Mekanik Massa Menyelamatkan Ratu Jahat

Mekanik Massa Menyelamatkan Ratu Jahat
Vol1 - Bab 2 - Sejarah Tertentu


__ADS_3

Dulu sekali dunia Gargan merupakan dunia yang damai, sampai seribu tahun yang lalu, berbagai portal yang menghubungkan Dunia Gargan ke berbagai dunia lain telah muncul.


Hal itu menyebabkan kekacauan besar, kejadian tersebut dikenal sebagai Awal Dunia Baru, setiap portal jika tidak diselesaikan maka akan meledak, ledakan tersebut akan membuat para monster yang terkurung di dalam portal keluar dan menyebabkan kekacauan di dunia.


Dunia Gargan tidak hanya kedatangan oleh berbagai portal serta monster, tapi juga makhluk dari ras asing, mereka adalah Dwarf, Elf, Beastman, Raksasa dan Naga.


Kelima ras tersebut juga menciptakan kekacauan bagi ras manusia di dunia Gargan, hal itu menyebabkan pertikaian karena para ras asing tersebut merebut wilayah yang ditempati oleh para ras manusia.


Tidak hanya sampai di situ saja makhluk yang sangat kejam dan bengis, juga muncul berniat untuk menguasai dunia Gargan, mereka lah para Ras Iblis.


Tapi ketika Ras Manusia asli dari Dunia Gargan mulai hampir punah karena tidak memiliki kemampuan untuk bertahan di perang yang dingin tersebut, akhirnya para dewa-dewi turun ke dunia Gargan, para dewa-dewi itu memberikan manusia kemampuan untuk menggunakan energi magis yaitu Mana.


Tidak hanya sampai di situ saja, para dewa-dewi juga memberikan Kelas kepada setiap ras manusia, Kelas bisa didapatkan dengan beberapa cara, tapi ada juga yang terlahir langsung dengan sebuah Kelas, karena masih merasa belum cukup para dewa-dewi memberikan Kelas Pahlawan ke dua belas manusia terpilih.


Dengan bantuan para manusia terpilih yaitu Dua Belas Manusia dengan Kelas Pahlawan, ras manusia dapat memukul mundur para Ras Iblis untuk kembali ke dunia iblis.


Kedua belas Pahlawan juga membuat perjanjian damai dengan ras asing lainnya, dengan syarat para ras asing dapat menempati wilayah yang sebelumnya dikuasai oleh ras manusia, jika mereka tidak menyerang ras manusia.


Dengan persyaratan tersebut kelima ras asing tidak menyerang ras manusia, bahkan sekarang ras manusia beberapa kali melakukan hubungan kerja sama satu sama lain dengan ras lain.


Portal masih sering bermunculan hingga sekarang, tapi sudah banyak portal yang berhasil diselesaikan, yang di mana sekarang sebagian portal tersebut telah berubah menjadi Dungeon, Dungeon dapat diserang terus-menerus tidak seperti Portal.


Sedangkan Portal hanya bisa diserang sekali lalu Portal akan menghilang, jadi jika ditanya lebih untung Dungeon atau Portal, maka akan lebih untung Portal tentunya.


Kenapa, karena item-item yang berada di Portal itu lebih berharga dan langka, jadi harganya lebih mahal, makanya lebih menguntungkan Portal dibandingkan Dungeon.


Kecuali Dungeon itu baru saja muncul, maka Dungeon itu juga akan sangat menguntungkan, jika di tanya apakah Dungeon dapat tercipta, tanpa harus menjadi Portal terlebih dahulu maka jawabannya bisa.


Ada beberapa Dungeon Alami yang muncul tanpa sebelumnya merupakan sebuah Portal, hal ini terjadi bila daerah di sekitar memiliki kepadatan Mana yang sangat melimpah, maka Dungeon akan tercipta secara Alami.


Lalu bagaimana Portal bisa berubah menjadi Dungeon, hal itu akan terjadi bila item-item di dalam Portal tidak sempat atau belum dijarah sepenuhnya, maka Portal dapat berubah menjadi Dungeon karena item-item tersebut.


Tentu item-item yang dihasilkan Dungeon bukan item-item yang tertinggal sebelumnya di portal, melainkan tergantung Dungeon itu sendiri, jika Dungeon itu merupakan Dungeon tingkat tinggi maka tentu item-item yang dihasilkan akan bagus bagus tentunya, tapi semakin tinggi level Dungeon maka waktu cooldown juga akan lebih lama dibandingkan Dungeon berlevel rendah.


Di dalam Game PC Raja Pahlawan Dengan Pedang Sihir Dewa, karakter utamanya bernama Lux Aurora, dalam bahasa latin berarti Cahaya Fajar, nama itu cocok untuknya yang membantu orang lain tanpa pamrih, baik hati, serta murah senyum.

__ADS_1


Dirinya bagaikan Cahaya Fajar yang akan selalu dinanti-nantikan oleh banyak orang, dirinya merupakan Raja Pahlawan yang memiliki Pedang Sihir Dewa, pedang itu sangat kuat, yang mampu meluluh lantakkan dunia dengan mudah.


Selain Lux ada satu lagi karakter yang juga merupakan salah satu dari dua belas Pahlawan yang tinggal di desa Falbe, dia adalah Alba Splendida dalam bahasa latin yang berarti Putih Terang.


Dia layaknya kertas putih yang suci dan polos, yang belum mengetahui apa-apa, dan membuat orang-orang ingin terus melindungi sosoknya yang seperti itu, dirinya juga dianggap terang yakni mampu menerangi kegelapan di hati setiap orang yang dirinya temui.


Keduanya merupakan pasangan yang cocok satu sama lain, tapi kehidupan keduanya selalu dibayang-bayangi oleh kejahatan yang berada di mana-mana.


Bahkan para pemain bingung harus melakukan apa terhadap keduanya, tapi di salah satu dari dua puluh lima rute ada rute yang berakhir dengan keduanya menikah.


Yah cuman ada satu rute, itu memang hal yang sangat-sangat membuat para pemain menjadi sangat kesal.


Memikirkan semua itu dengan tatapan rumit, Alvin termenung sambil menatap hutan yang berada di bawahnya, setelah perjuangan keras yang dilakukan oleh Alvin, untuk mencapai goa yang dirinya tempati saat ini, dengan menggunakan sebuah tali yang dirinya beli sebelumnya di Desa Falbe. Alvin kemudian berjalan memasuki goa lebih dalam.


Saat ini Alvin berada di lokasi dari Skill Appraisal atau Penilaian, lokasi dari Skill itu sendiri berada di Hutan Bakman, yang lokasinya berdekatan dengan sebuah bernama Desa Palko.


Goa dari Skill Appraisal itu sendiri berlokasi cukup sulit untuk ditempuh, karena berada di bagian curam tebing, oleh karena itu Alvin melakukanya dengan ekstra kehati-hatian yang tinggi, menggunakan seikat tali dan mengikatnya di sebuah pohon lalu mengikatnya di tubuhnya, Alvin turun dari atas menuju ke bagian tengah-tengah tebing, di mana lokasi dari goa itu berada.


Setelah memasuki Goa, Alvin pergi ke arah tengkorak yang tengah terduduk dilantai, dirinya segera menghampiri tengkorak tersebut lalu mulai mengorek-ngorek pakaian milik tengkorak, hingga akhirnya Alvin mendapatkan sebuah kunci dan sebuah buku di balik pakaian tengkorak tersebut.


Kemudian Alvin pergi ke sebuah dinding yang ditatap oleh tengkorak tersebut, setelah mencari ke mana-mana, akhirnya Alvin menemukan sebuah lubang kunci, dirinya kemudian memasukkan kunci yang dirinya temukan dari tengkorak sebelumnya.


Setelah itu dinding bergetar sebelum akhirnya terangkat, yang memperlihatkan berbagai buku tersusun rapih dan bersih, serta sebuah gulungan di tengah-tengah ruangan, dengan sebuah lingkaran yang melingkari tempat dari gulungan tersebut.


Mengetahui bahwa kali ini akan lebih sulit, Alvin bersiap-siap, dirinya berjalan hingga akhirnya berada di depan lingkaran tersebut.


"Aku akan memberikan hidupku demi pengetahuan!" Setelah berteriak cukup keras seperti itu, Alvin menunggu dengan wajah khawatir tapi setelah beberapa saat, Alvin mengerutkan keningnya, karena tidak ada hal yang terjadi, Alvin kemudian mencoba untuk melewati garis lingkaran dengan tangan kirinya, tapi pada saat itu sebuah percikan petir tiba-tiba saja muncul, yang mencoba untuk menghisap tangan Alvin.


"Arghhh!"


Alvin segera mencoba untuk menarik tangan kirinya, tapi hal itu tidak bisa, rasa sakit yang begitu mengerikan terus menghisap tangan kiri Alvin masuk lebih dalam menuju ke dalam lingkaran.


"Sialan!" "Argghhh!"


Alvin segera mengeluarkan Palu Pembuat dan memukul bagian yang menghisap tangan kirinya dengan sekuat tenaganya, pada saat itu lingkaran tersebut seketika bergejolak dan akhirnya menghilang, Alvin seketika terjatuh di lantai dengan terengah-engah.

__ADS_1


"Huuuff... Haaaahh... Huuuff...!"


"Apa-apaan itu! Kenapa kata-kata ajaibnya tidak berfungsi? Ah! Benar... Itu karena seharusnya diucapkan menggunakan bahasa kuno, sedangkan aku hanya mengetahui artinya, jadi bukan berarti jika aku mengatakannya menggunakan bahasa modern dunia ini, hal itu dapat menghilangkan lingkaran tersebut..."


"Kali ini aku ceroboh karena sebuah hal yang begitu sepele, lain kali aku perlu memperhatikan semua detail ingatanku... Apakah sekarang aku perlu menulis catatan masa depan, seperti banyak karakter npc berkedok mc yang sering aku baca?"


Setelah beberapa saat menenangkan diri, dan melihat bahwa dirinya tidak memiliki luka luar, hanya rasa sakit dari tersengat listrik yang sangat mengerikan di tangan kirinya.


Alvin kemudian menatap gulungan yang dinanti-nantikan, dirinya pertama-tama melihat ke bagian bawah, apakah masih ada lingkaran atau ada yang tersembunyi, Alvin kemudian mengetesnya dengan menggunakan sebuah batu, setelah melihat bahwa itu aman, Alvin segera pergi ke tengah-tengah ruangan, lalu dirinya menyobek gulungan tersebut.


Tapi kali ini Alvin telah mempersiapkan diri, dan mampu menahan rasa sakit kepala yang luar biasa hebat tersebut, dibandingkan rasa sakit tersengat listrik yang tidak menghasilkan bekas sebelumnya, rasa sakit di kepala tidak terlalu menyakitkan bagi Alvin, setelah beberapa saat Alvin menghembuskan nafas panjang.


"Huff... Haah... Huff... Aku akan mati jika melakukan ini sebanyak lima kali lagi, untung hanya tersisa satu kali lagi saja, dan ini semua akan selesai."


Alvin menghembuskan nafas panjang sebelum akhirnya berniat menggunakan Appraisal.


"Penilaian!"


[Nama: Alvin Malvis]


[Level: 3]


[Kelas: Belum Ada]


[Kesehatan: 15/15] [Mana: 10/10]


[Kuat: 4] [Cepat: 2]


[Cerdas: 5] [Tangkas: 7]


[Stamina: 5] [Beruntung: 3]


[Skill: [Mekanik: 0] [Penilaian: 0] ]


"Hem... Keberuntunganku tidak terlalu tinggi, pantas saja aku mengalami masalah tersengat tadi, dengan ketangkasan yang berada di sekitar situ, aku cukup bagus dalam skill mekanik seharusnya."

__ADS_1


__ADS_2