Mawar Yang Di Buang

Mawar Yang Di Buang
16 tahun kemudian


__ADS_3

Hari ini Mawar wisuda S1 jurusan manajemen bisnis, di salah satu universitas di tempat tinggalnya. Ia di dampingi oleh bu sukma, wanita yang selama ini mengasuh dan membesarkan nya. Walau bu sukma hanya ibu angkat tapi kasih sayang dan pengorbanannya sungguh luar biasa untuk Mawar.


Mawar sangat menyangi bu sukma begitu juga sebaliknya.


Selamat ya sayang" ucap bu sukma menciumi kedua pipi putri angkatnya lalu memeluk erat tubuh Mawar, bu sukma meneteskan air mata.


Ada rasa haru, senang dan bersyukur di hati bu Sukma ia masih tidak percaya. Tuhan begitu baik padanya ia diberi putri yang cantik, baik dan pintar.


Sekarang putri kecilnya itu sudah tumbuh menjadi gadis yang cantik dan sekarang sudah menjadi serang sarjana.


Bu sukma terus menghujani Mawar dengan ciuman dengan senyum dan air mata yang tak hentinya.


Bu terimakasih untuk semuanya" ucap Mawar butiran air mata juga jatuh membasahi pipi cantiknya


Iya sayang " jawab bu Sukma


Ayo kita berfoto bu, untuk jadi kenang kenangan" ajak Mawar


Bu Sukma mengikuti keinginan putri kesayangannya, Mawar mengenakan topi wisudanya di atas kepala bu sukma dan memeluknya.

__ADS_1


Cekrek.. Cekrek...cekrek


Setelah puas berfoto berdua, Mawar izin pada ibunya untuk berfoto bersama teman temannya.


Bu Sukma melihat senyum bahagia di bibir Mawar yang membuat ia juga ikut tersenyum.


Alhamdulillah terimakasih ya Allah atas nikmat yang telah kau berikan pada hamba MU ini, nikmat yang begitu aku dambakan walau bukan dari rahim ku tapi aku menyayangi nya seperti putri kandung ku sendiri" kata bu Sukma dalam hati.


****


Di rumah bu Sukma


Mawar sekarang sudah selesai kuliah dimana rencananya mau melamar kerja"tanya bu sukma


Kok udah sarjana masih mau jualan ayam sama bersihin pasar, kan sayang ijazahnya nak di tambah lagi kamu lulusan terbaik nanti apa kata teman teman kamu Mawar?"kata bu Sukma tidak setuju


Mawar tidak pernah peduli omongan orang bu, Mawar cuma mau dekat ibu terus" jawab Mawar sambil memeluk ibunya dengan manja


Sayang kamu harus punya cita cita tinggi dong, katanya mau bantu banyak orang nah kalau mau bantu banyak orang itu kamu harus buka lapangan pekerjaan" terang bu Sukma

__ADS_1


Kan udah bu, tuh para preman pasar udah punya kerjaan" jawab Mawar


Mawar memang Membantu para preman pasar yang suka memalak pedagang dengan memberi modal usaha supaya para preman punya penghasilan yang halal dan tidak mengganggu pedagang di pasar lagi


Flashback


Mawar baru hari pertama jualan ayam potong di pasar tempat ibunya bekerja, dengan mengumpulkan uang jajan dan hasil


memulung barang bekas sepulang sekolah selama beberapa tahun sehingga ia punya modal untuk membuka usaha.


Saat Mawar dan ibunya sibuk memotong dan menyusun ayam di meja ada keributan dari beberapa orang laki laki berbadan kekar sedang membentak bentak pedagang yang berada tidak jauh dari lapak Mawar.


Mana setoran nya" bentak salah satu preman yang berbadan gempal dan ada tato cewek seksi di lengan kirinya


Ini masih pagi bang belum ada yang laku" jawab pedagang itu ketakutan


Gue nggak peduli mana setoran lu" bentak preman itu lagi


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

__ADS_1


jangan lupa like, coment , dan vote ya reader.. bantu author supaya lebih semangat berkarya..


terima kasih🙏🙏🙏


__ADS_2