
Laily berlari menuju keata rumahnya.setelah sampai diatap rumahnya.dia duduk dipinggir gedung rumahnya.tak lama kemudian Lokas menyusul dia.dengan nafas terengah-engah Lokas melihat kalau adiknya yang dia sayangi itu sedang bersedih.bahkan di dalam hatinya juga ada persaan sedih.
perlahan-lahan lokas menghampiri adiknya itu.dia tak sanggup melihat adiknya yang menahan kesedihan. dia memengan pundak Laily
"Hey.. jangan menahannya sendiri.yah,paling tidak cerita sedikit juga boleh kok!." Hibur Lokas
"heh... aku bukan wanita seperti itu. lagian apa yang membuat aku jadi sedih.gak ada yang hisa membuatku sedih,kecuali..." kata laily yang tidaj diteruskan
"kecuali kematian ibu dan rahasianya yang terbongkar. hufff... dengar,aku juga tidak tau rahasia ibu. apa yang dibicarakan paman antonio itu belum tentu benar. dan aku rasa kita harus menyelidiki sendiri kebenarannya." saut lokas
"tapi yang kakak pertama katakan itu sudah meyakinkan perasaanku.." kata laily
"kok jadi aneh ya 'kakak pertama' ... buwahahahahaha ... panggilan yang tidak cocok untuk si kucing hitam itu.hahahaha."
"Woi,aku sedang serius! gak ada yang lucu tau." saut laily
tiba-tiba ada yang mengagetkan mereka berdua ..
"Boleh,aku ikut ngobrol dengan kalian berdua? sepertinya sangan asyik. apa yang kakak adik ini obrolkan." kata paman antonio
"Paman.. aku kira paman sudah pergi ke negara paman." jawab lokas
"Apa yang paman mau?" saut laily dengan ketus
"hahaha... kamu ini mirip sekali dengan ayahmu,walaupun wajahmu imut seperti marmut.tapi sifatmu dingin bagaikan es kutub yah ..." guyon paman
"hahahaha ... benar paman,laily sangan dingin seperti es.bahkan tidak ada cowok yang mendekati selain aku ini ... hahaha." saut lokas ..
__ADS_1
hantaman laily pun sudah dirasakan dikepala lokas sehingga membuat pamannya ketawa geli
"oke.. oke.. kalian pasti penasaran kan dengan perkataan kakakmu ludro dan aku. mungkin sudah seharusnya kalian tau latar belakang keluarga ibumu." kata Paman antonio
"tunggu.. tunggu.. secepat ini mau membongkar rahasia ibu kepada kami... gak asyik ah,hei Author.. setidaknya biarkan kita berkeliling dunia dulu untuk menyelidiki ibu... gak pendet banget si Author.." Geram Lokas
"Kelamaan coy.. ceritanya masih panjang.Banyak komen mau aku sedikitin bagianmu.Author juga harus berfikir endingnya. yang gk bisa ketebak sama pembaca.haduhhh ..." Teriak Author
"Ibumu berasal dari keluarga yang terhormat.Keluarga kami adalah keturunan dari keluarga yang selalu megekkan keadilan dan kebenaran. yah jika disingkat kakekmu adalah seorang Tentara negara,yang menikahi nenekmu seorang Polisi wanita.jadi kedudukan mereka itu lah yang menuruk ke anak'anaknya."
"tapi bagaimana ceritanya ayah dan ibu bisa saling mengenal.?" tanya laily.
→ FLASHBACK ON ←
Di Bandara
"Keluarlah,nio!!"
antonio keluar dari persembunyiannya
"hehehe... kakak. sudah tau ya kalau aku mengikuti kakak.!" saut antonio
__ADS_1
"heZzz.. kamu ngapain?apa kamu kurang kerjaan? kakak akan pesankan tiket untuk kembali ke Belanda."
antonio dengan cepat memegang tangan kakaknya
"kakak aku mohon,jangan suruh aku pulang. aku mau melindungi kakak." Jawab antonio
"dasar Bodoh. kakak baik'baik saja. dengar nio,seharusnya kakak yang melindungi kamu bukan kamu yang melindungi kakak." tegasnya
"tapi aku berjanji gak akan menyusahkan kakak. aku akan menurut dengan apa ucapan kakak." saut antonio
kakaknya hanya mengusap-usap rambutnya dengan senyum
→ FLASHBACK OFF ←
"Lalu,akhirnya ibu menyetujui jika paman ikut ibu?" saut lokas
"iya,paman selalu mengikuti ibumu. sampai suatu hari paman menemukan proposal khasus yang ibumu selidiki.aku sangat kawatir dengan ibumu tidak kunjung pulang. padahal aku mengira tugas ini hanya untuk mempermaikan ibumu.ketika aku sedang kawatir. ibumu mengetok pintu apartemen,setelah aku buka. ibumu membopoh seorang laki'laki.."
"laki'laki itu adalah ayah,kan?" saut lokas lagi
"iya,benar. ibumu merawat ayahmu yang sudah hampir sekarat. lama kelamaan mereka berdua saling suka.misi ibumu yang pada awalnya ingin memanfaatkan ayahmu untuk mendapatkan informasi tentang dunia mafia gagal karna mereka jatuh cinta."
laily yang mendengar cerita pamannya itu hanya merenuñg terdiam.dan paman antonio pun pergi untuk melaksanakan tugasnya lagi
__ADS_1