
Disisi lain Fahmi memberikan instruksi pada para karyawan karena, sebentar lagi tuan AR akan datang dan para karyawan diberi tugas masing-masing. 5 Orang Karyawan diberi tugas untuk membersihkan kamar yang akan ditempati tuan AR, Lalu 4 Orang Karyawan diberi tugas untuk menyajikan wine Ke kamar VIP bagian Paling atas dari gedung Club , dan Karyawan lainnya yang tak kebagian tugas disuruh berbaris di depan pintu Club . Fahmi Pun membagi karyawannya
" Bagian yang bertugas membersihkan kamar atas VIP Dela,alisa,lala, Dan cahaya!! " kata Fahmi sambil menunjuk orang yang memiliki nama itu.
__ADS_1
" Dan sekarang dibagian penyaji minuman wulan, tia, rika, dan kamu Disa!! " sambil menunjuk kearah Disa. " Saya harap kau tak melakukan kesalahan Disa " lanjut Fahmi yang melihat Disa yang tengah kaget. "Dan yang lainnya berbaris menyambut tuan AR, dan ya bagian penyaji minuman jangan dulu menyajikan minuman dan bagian yang membersihkan kamar VIP kalian harus Selesai sebelum tuan AR datang dan Ikut menyambutnya!!! " kata Fahmi pada para karyawan.
Disa yang penasaran dengan keberadaan Naina yang ntah kemana dia tak melihatnya setelah pembicaraannya di depan pintu masuk Club.
" Pak Kau boleh tahu Naina ada dimana? " tanya Disa pada Fahmi
__ADS_1
" Naina Memiliki tugas untuk melayani tuan AR " bisik Ara ditelinga Disa, membuat mata Disa seketika terbelalak.
Fahmi yang melihat ekspresi wajah Disa langsung mendekat ke arah Disa " Itu memang tugasnya kau tak usah kaget dan heran " Kata Fahmi pada Disa, Disa hanya menjawab anggukan tanpa bicara.
POV DISA LIA PERTAMA
__ADS_1
Aku hanya diam setelah mendengar perkata dari pak Fahmi padaku tentang Naina memang Naina cantik, tinggi putih, dan seksi jadi tak heran jika Naina bisa memikat semua laki-laki yang ada di Club ini. Para Wanita di Club sangat iri padanya karna Naina adalah Primadona Club, dia terkenal sangat ramah dalam melayani para tamu diranjang. menurut para karyawan dulu Naina tidak seperti ini, dulu dia karyawan dibagian penyaji karena dia membutuhkan uang Jadi Naina meminjam ke Club oleh sebab itu Naina harus seperti ini. Aku tak heran jika Naina seperti Ini mungkin menurut Naina pekerjaan seperti yang sekarang ini mencukupinya meskipun di mata orang lain itu merupakan cara yang salah, tapi itu bukan berarti aku harus menjauhinya meskipun Naina menjadi wanita murahan dia akan tetap menjadi teman terbaik ku. Dia beda dengan yang lainnya dia memiliki sifat yang baik dan memiliki rasa tolong menolong, menurutku dia bidadari yang terjerumus dalam rencana setan. Ditengah keramaian menyambut tuan AR semua sibuk begitu juga denganku yang mengelap meja dan menyajikan minuman seperti biasanya pada para tamu. Para tamu yang duduk sambil menggandeng Para wanita Club sering kali membuatnya tak tahan dengan tingkah lakunya yang sangat menjijikkan bagiku terkadang para tamu (laki-laki) menyuruhku untuk duduk di pangkuannya, dan melihat wanita Club yang menggesekkan buah dadanya pada laki-laki hidung belang , wanita-wanita itu merusak populasi wanita, Laki-laki itu nanti berfikir semua wanita itu murahan akan tetapi itu tak semuanya wanita seperti itu.