
Memang tujuan kamu dan tante sonya mau kemana??kata ibu itu penasaran
Kata tante mau ajak Mawar jalan jalan, karena selama tinggal sama tante tidak pernah pergi kemana mana kecuali ke sekolah" terang Mawar
Mungkin kamu sengaja di buang nak" gumam ibu itu dalam hati
Oo ya buk nama ibu siapa?? Terima kasih sudah menolong Mawar, kata mama kalau orang yang suka menolong itu orang baik" kata mawar dengan senyum manisnya
Iya sama sama sayang, nama ibu sukma wati, biasa orang manggil ibu sukma, mama kamu benar, kalau Mawar suka nolong orang juga tidak" tanya ibu sukma
Suka bu, kalau di sekolah ada yang gangguin teman mawar, mawar selalu membelanya dan kalau ada yang tidak mengerti sama pelajarannya Mawar akan bantu menjelaskannya" jawab Mawar semangat
__ADS_1
Anak pintar, Mawar kelas berapa? Tanya ibu sukma
Baru kelas 1 bu, hmmm sebentar lagi ujian naik kelas tapi Mawar nggak masuk sekolah" kata Mawar sedih
Udah jangan sedih, ayo siap siap ke pasar, kita tunggu tante kamu datang" ajak ibu sukma ia tidak tega melihat Mawar sedih
Ayo bu" jawab Mawar
Apa ibu tinggal sendiri saja selama ini, apa ibu punya anak? Tanya Mawar penasaran karena ia tak melihat ada orang lain di rumah bu sukma
Iya Mawar selama ini ibu tinggal sendiri, ibu tidak bisa punya anak karena ibu mandul, karena itu ibu di tinggal suami ibu 5 tahun yang lalu" jawab bu sukma sedih
__ADS_1
Maaf ya bu, Mawar buat ibu sedih" kata Mawar menyesal
Tidak apa apa nak, apa kamu mau jadi anak ibu" tanya ibu sukma
Mau bu mau" jawab Mawar senang dan langsung memeluk bu sukma
Hahaha terima kasih sayang, kamu lucu dan pintar sekali" kata bu sukma
Bu sukma tinggal di sebuah gubuk kecil hanya ada 2 ruangan ruang tamu sekaligus jadi dapur dan ruang makan dan satu lagi kamarnya yang cuma di dinding dengan papan triplek bekas dan kardus Kadus bekas. Rumah itu di beli bu sukma dari hasil ia menabung selama bekerja jadi tukang bersih bersih pasar tradisional.
Mantan suaminya tidak meninggal kan apa apa untuknya, ia pergi begitu saja setelah 5 tahun menikah tapi tidak kunjung punya anak, setelah bu sukma di suruh periksa ke dokter ternyata ia dinyatakan mandul. Setelah mengetahui hal itu suaminya jadi jarang pulang dan akhirnya benar benar tidak pulang sama sekali, ia di tinggal sendirian di kontrakan kecil.
__ADS_1
Bu sukma awalnya putus asa, sudah lah tak bisa punya anak malah di tinggal suami pula. Seperti sudah jatuh ketiban tangga pula, tapi bu sukma bangkit kembali dan berusaha mencari pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan hidup dan membayar kontrakan. Awalnya ia jadi buruh cucu dari rumah ke rumah, untung nya ada yang menawarkannya bekerja di pasar sebagai petugas kebersihan.ia jadi punya pekerjaan tetap dan bisa menabung sedikit demi sedikit akhirnya bu sukma bisa membeli gubuk itu. walau kata orang itu gubuk tapi bagi bu sukma itu adalah istana, karena itu hasil jerih payahnya sendiri dan tidak perlu membayar kontrakan lagi.