Mati Saja

Mati Saja
Semangat Disa bekerja


__ADS_3


Hari mulai pagi jam 03:30 A.m Semua karyawan telah selesai bekerja dan bersiap-siap untuk pulang keruamah masing-masing. Sedangkan Disa masih mencuci gelas-gelas kotor di dapur bagian penyaji, Fahmi yang melihat Disa mencuci gelas Fahmi baru melihat ada karyawan yang melakukan pekerja ini dengan semangat , tak berlangsung lama Club malam seketika sepi dan Disa menyelesaikan mencuci gelas Disa berjalan masuk ke ruangan ganti untuk mengganti paikaiannya. Disa yang sempat melihat seragam kerjanya yang kotor Disa berniat membawa seragamnya pulang dan mencucinya. Selesai mengganti baju Disa keluar dari rungan bagian karyawan penyaji lewat dipintu belakang Club.

__ADS_1


Berjalan melewati parkiran yang awalnya ramai dan berdesakan sekarang sepi dan kosong, Disa melihat kanak kiri parkir mencari Sepeda motor Naina yang diparkir tiba-tiba tidak ada. Melihat sepada motor Naina tidak ada Disa berjalan sesampai di depan pintu gerbang Club Fahmi melihat Disa " Disa kau pulang dengan siapa? " tanya Fahmi, "


Mungkin saya menunggu angkutan umum" Jawab Disa. Fahmi yang mendengar jawaban Disa dia merasa kasihan karena angkutan umum disini Baru akan datang Jam 06:00 A.m, " Angkutan Umum disini akan datang sekitaran jam 06:00!!" sahut Fahmi memandang wajah Disa " Bagaimana kalau ku antar kamu, lagi pula aku juga teman Naina " sambungnya Fahmi dengan membuka pintu mobilnya, Melihat wajah Fahmi yang tidak seperti penjahat Disa tanpa ragu masuk dan duduk di samping Fahmi .Fahmi yang sedang tengah mengemudi melihat sabuk pengaman Disa tidak dipasang Fahmi menyuruh Disa memasang sabuk pengamannya " Sabuk pengamannya di pasang dulu Dis!! " dengan pipi memerah karena menahan malu Disa hanya menganggukkan kepalanya dan memasang sabuk pengamannya. Di perjalanan Fahmi sempat bertanya dimana rumah Disa akan tetapi Disa menyuruh Fahmi agar dia menurunkan Disa di pertigaan jalan yang tak jauh dari rumahnya. Setelah sampai di pertigaan mobil Fahmi berhenti " Disini Dis " tanya Fahmi Disa pun menjawab sambil membuka pintu mobil " Iya Disini,terimakasih ya " Ucap terimakasih Disa. Turun dari mobil Fahmi lalu Disa Memandangi mobil Fahmi yang berjalan menjauh dari dirinya lalu berjalan melewati gang.sesampainya Disa didepan pintu rumahnya Disa mencari kunci rumah di tasnya, setelah menemukan kuncinya Disa membuka pintunya dan masuk lalu menutup kembali pintu rumahnya. Disa duduk sejenak menghilangkan pesatnya, setelah beberapa lama iya duduk Disa beranjak dari duduknya untuk melakukan ritual seperti biasanya (mandi lalu makan mie instans Dan tidur ). Sehabis mandi Disa berkaca di cermin hiasnya dan melihat matanya yang sedikit mirip dengan mata panda,dia tersenyum kecil dan bergumam " Cahyo Disa !!" Memberikan semangat kepada dirinya. Dengan raut wajah yang mengantuk dan lelah disa beristirahat sejenak di atas kasur untuk melemaskan peredaran darahnya, tak lama ketika Disa memejamkan matanya bel dari alarm berbunyi nyaring di telingatnya membangukan Disa dari mimpinya " jam berapa sekarang? " suara purau Disa, melirik jam disampingnya " Jam 08:30 ? " dengan wajah kaget Disa beranjak berdiri dari tempat tidurnya " Syukurlah...!! " mengusap dadanya. Berjalan terburu-buru hendak ke kamar mandinya, Disa mandi tak begitu lamanya setelah beberapa menit Disa keluar dengan baju rapi dan siap untuk bekerja di step paginya.

__ADS_1



Turun dari BUS Disa masih sedikit berjalan kaki ketempat kerjanya. Di tengah perjalan disa bertemu dengan Ocha" Ocha?" tanya Disa " kamu ngapain di sini? " lanjutnya, Icha yang mendengar panggilan dari Disa pun membalikkan badannya ke arah Disa " ini lagi cari obat untuk si Naina " jawaban Ocha membuat Disa panik, karena kemarin malam Naina masih sehat-sehat saja " Menangnya Naina sakit apa cha? " tanya Disa panik, Ocha yang melihat rasa khawatir dimata Disa pun menjawab pertanyaan Disa dengan berbisik ditelinganya " Naina gak sakit tapi dia mau nitip beliin obat KB ? " jawaban Ocha sepertinya mengandung makna yang sedikit penuh arti tersiat . Disa yang mendengar bisikan dari Ocha pipi Disa pun langsung memerah " kau becanda cha, sudahlah aku tak mau tanya lagi aku pergi kerja dulu cha!! Jawaban Disa membuat Ocha sedikit senyum tipis. Disa melanjutkan jalannya, beberapa menit Disa pun sampai didepan restoran tempatnya bekerja.

__ADS_1


# Like and Coment ya biar tambah seru cerita nya


__ADS_2