
Pagi itu Cahaya matahari sempat menyelinap masuk ke sebuah rumah kecil dengan Lingkungan bersih.Disana terlihat seorang gadis tengah menyiram tanaman.nama gadis itu Disa Lia Permata umur 20 tahun cantik, memiliki mata berwarna violet eyes, bibir yang manis dan bentuk tubuhnya yang mungil nan elok.
__ADS_1
semenjak orang tuanya meninggal sewaktu Disa berumur 4 tahun Disa dibesarkan oleh neneknya akan tetapi itu tak berlangsung lama benaknya meninggal 1tahun memperingati hari kematian orang tua disa.Disa hidup seorang diri dirumah kecilnya,Disa yang tengah menyiram tanaman sempat kaget ketika melihat jam tangan yang dipasang dipergelangan tangannya "A.. aduh sudah jam 08:30,ini jam ku bekerja aku harus buru-buru untuk berangkat" (dengan ekspresi kaget dan berlari masuk kedalm rumah). Disa bekerja di sebuah restoran kecil bernama samchis resto demi mencukupi hidupnya.
Akan tetapi Disa masih tidak puas dengan hasil bekerjanya di Restoran kecil itu.Sehingga Disa berencana mencari pekerjaan lagi di waktu malamnya.Naina salah satu teman Disa yang bekerja direstoran itu pernah menceritakan tempat pekerjaannya di waktu step malamnya disebuah Club malam, Naina bekerja di tempat itu dibagian penghibur.
__ADS_1
Pada saat jam istirahat Disa menghampiri Naina yang membersihkan gelas "Nai?" (panggil Disa pada Naina), Naina yang tengah membersihkan gelas pun menjawab panggilan Disa "Iya Dis ada apa?" (Melihat ke arah Disa) "boleh saya bertanya?" (Ucap Disa sambil menampilkan senyuman manisnya) "Tanya apa?" jawab Naina.Disa pun bertanya kepada Naina tentang tempat dia bekerja diwaktu malamnya "Nai apa tempat kerjamu tidak membuka lowongan pekerjaan? " (Tanya Disa) tak lama saat Disa bertanya Naina menaruh gelas yang sempat iya bersihkan diatas meja dan diam sambil memikirkan sesuatu. Disisi lain Disa yang tengah memandangi wajah Naina dengan pandangan cukup serius pun kaget saat Naina menepuk tangannya dengan keras "Plokkk... " suara spontan tepukan tanganti Nama dan berkata "Iya ada dis tapi dibagian pelayan" Naina diam seketika dan melanjutkan bicaranya "Tetapi gajinya cukup lumayan,kalo gak salah 1juta sebulan Dis" Disa mendengar itu sangat bahagia "Iya gak papa Nai,saya mau kok"Jawab spontan Disa. " Oke,nanti jam 09:00 malam gue jemput loh di halte bus pakek sepada motor gue " Kata Naina, Disa pun serentak menjawab penuh semangat " Baik Naina" .
__ADS_1
Hari hampir sore, Disa pun pulang dari tempat kerjanya. Tak lama ditengah perjalanan pulang Disa mampir ke sebuah mini market untuk membeli kebutuhan pokok nya seperti mie instans dan makanan ringan, karena persediaan dirumahnya hampir habis. Salah satu karyawan mini market itu ada teman Disa yang bekerja disana dibagian Kasir namanya Ocha. Setelah mengambil barang-barang yang akan dibeli Disa menuju ke tempat kasir "Beli apa Dis? " tanya Ocha pada Disa. Disa memberikan barang-barang yang dibelinya pada Ocha "Beli beberapa kebutuhanku saja cha" jawab Disa. Tak lama dari pengecekan harga dikasir Ocha pun memberikan kantong belanjaan yang dibeli Disa."Ini Dis" Mengulurkan kantong belanjaan Disa. "Terima kasih cha" Sambil senyum ke Ocha. Disa pun keluar dari mini market dengan beberapa kantong belanjaannya "Aku harus buru-buru pulang ini sudah jam setengah tujuh, bisa-bisa nanti aku ditinggal sama Nina! " Seru Disa sambil membawa kantong belanjaannya, berjalan terburu-buru akhirnya Disa sampai rumahnya "Haah...capek sekali" duduk di kursi dan meletakkan kantong belanjaannya diatas meja."Sebaiknya aku mandi dulu malu makan dan bersiap-siap untuk berangkat" Rencana Disa. Setelah beranjak dari tempat duduknya, Disa berjalan menuju kamar mandinya yang terletak di sebelah kamarnya hampir berdekatan dengan dapur juga. Disa pun masuk ke dalam kamar mandi membuka satu-persatu pakaian yang melekat pada tubuh munculnya lalu merendamkan tubuhnya diBAK mandi "hhmmmhm... Sangat menyegarkan" Seru Disa merasa segar. Setelah merendamkan dirinya pada BAK mandi Disa berdiri mengambil handuknya berjalan menuju kamarnya "Aku harus berpakaian sopan agar penampilan tidak memalukan Naina didepah Menengernya" Kata Disa di depan cermin. Sehabis berpaian dan berdandan Disa keluar dari kamarnya dan berjalan menuju dapur "Aku lapar sekali"Gerutuknya. Disa pun selesai memakan mie Instannya , Dia pun kembali ke kamarnya untuk mengambil tasnya untuk bersiap-siap untuk berangkat "Sudah jam 8 p.m, jarak rumah ke halte BUS cukup jauh menurutku jika aku berangkat sekarang pasti sampai dihalte tepat waktu " Rencana yang disusun dalam pikiran Disa. Berjalan membuka pintu untuk keluar lalu menguncinya pintu rumahnya berjalan terburu-buru menuju ke Halte BUS.