
Akhirnya mereka sudah sampai di pasar, orang sudah ramai mengunjungi pasar tradisional itu.
Kita sudah sampai Mawar, kita tunggu di tempat kemarin" tanya bu Sukma
Iya bu, biar tante gampang nemuin Mawar" jawab Mawar senang
Baik lah" kata bu sukma
Mereka duduk di tempat dimana bu sukma menemukan Mawar, disana merupakan tempat duduk yang di sediakan untuk pengunjung pasar yang ingin istirahat sambil menunggu angkutan umum atau sekedar bersantai setelah lelah beraktifitas di dalam pasar.
Sudah beberapa jam mereka duduk disana, tapi tidak ada satu pun yang datang menghampiri mereka untuk menjemput Mawar kecuali para pedagang asongan yang ingin menawarkan dagangannya.
Mawar sudah masuk waktu shalat ibu mau shalat dulu, kamu mau ikut apa tetap disini" tanya bu sukma
Mawar tetegun mendengar kata kata bu Sukma, semenjak mamanya meninggal tidak ada yang mengajaknya shalat. Tante Sonya selalu sibuk dengan urusannya sendiri.
Mawar" panggil bu sukma mengagetkan Mawar
Eh iya bu" jawab Mawar
Kamu mau nunggu disini atau ikut ibu" tanya bu sukma lagi
Aku ikut bu" kata Mawar
__ADS_1
Sudah lama Mawar tidak ada yang ngajak shalat, semenjak mama meninggal" sambung Mawar
Ya sudah ayo ambil wudhu" ajak bu Sukma
Ya bu" jawab Mawar
Setelah selesai shalat ibu Sukma mengajak Mawar untuk makan siang di warung tempat Mawar makan kemarin.
Siapa anak ini Sukma??" tanya bu Tati pemilik warung
Oh anak ini ketinggalan sama tantenya di pasar ini kemarin, karena sudah mau malam aku ngajak dia nginab dirumahku" terang bu Sukma
Pantes kemarin dia makan sendiri aja disini kemarin, mau makan apa?" ujar bu Tati
Mawar ayam goreng aja" jawab Mawar
Ini silahkan di makan" bu Tati mempersilahkan
Oya Mawar alamat rumah kamu dimana??Tanya bu Tati
Saya tidak tau bu, saya hanya hafal jalan dari rumah ke sekolah kalau dari sini saya tidak tau, " jawab Mawar
Kamu tau nama kota tempat kamu tinggal? Tanya bu Tati lagi
__ADS_1
Kalau itu saya tau bu, kota x namanya" jawab Mawar girang
Ya ampun itu jauh sekali dari sini, sekitar 6_7 jam perjalanan" ujar bu Tati
Bu Sukma kaget , kalau memang sejauh itu, berarti benar dugaannya Mawar pasti sengaja di buang sejauh mungkin supaya tidak tau jalan pulang. Anak sebesar ini hilang di pasar dekat rumah saja pasti tidak tau jalan pulang.
Kasihan sekali nasib kamu nak, sudah di tinggal papanya, mamanya meninggal dan sekarang dibuang oleh orang yang mengaku sebagai adik mamanya" kata bu Sukma dalam hati
Kamu tenang saja sayang, ibu akan rawat kamu seperti anak kandung ibu nak" bu sukma tanpa sadar meneteskan air mata
Ibu kenapa?? Tanya Mawar kwuatir
Ah tidak apa apa sayang, udah siap makannya ayo kita kembali duduk disana nunggu tante kamu" kata bu sukma seraya menghapus air matanya
Saat bu sukma mengeluarkan uang untuk membayar makanan mereka.
Mawar bayar sendiri bu, Mawar punya uang" kata mawar mengeluarkan uang pecahan 10 rb yang kemarin di kembalikan ibu Tati
Kamu punya uang? Tanya bu Sukma
Ia bu, waktu tante mau pergi ke dalam pasar dia memberi saya beberapa lembar uang" mawar memperlihatkan semua uang di saku nya
Bu sukma melihat uang di tangan anak itu, ada pecahan 100 ribu 4 lembar, 50 ribu 1 lembar, dan beberapa lembar uang pecahan 10 ribu.
__ADS_1
Keyakinan bu Sukma semakin kuat, kalau Mawar betul betul sudah di buang. Apa yang harus ia kata kan pada Mawar, bagai mana cara menjelaskannya" kata bu sukma bingung