MENANTU DEWA PERANG

MENANTU DEWA PERANG
14. Tidak Ada Apa-apanya


__ADS_3

"Kamu tenang saja. Hanya seorang laki-laki bodoh yang tahunya hidup bergantung pada istrinya, nggak punya uang, nggak punya kekuasaan, dan nggak punya kekuatan apapun. Cuman bisa sedikit jurus tinju dan tendang daong!" Ujar Joni di ujung sana.


Saat mendengar hal tersebut, Diego baru merasa lega.


"Baiklah!" ucapnya.


"Tetapi tetap saja ada yang perlu aku pastikan dulu, ada hal apa yang perlu kasih tahu aku, tolong kasih tahu yang jelas. Kalau bisa sedetail mungkin, kasih tau saja, kalau misalnya orang yang mau kamu pukul itu orang besar, orang kecil seperti aku nggak bisa terima job ini. Coba kau katakan, siapa nama orang itu?"


"Farrell Xin!" Joni menjawab tanpa ragu-ragu.


"Menantu itu Belian keluarga Surrinder di kota U. Manusia miskin nggak berguna, dalam waktu tiga hari, aku ingin melihat dia sudah jadi orang yang benar-benar cacat!"


Farrell Xin...!!!


Entah kenapa, Diego tiba-tiba merasa gentar ketika mendengar nama tersebut, dan dia selalu merasa ada firasat buruk, nama Farrell, nama belakang Xin... Xin...!!


Namun ketika Joni mengatakan kalau laki-laki itu adalah menantu Belian yang hidup bergantung pada keluarga istrinya, Diego barulah kembali tenang.


Pak Farrell yang pernah menggemparkan dunia itu tidak mungkin bisa menjadi seorang menantu Belian. Apalagi hidup bergantung pada keluarga istri, Diego merasa pasti dia sendiri yang sudah terlalu banyak berpikir.


"Oke! Nggak masalah!" jawab Diego secara langsung


"Pak Joni tenang saja, dalam waktu tiga hari, aku pasti akan membuat orang yang bernama Farrell itu menyesal sudah hidup di dunia ini! hahaha...hahaha...!"


Setelah itu Diego menutup teleponnya sambil tersenyum lebar. Kemudian dia memanggil beberapa anak buahnya dan bersiap-siap untuk menghajar Farrell Xin.


Tetapi yang tidak mereka ketahui, orang yang akan mereka pukul adalah Farrell Xin. Dan baru saja beberapa saat yang lalu, big bos sudah bilang kalau mereka harus tunduk pada lelaki itu, terlebih lagi dia itu idola yang mereka dam akan dan kagumi.


...


Di sisi lain Farrell Xin ama sekali tidak tahu, kalau dirinya telah menjadi target anak buah pasukan bawah tanah yang berada di bawah kekuasaannya sendiri.


Pagi-pagi ibu mertua Farrell Xin sudah menendang pintu kamar dengan kuat hingga terbuka. Perempuan itu langsung berteriak marah pada menantunya yang masih berbaring di tempat tidur.


"Dasar manusia nggak berguna!kamu nggak lihat sekarang sudah jam berapa? Masih berani-beraninya tidur sudah siang bolong, sudah jam berapa ini? nggak usah sarapan kamu, cepat bangun dan buatkan kamu sarapan, sudah mau jam 10, nanti mau kekantor catatan sipil untuk urus perceraian lagi!" Ucap ibu mertua yang sangat marah.


Selesai omel-omel, Lelli mengambil segelas air dingin, dia langsung menyiramkan air dingin ke wajah Farrell.


Hanya saja, kali ini Farrell Xin yang sudah muak, tidak serta Merta menerima penghinaan ini lagi. Lelaki itu langsung menghindar dari siraman air dingin mertuanya itu, kemudian dia menatap ibu mertuanya dengan tatapan dingin.


Lelli langsung murka, Dengan suara yang melengking perempuan itu memaki,


"Dasar kamu manusia nggak berguna, berani juga kamu sekarang. Siapa yang memperbolehkan kamu untuk menghindar?"


Farrell tidak menjawabnya. Lelaki itu terus menatap tajam perempuan yang sebentar lagi akan menjadi mantan ibu mertuanya.


"Lihat apa kamu? kamu pasti keenakan tinggal di rumah kami. Sampai-sampai jadi malas begini, sudah mau jam 10 begini tapi masih belum juga bangun dan buatkan sarapan. Kamu mau buat kamu semua mati kelaparan?" bentak Lelli.


Setelah berhenti sejenak perempuan itu berkata lagi,


"Cepat bangun! sebentar lagi Willy akan datang untuk menjemput Alma pergi urus perceraian kalian. Hari ini buatkan sarapannya lebihkan satu porsi, Willy pasti belum sarapan. Aduh, kenapa anakku bisa menikah sama orang kayak kamu, sudah miskin, nggak berguna lagi. Benar-bemar kayak sampah!"


Lihat saja. pada perceraiannya, ibu mertua ini masih saja memperlakukan Farrell Xin dengan cara yang begitu kasar.

__ADS_1


Dimata keluarga Surrinder, lelaki itu hanya seperti seorang pembantu. Tidak bahkan untuk jadi pembantu saja tidak pantas, hanya menjadi anjing mereka.


"Huh!"


Farrell hanya mendengus dan tertawa dengan sinis saat melihat raut wajah Lelli yang membenci dan merendahkan dirinya, dan juga kata-katanya yang sangat menusuk itu.


Ketika Lelli mendapati Farrell yang masih saja tidak bergerak, seperti biasa perempuan itu mengambil gelas dan melemparkannya ke arah menantunya itu.


"Kamu benar-benar nggak berguna, masih punya muka untuk tertawa, kenapa sih nggak pergi mati saja kamu!" bentak Lelli keras.


Dimata perempuan itu, Farrell hanya seorang laki-laki tidak berguna dan selalu mengiakan kalau di suruh-suruh, bahkan lelaki itu bahkan tidak punya keberanian untuk menghindar.


Tetapi, kali ini Farrell malah langsung mengulurkan tangannya, dan di saat gelas itu masih melayang di udara, dia langsung memukul gelas itu, kemudian gelas itu pecah, dan pecahannya jatuh dan berserakan di atas lantai.


Lelli hanya menatapnya dengan tatapan kaget dan tidak percaya. Segera setelah itu, Farrell perlahan-lahan bangun dan mengenakan kimono nya.


"Dulu waktu inspektur polisi kota F saja harus sopan dan hormat sma aku. Kamu?Berani perintah aku? kamu kira kamu siapa?" Ucap Farrell dengan nada menghina.


"Huft!"


Lelli baru saja mendengar sebuah lelucon yang sangat lucu, perempuan itu spontan tertawa terbahak-bahak, tatapannya pada Farrell seolah seperti sedang menatap orang gila.


"Kamu bilang apa? wakil inspektur polisi kota F harus sopan dan hormat sama kamu! lagi menghayal kamu ini. Masa kamu sendiri nggak sadar kalau kamu ini sama sekali nggak berguna? aku lihat, kayaknya kamu setres gara-gara sudah mau cerai. Apalagi kamu nggak punya apa-apa, makanya kamu berkhayal kalau kamu orang besar. Coba lihat kamu sendiri, lalu lihat Willy, perbedaan kalian sangat jauh!"


Selama tiga tahun penuh, semua orang tahu betapa tidak bergunanya Farrell. Lelaki itu bahkan tidak memiliki pekerjaan.


Bagaimana mungkin tiba-tiba dia menjadi orang yang punya setatus atau jabatan?


Farrell menatap ibu mertuanya dengan tatapan meremehkan, kemudian dia berjalan dan melewatinya begitu saja.


"Kalau begitu lihat saja nanti. Lihat saja, nanti kamu akan menyesali perkataan yang kamu ucapkan hari ini, dan kalau saat itu tiba, jangan mohon sama aku untuk rujuk sama anak kamu!" ucap Farrell.


"Rujuk! jangan mimpi!" Teriak Lelli pada Farrell yang sudah berjalan pergi,


"Sekalipun semua lelaki di dunia ini sudah mati, aku nggak akan memberikan Alma menikah dengan sampah kayak kamu!"


Suara Lelli sangat keras sehingga seluruh keluarga Surrinder bisa mendengar teriakan itu.


Saat ini Alma sedang duduk di sofa, perempuan itu mengenakan sebuah pakaian berwarna putih.


Matanya menatap suaminya yang mengenakan pakaian yang bisa di beli di pinggir jalan, lelaki yang sebentar lagi akan bercerai dengannya itu sedang menuruni tangga.


"Rujuk? sekalipun nggak ada lelaki lagi di dunia ini, aku juga nggak akan nikah sama kamu lagi!" Ucap Alma tiba-tiba


"Setelah menikah denganku selama tiga tahun, apa yang pernah kamu berikan oadaku? sedangkan Willy, dia sudah janji sama aku. Tanggal enam belas nanti, hari Ulang tahun aku, dia aka mengadakan pesta ulang tahun yang meriah untukku, kemudian dia juga akan melamarku!"


Farrell tidak bersuara. Lelaki itu hanya berdiri saja mendengarkan perkataan Alma.


"Selain itu dia juga akan mengundang General Manager Cosmo Grup ke pesta ulang tahunku nanti, dan yang lebih penting lagi, kemungkinan besar Cosmo Grup akan bekerja sama dengan Willy, dan saat itu terjadi, aset Willy bakalan mencapai puluhan milyar. Sedangkan kamu? kamu nggak punya apapun!"


Farrell hanya tertawa pelan.


'Tunggu saja Alma, di hari ketika kamu mengetahui identitas ku yang asli, kamu akan menangis dan memohon supaya aku rujuk sama kamu. Tetapi sayangnya, kamu tidak layak menjadi istriku'..

__ADS_1


Ucap Farrell dalam hati.


"Alma, bukan lagi kemungkinan besar!"


Tiba-tiba terdengar suara seorang laki-laki, kemudian lelaki itu kembali berkata,


"Hari ini kamu sudah resmi bekerja sama dengan Cosmo Grup!"


Alma spontan menoleh ke arah datangnya suara, ternyata lelaki itu adalah Willy. Dia berdiri di depan pintu dengan raut wajahnya yang sombong.


Dia memegang kunci mobil BMW 5 Series di tangannya, kemudian dia masuk sambil mengangkat tinggi kepalanya.


"Setelah temani kamu urusan perceraian, aku langsung pergi ke Cosmo Grup untuk tanda tangan kontrak kerja sama!" kata Willy.


"Aku sih nggak kayak seseorang, yang tahunya hidup bergantung sama orang lain saja!"


Ketika dia mengatakan kalimat terakhirnya, lelaki itu sengaja menggunakan nada sarkasme, dia juga memandang Farrell dengan tatapan yang merendahkan dan menghina.


"Ya tuhan. Keja sama dengan Cosmo Grup?" seru Lelli


Perempuan itu baru saja turun ke lantai bawah, tetapi dia langsung mendengar kabar kalau Willy memiliki peroyek kerja sama yang besar. Mata perempuan itu langsung berbinar-binar.


"Cosmo Grup perusahaan nomor satu di kota U ya?" tanya Lelli.


"Tentu saja!" jawab Willy sambil menatap Farrell yang hanya tersenyum tanpa mengatakan apapun.


"Bagu-bagus, hebat sekali kamu!" ucap Lelli sambil bertepuk tangan dengan gembira.


"Memang Willy yang paling hebat, kalau bersama kamu, Alma pasti akan memiliki kehidupan yang baik!"


"Oh...! itu sih harus tante!" jawab Willy dengan sombong.


"Beberapa hari lagi kan ulang tahun Alma, nanti aku akan kasih Alma kado yang sangat besar. Kalau ada kesempatan, di hari ulang tabun Alma nanti, aku juga akan merekomendasikan Surrinder Grup pada pak Jey selaku General Manager Cosmo Grup!"


"Sebagai seorang menantu, sudah seharusnya aku membantu keluarga istriku untuk bisa jadi lebih maju. Bukan hanya bergantung pada keluarga istri!"


Saat mendengarkan kalimat terakhir, Farrell akhirnya memberikan reaksi, dia berjalan dengan satu tangan di sakunya lalu dia duduk bersandar di sofa.


Posturnya saat duduk layaknya seperti seorang bos, kemudian dia menatap Willy.


"Mau tanda tangan kontrak dengan Cosmo Grup? itu tergantung aku setuju atau nggak!" ucap Farrell dengan nada yang arogan dan mengintimidasi.


Bersambung.....


Hallo sobat Reader...


maaf yah sobat Readerrs, up nya agak telat, soalnya author kurang sehat badan, jadi mohon di maklum yah. Author janji bakalan terus up sampai selesai,,,,okee sobat


Terimakasih sudah membaca yah, dijamin ceritanya makin seru deh...


Baca terus yah kelanjutan ceritanya..


Buat sobat reader yang menyukai novel ini, bisa vot, like, komen, review dan kasih hadiah ya, supaya Author semangat up-nya,, oke..😁😁

__ADS_1


Terimakasih....


__ADS_2