
-Menjadi seorang anak yang memiliki latar blakang paling disegani seluruh penjuru kota membuatku tak bisa melepas semua akan sifat dan kebiasaanku .
*Ya inilah hidupku dikelilingi oleh dunia Mafia yang tak bisa aku hindari,walaupun aku pernah mencoba lari dari kenyataan hidupku ini tapi mau bagaimana lagi inilah hidupku inilah duniaku .. dan akan terus begini sampai aku menduduki jabatan KETUA GENG MAFIA
laily menutup buku diarynya sambil menghela nafas singkat yang sangat berat.ia menatap langit-langit kamarnya yang begitu megah tanpa ada kekurangan sedikitpun.ya dia hidup dikeluarga Geng Mafia.Apalah arti hidup mewah jika tidak punya hatinurani dan kelembutan dihidupnya
"Nona Muda,Tuan Besar memanggil anda keruang kerjanya." suara pengawal yang disuruh ayahnya menyampaikan pesan
"Katakan kepada Tuan besarmu itu.aku akan segera kesana,tunggu aku menyelesaikan data yang diberikan kakak pertama" kata laily sambil menutup laptonya
ia bergegas keluar dari kamarnya dan langsung menuju keruang kerja ayahnya.dia berfikir pasti akan ada sesuatu yang terjadi sampai ayahnya memanggil dia dan ingin bicara kepadanya
yah,laily dari kecil sangat membenci ayahnya karna ibunya meninggal. laily terus menyalahkan ayahnya yang telah membuat ibunya meninggal. tanpa tanya mengapa,kenapa,dan ada apa.dihati laily sekarang hanya ada kekerasan yang ingin membalas ayahnya walaupun dia tau itu tak akan membuat ibunya kembali.
laily membuka pintu ruang kerja ayahnya perasaannya sungguh tidak enak.seakan akan terjadi sesuatu hal yang tidak ingin dia lakukan. di dalam sudah ayah,kakak pertama dan kakak kedua. perasaanya semakin tidak tenang.
__ADS_1
"ayah memanggilku?" tanya laily dengan wajah suramnya
"he yooo,adik ketiga.lama tak jumpa semakin cantik saja kau ini. aku berfikir akan jatuh cinta denganmu yang angkuh ini" saut kakak kedua sambil merangkulkan tangannya keleher laily
"dan aku juga tak akan segan akan membuatmu menarik kata-kata yang keluar dari mulutmu itu,Lokas" laily mengeluarkan pisau andalannya dan menodongkan ke leher kakaknya itu ..
Lokas Davidson,kakak kedua laily. ia juga mendalami bisnis narkoba terbesar diamerika.dia suka dengan urusan bunuh membunuh. dikumpulan Geng ayahnya Lokas lah yang bertugas membereskan urusan yang keji
"Sudahlah Lokas,jangan kamu goda terus adikmu.dia adalah satu-satunya bidadari yang ayah punya.ngomong soal ayah memanggilmu kesini laily ayah ingin kau belajar bisnis perdagangan saham dengan kakakmu pertama.apakah kamu setuju?" saut ayah laily dengan tegas
"Jika kalau Laily menolak tugas ini.apakah ayah mau mendengarkan laily." jawab singkat laily
"hey,adik. itu posisi yang pantas untukmu dikelompok ini.apakah kau selamanya akan ikut campur urusan laki'laki terus." saut Lokas
__ADS_1
"Apakah karna aku wanita,tidak bisa menjaga diriku.dan tidak bisa membereskan semua kasus ayah selama ini,sekarang kalian mempertanyakan pantas tidak kah posisiku?licik sekali kalian,cepat atau lambat Geng Elang Hitam akan jatuh ketanganku.Paham!!" bentak laily dan langsung pergi dari kantor ayahnya
"Ayah,Laily sudah mendalami semua tugas dan khasus di Geng Elang Hitam.menurutku tidak ada salahnya jika kita menetapkan dia diposisinya sekarang.aku lihat dia juga sudah terbiasa dengan jabatannya diGeng kita." saut kakak pertama laily
"Haizzz...kamu benar juga,ludro.seharusnya ayah tidak memasukan laily kedalam urusan Geng Elang Hitam.ayah tidak tau apakah ibumu senang atau tidak disana.mungkin ini yang terbaik atau juga yang terburuk untuk adik perempuanmu" jawab ayahnya yang menghela nafasnya sangat berat
Ludro davidson,Putra pertama dari Alexander Davidson.ludro terkenal tidak ingin mengotori tangannya untuk hal urusan yang berkaitan dengan pertengkaran,peperangan,dan pembunuhan dikhasuh Geng Elang Hitam. dia mempunyai benteng yang sangat kuat yaitu adik kedua dan adik ketiganya ...
karna itulah mereka dijuluki 3L dari Geng Elang Hitam.
Laily,terus berjalan dikoridor rumahnya.ternyata benar firasat yang membuat dia gelisah tak tenang hati. ternyata ayahnya ingin dia menjadi ketua perdagangan saham Geng Elang Hitam.laily langsung menuju atap rumahnya yang termasuk tempat ia belajar bela diri dan yang membuat dia selama ini tegar akan kepergian ibunya.dia berteriak sekencangnya sampai tak sadar air mata menetes kebawah
"ada apa ini?bahkan aku tidak bisa menahan air ini untuk keluar dari mataku. dan bahkan aku tidak ingat kapan terakhir kali aku menangis" gumam laily yang melihat air matanya sendiri
"Ibu.. aku kangen sekali dengan ibu... ibu,seandainya ibu ada disini aku gak bakal seperti ini." ucap laily
__ADS_1