereka makan tadi sudah di bawa pulang untuk ibu tek'.


waktu berjalan begitu cepat bagi ira ,tidak terasa sudah sampai ke rumah mama nya.


"hari ini semua berkumpul di rumah mama padahal tidak seorang pun diantara kami ada janjian ataupun acara lain nya, mama sangat terharu melihat kami berkumpul ..


"pada malam hari sebelum tidur semua anggota keluarga duduk di taman belakang sambil bakar² ikan .mereka makan dengan lahap nya tak terkecuali ira semua nampak begitu riang gembira.


namun setelah semua kembali ke rumah masing-masing tinggal lah ira seorang diri di rumah mama nya.


"sebelum masuk kedalam rumah dia menatap langit yang indah penuh dengan bintang-bintang , dan merenungi nasib dirinya sambil mengusap perut nya yang semakin membesar.namun ira tak pernah putus asa dia selalu bersemangat menjalani hari-hari nya tanpa suami yang menemani.


"Ira"!


panggil mama


"iya ,ma.! ira masih di taman belakang.


"masuk nak; angin malam tidak bagus buat kesehatan kamu dan calon bayi kamu sayang.


"iya ma".


ini ira juga mau masuk sekarang,


"akhirnya ira masuk juga,daripada berdebat dengan sang mama yang tak kunjung habis nya.


"pergilah istirahat sayang, terlalu banyak bergadang tidak bagus untuk kesehatan tubuh mu.


" nasehat mama yang bijak"


"ira hanya menjawab dengan anggukan kepala".


"didalam kamar ira hanya menangis mengingat perkataan suaminya yang menyayat hati nya .


"apa salah ku hingga kau berubah begini sayang.tak ku sangka akhir percintaan kita akan berujung derita yang begitu dalam untuk ku.aku bertahan karena adanya bayi dalam rahim ku ini .setelah anak kita lahir ,jika terbukti kau telah bersandiwara dengan ku maka aku akan mengakhiri hubungan kita.aku juga manusia biasa yang tak sanggup melihat dirimu menderita bersama ku. "batin ira" menyeruak malam itu.

__ADS_1


"tak terasa ira tertidur dengan lelap dan malam ini air mata lagi yang menemaninya.


"seminggu sudah berlalu ,ira sudah kembali ke rumah nya tiap hari dia hanya bisa menulis nasib nya di atas kertas yang tidak bernyawa dia mengeluarkan apa yang di dalam pikiran nya dan tentang apapun yang di alami nya setiap hari.


"ira tidak terlalu banyak teman di kampung yang dia tinggal.di karenakan hari-harinya dihabiskan untuk berjualan angsuran.


"setelah lelah dia menulis akhirnya dia tertidur di atas meja rias berbantalka buku diary nya, ira bangun saat hari sudah semakin sore.dia bergegas ke kamar mandi membersihkan diri .


"hari ini suami ku pasti akan pulang karena sudah seminggu dia ke luar kota ,aku mau membuat kue bolu kesukaan nya ah..pasti dia senang.


"ira menyiapkan beberapa bahan buat cake mentega, ayo semangat ira ..jangan mengenal lelah, ini untuk mengetahui apakah dia sudah benar-benar tidak mau lagi makan apa yang engkau sajikan untuk nya, ira berbicara pada dirinya sendiri.


"dua puluh menit berlalu cake mentega buatan ira sudah siap di sajikan ,wanginya begitu menggoda, namun dia tidak juga memakan nya.karena cake ini khusus dibuatkan untuk suami tercintanya .ira menunggu sampai suami nya pulang barulah memakan cake itu bersama-sama.


"bulan sudah menunjukkan keindahan nya namun suami ira belum juga menampakan batang hidungnya ke rumah.


"kenapa jam segini dia belum sampai ya.bahkan dia tidak mengabari aku kalau dia tidak jadi pulang.


"ahk"!


semoga saja tidak terjadi apa-apa padanya.


doa ira dalam gumam nya


"karena begitu banyaknya yang IRA pikirkan tak terasa dia tertidur di depan televisi .ketika dia terbangun sudah menjelang pagi ,ira memeriksa semua kamar yang ada di rumahnya dan juga dapur tak terlupakan juga ira periksa.namun kenyataan nya nihil, tak ada suaminya disana . berarti semalam dia tak kembali dari luar kota.


"ira mencoba menghubungi nomor telepon suaminya, panggilan pertama masuk sudah tersambung dari HP suaminya.namun yang mengangkat bukan suami nya tetapi kawan nya,


."hallo";;!


ini dengan siapa ya "; jawab ku


"ini saya agus kawan nya darma"


apa mas darma ada?


oh dia lagi mandi ..kenapa kamu menelpon nya ada perlu apa?

__ADS_1


mm saya ini istrinya!


oh begitu ya ira..


lhoo kok kamu tau nama saya sihh..!!


oh soal nama kamu ya jelas lah saya tau toh disini tertulis nama nya situ..


mm begitu ya !! jawab ku dengan nada yang sedih.


ya sudah kalo begitu kamu nanti telpon dia lagi aja ya.aku mau tutup dagangan ku dulu.


jawab agus.


ok. terimakasih


"setelah menutup telpon tadi


ira berpikir sejenak setiap kali dia pulang dari luar kota aku selalu memeriksakan HP nya. nama ku disitu tidak ada di daftar kontak.


"tapi kenapa sekarang teman nya berkata demikian .apakah suamiku selalu menggantikan namaku di kontak nya jika dia pergi ke luar kota dan dia menggantikan lagi istriku jika dia sudah pulang ke rumah..ini semua membuat aku pusing saja. tapi untuk apa dia berbuat demikian. apakah dia sudah berubah dan berselingkuh di belakangku.


"satu jam kemudian ira mencoba menghubungi nomor telepon suaminya lagi


namun sayang nya telepon itu tak pernah diangkat nya sampai puluhan kali Ira menelpon.


"biarlah waktu yang akan membuktikan siapa kamu sebenarnya mas, aku pun sudah lelah menghadapinya..jika ini semua berlaku untuk ku.maka hidup bersama mu tak mungkin ku teruskan.


"sudah dua hari berlalu setelah hari ira membuat cake mentega tanpa berpikir panjang ira langsung ke dapur lalu membuka tutup saji yang menampakan cake mentega tersebut hingga membuat air liur ira hampir keluar , tak butuh waktu lama ira langsung memakan cake tersebut dengan lahap.


hampir separuh ira menghabiskan cake tersebut.


"saat nya menjemput Andryan di rumah nenek nya.dengan berpakaian yang sederhana akhirnya IRA keluar dari rumahnya dia memakai baju bermotif pelangi dan sandal yang di padukan warna biru langit. menambah kecantikan yang di pancarkan ibu hamil itu.


"ketika ia sampai di rumah mama mertuanya ia duduk didepan teras tak lupa dia berikan cake yang dia bawa untuk keluarga suaminya itu


"ira menceritakan kejadian dimana suami nya mengatakan tak akan lagi memakan masakan yang ia sajikan. berharap ibu mertua nya memberi solusi yang baik untuk nya, demi ke utuhan rumah tangga nya yang di ambang kehancuran sudah di depan mata**."

__ADS_1


__ADS_2