Mati Saja

Mati Saja
Selamat Datang tuan AR


__ADS_3

Fahmi yang mendapatkan kabar dari maneger sandi bahwa tuan AR akan sampai 2 jam lagi langsung mengumpulkan para karyawan bagian penyaji untuk siap siap dengan tugasnya masing masing. Disa dan para karyawan yang bertugas menyajikan minuman menyiapkan beberapa minuman yang menurut Disa minuman itu lain dengan minuman yang sering Disa sajikan untuk para tamu "minuman itu sepertinya mahal" gumam Disa, Rika yang mendengar gumaman itu langsung menoleh ke arah yang berada di sampingnya " Minuman ini bukan hanya mahal tapi langka, karna minuman wine Romanée-Conti ini hanya ada satu di Dunia yang di pesan khusus untuk tuan AR,dan yang lebih parahnya ada di setiap club milik tuan AR" Disa memperhatikan wulan dan tia yang tengah membuka tutup botol minuman itu sambil mengerutkan dahinya " kenapa bisa begitu,Bukannya tuan AR itu jarang datang ke China? " Rika yang hanya tersenyum melihat pertanyaan dari Disa sedang Disa yang tak mendapatkan jawaban dia melanjutkan mengelap gelas. Setelah 15 menit karawan yang bagian membersihkan kamar VIP dan karyawan yang bertugas menyajikan minuman sudah menata minuman untuk dihidangkan, Semuanya tinggal menunggu Tuan AR datang.

__ADS_1


Disa yang masih menunggu jawaban dari Rika hanya duduk di kursi ruangan karyawan penyaji. "Apa kau masih menunggu jawaban ku?" suara rika membuyarkan Disa dari lamunannya " Aku tak tau pasti tentang tuan AR ,tetapi tuan AR datang kasini biasanya untuk memberi hukuman untuk para penghianat tuan AR,dan masalah minuman itu Tuan AR sangat menyukai minuman yang beralkhol yang sangat tinggi dan juga dia tak suka dengan penghianat, hanya itu yang semua karyawan tau tentang tuan AR selebihnya banyak yang tak tau" jawab Rika. " Hukuman seperti apa yang didapat para penghianat itu? Apa mereka akan di penjara? atau mereka dipecat? " Rika yang menjawab pertanyaan Disa dengan menggelengkan kepala " lalu hukuman apa yang akan mereka dapatkan? " tanya Disa " Para penghianat itu akan disiksa dan dibunuh sekeluarga di lantai atas Club ini" jawab Rika yang menahan takut di ekspresi wajahnya sedangkan Disa kaget dengan jawaban Rika " Apa Tuan AR sekejam itu? " tanya Disa " sangat" jawab rika.

__ADS_1


Jam sudah menunjukkan pukul 11:30 malam. Dimana semua karyawan yang kedatangan tuan AR berkumpul termasuk para tamu yang datang malam ini juga menunggu kedatangan tuan AR, semenjak kabar tuan AR datang Club lebih ramai dari hari biasanya. Para tamu dan karyawan club yang menunggu tuan AR di depan pintu masuk, menunggu sekitaran setengah jam akhirnya maneger Sandi menyuruh semua berbaris karena kendaraan tuan AR sudah dekat dengan gerbang masuk Club. Semua terkaget kaget dengan Kedatangan 7 mobil hitam Mercedes-Benz Maybach Exelero di halaman club, bagaimana tidak kaget sebab ke 7 mobil itu adalah milik tuan AR. Ketika mobil itu berhenti di depan halaman keluarlah 32 pria memakai setelan jas dan alat komunikasi di telinganya badan tinggi dan besar dari mobil mobil itu, salah dari pria berjas itu menghampiri membuka mobil yang ada di barisan ke 4 dibukalah pintu mobil sebelah kiri terlihat pria berpakaian yang berbeda pria itu memakai setelan jas berwarna silver,badannya tinggi,Kulitnya putih, dan rambutnya tertata rapi dan senyum yang menambah kewibawaannya awalnya semuanya mengira dia adalah Tuan AR akan tetapi tuan AR tidak pernah tersenyum, sehingga Pak Sandi maneger berbisik pelan ke semua tamu dan karyawan kalau dia adalah Asisten Tuan AR namanya 'Adam Maliek'. Pria itu yang berdiri setelah turun dari mobil itu dan berjalan menghampiri maneger sandi yang menyambut dengan senyum hangat "Selamat Datang tuan salam hormat kami" Ucap pak sandi sambil membungkuk kan badan dan di ikuti Semua membungkuk hormat ke pada Adam. "Apa semuanya sudah? " Tanya Pria itu " Sudah tuan" jawab maneger sandi mengangkat lagi badannya. Adam berjalan keluar dan menghampiri mobil ke 4 lagi. Adam yang berdiri di samping pintu mobil yang masih tertutup itu tiba tiba kaca jendela mobil itu turun lalu adam membungkuk memberi tahu kalau semuanya sudah siap " Tuan Semuanya sudah siap" Kata Adam kemudian mengangkat badannya kembali, Lalu adam yang berdiri di tepat di samping pintu mobil yang bergeser . Setelah adam mendapatkan isyarat dari Tuannya adam membuka pintu mobil itu. Semua pandangan mata tertuju pada pintu mobil yang terbuka suasana seketika menjadi sunyi saat pintu mobil itu terbuka dan sebuah sepatu mengkilap keluar dari mobil itu terlihat seorang pria memakai setelan jas berwarna hitam yang dijahit khusus untuk ukuran tubuhnya, badan yang tinggi bukan seperti tinggi pria China pada umumnya dan kulit putih memiliki mata brown eyes yang tajam seperti burung elang hidung mancung aura menakutkan dan Dingin dapat di lihat dari wajahnya yang memandang para tamu dan karyawan dengan tatapan datar seolah menganggap semuanya adalah patung. Pria itu adalah Tuan AR. Tuan AR berjalan melangkah masuk di ikuti asistennya dan para pengawal di belakangnya, saat Tuan AR masuk kedalam maneger sandi,fahmi, para tamu Club, dan karyawan membungkuk memberi salam hormat kepada tuan AR. " Apa ruangan gelap sudah lengkap sandi? " suara bariton khas tuan AR yang di kenal orang orang penting " Sudah siap semua tuan" jawab maneger sandi menundukkan kepalanya " Kuharap kau dan karyawanmu tak membuat kesalahan " peringatan tuan AR pada maneger sandi seolah olah memberi arti , sedangkan para karyawan yang berada di barisan belakang tamu tamu Club tak bisa melihat wajah tuan AR secara jelas.

__ADS_1


__ADS_2