MENANTU DEWA PERANG

MENANTU DEWA PERANG
16. Cerai


__ADS_3

"Hah,,, siapa? kamu siapa?" tanya Willy


Lelaki itu menatap Farrell dari atas kepala hingga ke ujung kaki. kemudian dia berkata dengan nada menghina.


"Kamu itu menantu keluarga Surrinder yang hidup bergantung sama keluarga istri, seorang lelaki bodoh yang bahkan nggak sebanding sama seekor anjing. Padahal, karena kamu mantan suaminya Alma, makanya aku berbaik hati bantu kamu cari pekerjaan. Tapi sekarang kayaknya kamu nggak butuh lagi kan?"


Semua orang spontan tertawa, setelah itu Willy kembali berkata,


"Oh,,, Iya! Sepeda listrik itu dibeli pakai uang keluarga Surrinder kan? karena kalian sudah bercerai, maka harta harus di pisahkan dengan jelas!"


Begitu Willy menyelesaikan perkataannya, Lelli tiba-tiba datang dan langsung merebut kunci sepeda motor listrik itu di tangan Farrell.


"Sini kuncinya! Benar kata Willy, sepeda listrik ini dibeli pakai uang keluarga kami!" ucap Lelli dengan sinis.


"Hehe...!" Farrell tertawa menggelengkan kepala. Kemudian menatap mantan ibu mertuanya itu dan berkata,


"Aku nggak pernah kepikiran mengambil barang dari keluarga kalian. Kalian hanya perlu ingat baik-baik, mulai detik ini juga, keluarga Surrinder nggak ada hubungan apa-apa lagi dengan aku!"


Saat mendengar kalimat terakhir dari perkataan Farrell, entah mengapa Alma tiba-tiba merasa tegang. Dia juga tidak tahu, pokoknya, dia selalu merasa seolah-olah dia telah kehilangan sesuatu yang paling penting, dan dia tidak akan pernah bisa mendapatkannya kembali.


Alma menatap mantan suaminya yang telah mengurus keluarga Surrinder selama tiga tahun. Tiba-tiba di dalam hatinya muncul rasa panik.


Tanpa sadar perempuan itu berkata,


"Farrell,, jangan salahkan kami yang bersikap realistis. Kalau mau salahkan orang, salahkan diri kamu sendiri yang miskin. Kamu nggak bisa kasih aku kebahagiaan yang aku mau. Willy bisa membuatkan pesta ulang tahun untukku, dia juga bisa mengundang General Manager Cosmo Grup untuk meramalkan pestaku. Sedangkan kamu nggak bisa kasih aku apa-apa!"


Selesai berkata, Alma mengeluarkan dua lembar uang seratus ribuan dari dalam tasnya, lalu dia memberikan uang itu pada Farrell dan berkata,


"Ini! uang buat kamu naik taksi, semua luka yang pernah kamu berikan kepadaku, aku anggap impas!"


Namun, ibunya langsung merebut uang itu,


"Ngapain kamu ngasih dia uang, kamu takut nanti dia mati kelaparan? orang kayak dia berani naik taksi. memangnya nggak takut mengotori mobil orang lain?" bentak Lelli.


Farrell tidak akan pernah melupakan kejadian itu. Uang dua ratus ribu itu sudah membuatnya dipermalukan habis-habisan, membuat harga dirinya di injak-injak. Dia tidak mengambil uang itu!


"Nggak usah, uangnya kamu simpan sendiri saja, sebentar lagi akan ada mobil yang datang buat menjemput aku!" Ucap Farrell sambil tersenyum santai.


"Cihh,,,! Dasar nggak tahu diri, masih saja berani sok-soan, ada mobil yang jemput kamu?" jawab Lelli sambil menatap Farrell dengan tatapan merendahkan.


Sementara itu, Alma juga menggelengkan kepalanya dengan kecewa,


"Sampai saat ini kamu masih saja berpura-pura. Farrell, Farrell,,, sudahlah. Ma,, ayok kita pulang saja!" Ucap perempuan itu


"Iya,,,iya, kita pulang saja, Akhirnya kita terlepas dari si keparat ini. tanpa dia, keluarga kita juga nggak akan jadi bahan omongan orang lain lagi!" jawab Lelli


Setelah itu, Alma dan ibunya langsung naik mobil BMW milik Willy, sedangkan sepeda listrik seharga lima sampai enam jutaan itu juga dimasukan kedalam bagasi mobil oleh lelaki itu.


Sementara Farrell berdiri di depan pintu kantor catatan sipil Dia menatap mobil BMW yang sudah pergi, orang-orang yang lewat disekitarnya, ada yang yang menatapnya dengan simpati. Ada juga yang menatapnya dengan tatapan mengejek.

__ADS_1


Mereka sepertinya menertawakan Farrell yang tidak berguna, saking tidak bergunanya, bahkan lelaki itu tidak bisa mempertahankan istrinya sendiri.


"Lihat! dia miskin begitu, sedangkan lelaki yang tadi pakainya BMW, benar-benar nggak selevel. Pantas saja sih, perempuan cantik tadi mau bercerai sama dia. Dengar-dengar dia juga hidup bergantung kepada keluarga istrinya lagi!" celetuk seseorang.


"Begitulah kalo sudah cerai, memang bukan orang dari dunia yang sama juga!"


Orang-orang yang lewat tidak berhenti menunjuk Farrell yang hanya mengenakan baju murahan yang bisa dibeli di pedagang pinggir jalan, sambil melontarkan berbagai jenis ejekan.


Tetapi setelah beberapa saat, mereka tidak bisa lagi mengatakan apapun mengenai lelaki itu, karena tepat saat ini.


Tiba-tiba di perempatan lalu lintas sepanjang 200 meter di depan kantor catatan sipil, muncul beberapa Rolls Royce yang dikirimkan seseorang. Di atap mobil ada tulisan besar yang berbunyi 'Selamat Datang Kembali Den'...


...


Orang-orang masih belum sempat tersadar dari rasa terkejut mereka


Mobil pertama memasuki halaman kantor catatan sipil. Di detik berikutnya, sebuah Rolls Royce senilai puluhan miliar tiba-tiba masuk dan mengikuti mobil pertama.


Dan seterusnya......!


Mobil ketiga, keempat, kelima,...


Orang-orang yang berdiri di depan pintu kantor catatan sipil tercengang sampai mulut mereka ternganga lebar. Mereka menatap terpaku pemandangan yang sangat mengejutkan itu.


Butuh waktu lama bagi mereka untuk tersadar dan akhirnya bersuara.


"Ya, ...ampun..!"


"Astaga! ngapain mereka kesini? eh,,, ada tulisan di mobilnya. 'Selamat Datang Kembali Den'! Siapa ya kira-kira?"


Orang-orang spontan melihat ke sekeliling.


"Wah,,, memangnya siapa sih yang mau di jemput ya? setatus setinggi apa ya dia? sampai butuh segitu banyak mobil mewah untuk jemput dia?"


"Eh,,, sudah berhenti,,,, Busseettttt,,,! Berhentinya di depan kita lagi!"


Rombongan mobil-mobil itu tidak hanya beberapa mobil, melainkan mencapai ratusan mobil. Semua berbaris menjadi menjadi sebuah garis panjang dan berhenti tepat di depan pintu kantor catatan sipil.


perempuan-perempuan yang datang bersama kasih mereka untuk mendaftarkan pernikahan, spontan menyiratkan rasa iri pada tatapan mereka, makanan yang tanpa sadar langsung berkata,


"andai saja, aku bisa dapat pacar sekaya itu, hidupku akan menjadi sempurna!"


"seumur-umur, belum pernah aku naik mobil sebagus itu!"


"sebenarnya orang kaya dari mana sih? cuma mobil yang datang ke sini saja sudah mau triliunan!"


Tidak ada seorangpun yang tidak merasa iri, tidak ada seorangpun yang tidak menginginkannya. makanan ada yang sibuk membayangkan kalau diri mereka yang duduk di dalam mobil mewah itu, sambil menatap rendah orang-orang dan sedang memperhatikannya. hanya saja, kenyataan adalah kenyataan, mereka hanya bisa merasa iri saja.


Namun saat orang-orang teringat dengan Farrell yang dimarahi habis-habisan sama istrinya, semua orang santa tidak begitu merasa iri lagi.

__ADS_1


"setidaknya hidupku lebih baik darinya!"celetuk seseorang


"setidaknya pacar aku masih bisa beli mobil. saking miskinnya dia, sampai istrinya saja nggak bisa dipertahankan. aduh, siapa sih yang mau dijemput mobil-mobil mewah ini? benar-benar sudah kayak pangeran saja. coba saja dia bisa suka sama aku!" ujar seorang perempuan


selesai berkata, perempuan itu membayangkan dirinya bersama seorang lelaki kaya raya. sesekali perempuan itu menunjukkan ekspresi wajah yang menghina Farrell.


tetapi di detik berikutnya, mereka semua mendapat sebuah tamparan yang sangat keras titik karena pintu belakang dari ratusan mobil mewah itu tiba-tiba dibuka titik yang lebih menarik perhatian lagi, pintu mobil dibuka oleh bodiguard yang mengenakan setelan jas di waktu yang sama dengan cara yang sama secara serempak.


semua orang menatap sambil tercengang 333 bodiguard yang mengenakan setelan jas hitam turun dari mobil bersama-sama.


kemudian mereka berdiri di dalam barisan, orang yang berdiri di paling depan adalah seorang lelaki yang tampak seperti berusia 50-an, lelaki itu menggenggam tangannya sendiri dengan kuat sambil menatap ke arah wajah Farrell yang sangat familiar baginya.


Sedangkan Farrell tetap berdiri di posisinya. lelaki itu dengan sangat tenang menghadapi seluruh bodiguard keluarga Xin dan juga kepala pengurus keluarga Xin yang sangat hebat di kota F.


"kepala pengurus, lama tidak bertemu!"udah Farrell dengan tenang.


suara lelaki itu tidak terlalu keras juga tidak terlalu telan. cukup untuk bisa didengar oleh orang-orang yang berada tidak jauh darinya. kali ini, mereka tidak segan-segan langsung menatap Farrell dengan tatapan seseorang sedang melihat orang gila.


"eh, dia gila kali ya? kepala pengurus, lama tidak bertemu? seolah-olah dia orang kaya yang mereka cari. dia bahkan nggak lihat dia sendiri lagi pakai baju apa. harga baju yang dipakai bodiguard itu saja cukup buat dia makan seumur hidup. saking ingin jadi orang kaya sampai-sampai jadi bilang begitu! "


namun, orang-orang yang mengejek Farrell karena tidak percaya spontan terdiam. disaat lelaki paruh baya yang dipanggil kepala pengurus itu bersuara.


"Den.... "


Mata lelaki paruh baya itu langsung memerah. suaranya bergetar kalah dia mengucapkan sepatah kata untuk memanggil Farrell.


Kemudian lelaki paruh baya itu melangkah maju satu langkah, lalu dia menegakkan punggungnya dan merapatkan kedua kakinya.


Detelah itu dia mau membungkuk 90 derajat untuk memberi hormat tanda lelaki yang berdiri di depan pintu kantor catatan sipil sambil mengenakan pakaian murahan itu.


Dan yang lebih membuat tercengang lagi, bodiguard yang berjumlah 330 orang di belakangnya juga membungkuk mengikuti gerakan lelaki paruh baya itu dan membungkuk memberi hormat. ini sungguh suatu pemandangan yang amat sangat mengejutkan.


Tidak lama kemudian, suara 333 bodiguard yang terdengar gembira dengan penuh rasa hormat dan kagum tiba-tiba bersatu di depan semua orang,


"Selamat datang kembali, Den! "


"Selamat datang kembali, Den! "


Bersambung.....


Hallo sobat Reader...


maaf yah sobat Readerrs, up nya agak telat, Author janji bakalan terus up sampai selesai,,,,okee sobat


Terimakasih sudah membaca yah, dijamin ceritanya makin seru deh...


Baca terus yah kelanjutan ceritanya..


Buat sobat reader yang menyukai novel ini, bisa vot, like, komen, review dan kasih hadiah ya, supaya Author semangat up-nya,, oke..😁😁

__ADS_1


Terimakasih....


__ADS_2