MENANTU DEWA PERANG

MENANTU DEWA PERANG
8. Kapten Tim Elit


__ADS_3

Seluruh anggota keluarga Surrinder hanya menatap Farrell seperti orang gila.


Asalkan dia mau!


Semua yang ada di dunia ini bisa menjadi miliknya?


"Pfftt...ahahaha!!!"


Roy tertawa membayangkan wanita yang disukainya bisa menikah dengan orang miskin tidak tahu diri.


Roy memamerkan kunci mobilnya di depan Farrell dan berkata,


"Kamu sanggup beli mobil yang harganya milyaran? aku memang pernah dengar Tante bilang kamu nggak berguna, tapi ternyata kamu bukan cuman miskin tapi juga banyak gaya. Sekarang perusahaan Surrinder lagi kekurangan empat milyar. kamu kaya kan?" coba kasih aku lihat sini?"


"Kamu beneran mau aku ambil uangnya!"


"Ambil coba,jangan cuman omong kosong doang yah! miskin aja banyak gaya!"


"Ahahaha... Menantunya Lelli mau bantu perusahaan kita! hebat banget, ayok sini keluarin kartunya?"


Baik itu Roy maupun keluarga Surrinder, mereka sama-sama mengeluarkan kata-kata pedas terhadap Farrell.


"Oke... kamu lihat baik-baik apa aku benar-benar bisa kasih empat milyar!"


Farrel kemudian memasukkan tangan kanannya ke dalam sakunya. Mereka yang melihat itu seketika hampir saja percaya.


Akan tetapi Farrell tidak mengeluarkan apa-apa dan tampak seperti kehilangan sesuatu.


"Hahaha... Bikin aku ketawa saja. Gaya dia pura-pura mirip banget!"


"Aku kira dia beneran mau keluarin sesuatu dari kantongnya. Jago banget dia akting!"


"Bukannya kamu bilang kamu kaya? mana uangnya? kasih lihat sini, jangan cuman ngomong doang biaanya?"


Farrell mengerutkan keningnya mendengar ledekan dari keluarga Surrinder. Dia masih ingat jelas kartu itu ada di saku celananya tadi, tapi kenapa tiba-tiba menghilang?


Jangan-jangan.... kartu itu terjatuh di dalam mobil?


"Kartuku jatuh, aku bisa minta mereka kembali bawain bawain sekarang juga!" kata Farrell.


Roy tak kuasa menahan tawanya mendengar pembelaan dari Farrell,


"Kartunya jatuh? Farrell, kamu pikir kami bakal percaya? Kamu nggak sadar ya kamu itu miskin? dasar sampah yang nggak bisa apa-apa!"


Lelli pun tak sanggup menahan rasa malunya lagi dan ikut memaki Farrell,


"Nggak ada gunanya kamu hidup. mendingan mati saja sekalian sana. hidup juga bisanya cuman nyusahin Alma doang!"


Farrell tidak menanggapi cacian mereka, dia mengeluarkan ponselnya dan menghubungi kapten tim HX007 persis di hadapan keluarga Surrinder dan memberi perintah,

__ADS_1


"Periksa, apakah kartuku jatuh di mobil? Antar ke sini, ke rumah keluarga Surrinder dalam waktu lima menit!"


"Hahaha!"


"Kamu dengar nggak, dia ngomong apa tadi?"


"Bawain kartunya? Farrel kamu sudah gila ya? kalau kamu beneran kasih uang empat milyar, aku langsung sembah sujud cium kaki depan kamu!"


Semua orang mencaci maki Farrell dan bahkan Lelli pun mengumpat karena Farrell telah membuatnya kehilangan muka di depan saudara-saudaranya.


Roy pun memamerkan kehebatan serta koneksinya dan memandang rendah Farrell.


Namun, Farrell mengabaikan mereka semua dan dalam hati dia menghitung mundur......


"Sepuluh... Sembilan... Delapan.. Tuju... Tiga.. Dua.. Satu...!!"


"Ciiiit....."


Tepat sesuai hitungan Farrell. suara rem mobil yang sangat menusuk telinga tiba-tiba memecah hinaan dari para anggota keluarga Surrinder.


Lantas mereka semua melihat kearah pintu masuk.


"Waaahhhh beneran datang!"


"Coba aku liat, apa benar dia datang untuk kasih kartunya!" ujar Roy


Periksa ketika Roy menyelesaikan kalimatnya, muncul sesosok yang familiar bagi mereka!


Mereka semua terperanjat dengan mata terbuka lebar-lebar, seluruh tubuh mereka pun gemetar melihat orang yang datang itu.


"Ka... Ka... Ka-Kapten!"


Mustahil! Bagaimana mungkin dia bisa datang kemari?


Kapten dari tim elit klas A HX007 sudah berdiri tegak dan berjalan ke arah Farrell.


Jangan-jangan....


Tidak!.. tidak.. tidak mungkin!!


"Dia kan yang tadi datang pakai mobil Jeep Hawking Rider? ngapain dia kemari?"


"Mungkin dia kemari untuk mencari Roy?"


Anggota keluarga Surrinder membicarakan kapten yang mengenakan pakaian militer itu dan kemudian menoleh ke arah Roy.


Di situ mereka melihat Roy sudah gemetar ketakutan.


"Ka....Kapten... Aku.. Aku Roy, aku yang tahun lalu ketemu kamu"

__ADS_1


Namun, kapten berjalan begitu saja melewati Roy langsung mengarah ke Farrell.


Roy syok sampai dia hampir saja terjatuh melihat kapten yang bahkan atasannya punya atasan saja harus tunduk, malah memberi hormat kepada Farrell.


"Ini kartu banknya, kalau nggak ada perintah lain, saya kembali ke markas pusat dulu!"


Farrel terlihat seperti bos menerima kartu tersebut, kemudian dia menatap Roy.


Roy tertegun, dan wajahnya pun memperlihatkan ekspresi ketakutan, seolah tak percaya dengan apa yang baru saja dia saksikan.


"Orang itu, kamu kenal dia?" tanya Farrell kepada kapten sembari menunjuk ke Roy.


"Nggak kenal tuh, memang dia siapa? apa ada yang perlu di perintahkan?"


Cara bicara kapten yang begitu segan dan sopan kepada Farrell, namun tidak dengan Roy. yang membuat wajah Roy seketika pucat pasi.


"Ternyata nggak kenal yah!"


Kemudian, Farrell memberikan tatapan menghinanya dan sangat menikmati rasa takut yang di alami Roy.


"Ya sudah, kalian pulang lagi dulu sanah!"


Kapten mengangguk dan kemudian pergi meninggalkan Farrell dan yang lain!


Anggota keluarga Surrinder yang lain tercengang dibuatnya. Hingga kapten akhirnya pergi, barulah mereka bicara.


"Jangan bilang itu kartu kamu! paling-paling nggak ada duit di dalamnya? atau kartu itu kamu pinjam? iya kan? ngaku saja!"


"Cih! miskin tapi belagu, lihat dong Roy...eh Roy kenapa?"


Lelli mendapat sekujur tubuh Roy sudah basah karena keringat dan terus saja menatap kapten pergi.


Lalu Roy berbalik an bertanya kepada Farrell dengan suara yang terbata-bata,


"Ka... kamu, siapa kamu? kenapa bisa kenal sma kapten?"


Bersambung........


Hallo sobat Reader...


perkenalkan buku baru saya ini!


Terimakasih sudah membaca yah, dijamin ceritanya makin seru deh...


Baca terus yah kelanjutan ceritanya..


Buat sobat reader yang menyukai novel ini, bisa vot, like, komen, review dan kasih hadiah ya, supaya Author semangat up-nya,, oke..😁😁


Terimakasih....

__ADS_1


__ADS_2