
Terbuka!!
Mana pernah anggota keluarga Surrinder menyaksikan adegan yang begitu heboh. Seluruh anggota keluarga Surrinder satu persatu dengan perlahan dan sangat hati-hati mendekat ke mobil tersebut dan menatap lekat-lekat pintu mobil tersebut.
Tak..Tak..Tak..Tak..!!
Satu orang!
Dua orang!
Tiga orang!
Dari mobil Jeep Hawking Rider tersebut turun tujuh belas anggota pria lainnya dengan seragam tentara dan sepatu boots panjang beserta kapten mereka.
Roy memerhatikan dengan saksama pakaian yang mereka kenakan, dia merasa sangat familiar dengan logo yang terdapat di baju. Seakan dia pernah melihatnya tahun lalu.
"Roy, siapa teman kamu itu? kok bisa sampai seramai ini?"
Meskipun Roy tidak tahu siapa orang yang ada di hadapannya itu.
Tapi, dalam hati dia sendiri tahu, tidak mungkin dia kenal dengan orang sehebat itu.
"Halo, aku Roy dari kota U..!" sapa Roy dengan penuh waspada sembari berjalan mendekat.
Namun mereka tak memedulikan Roy dan langsung berdiri tegak membentuk dua barisan di depan pintu.
Segera tujuh belas orang orang itu segera membentuk dua barisan kiri dan kanan, dengan nada yang tegap membusung dan kepala yang tegak.
"Rumah keluarga Surrinder sudah sampai!"
Suara mereka begitu menggelegar hingga dapat terdengar sampai beberapa meter keluar.
Lelli dan semua saudara-saudaranya menarik nafas dalam-dalam saking terkejut melihat apa yang ada di hadapan mereka!
Lelli dan dan yang lain terus menatap ke dalam mobil seperti anak kampung norak, yang baru pertama kali melihat mobil super duper mewah karena penasaran dengan siapa yang ada di dalam?
"Kok rasanya mereka lebih keren ya daripada pengawal yang kayak di film-film!"
"Bahkan anak buahnya saja sangar begitu, pasti orang yang ada di dalam mobil lebih hebat lagi?"
"Aduh.... jadi semakin penasaran deh nggak sabar mau ketemu!"
"Coba kalau Alma bisa menikah sama orang kayak begini.. aduh... senangnya aku!"
Sembari berkata, Lelli teringat akan Farrell yang tidak berguna itu.
Jangankan punya banyak belasan anak buah, Farrell bisa menjadi anak buah orang lain saja sudah bagus.
Akan tetapi ketika Lelli sedang terbayang soal menantunya yang tidak berguna itu tidak bisa apa-apa, seketika terdengar suara langkah kaki yang datang dari hadapan dia.
"Susah turun tuh, sudah turun tuh,,, kyaaa...!!"
"Roy, teman kamu turun...!"
Mereka semua mulay membayangkan seperti apa rupa orang yang berada di dalam mobil tersebut.
__ADS_1
'Deg!! Deg!! Deg!!'
Tiba-tiba jantung Lelli berdegup sangat kencang.
Anggota keluarga Surrinder dan yang lainnya termasuk saudara Lelli yang tadi pun tercengang dengan mata melongo dan mulut terbuka lebar.
Perlahan-lahan mulai dari kakinya yang panjang, kemudian tubuhnya, lalu perlahan lehernya, dan yang terakhir adalah wajahnya.. yang sangat-sangat tidak asing lagi bagi mereka semua!
Orang yang turun dari mobil itu mengenakan celana rombengan yang bahkan warnanya sudah mulay memudar, dan bajunya juga di beli di pinggir jalan dengan harga yang paling tida lebih dari beberapa puluh ribu.
Dia...Adalah....
"Farrell????"
Semua orang tercengang ketika mereka melihat yang turun itu adalah Farrell.
Lelli pun terbelalak melihat Farrell dengan tatapan tidak percaya.
"Aku..Aku..Aku nggak salah lihat, kan? Dia... Dia.. Dia... Farrell!"
Eric benci dengan cara anggota keluarga Surrinder yang begitu kaget menatap Farrell, dan dia hendak mengatakan sesuatu.
Namun, Farrell sudah terbiasa dengan perlakuan mereka dan langsung menghentikan Eric,
"Cukup, sudah sampai, kalian pulanglah!"
Berhubung Farrell sendiri juga tidak ingin mempermasalahkannya lagi, Eric dan semua anggota pasukan bawahannya pun tidak banyak bicara dan berkata,
"Baik, kalau begitu, kamu pergi dulu. Kami tunggu kepulangan anda!"
Eric dan beserta seluruh anak buahnya pun memberi hormat kepada Farrell, lalu kembali menaiki mobil Jeep Hawking Rider mereka, yang super duper mahal dan mewah itu, lalu pergi.
Seketika suasana di rumah keluarga Surrinder menjadi begitu hening. mereka sekeluarga masih saja tercengang melihat mobil-mobil yang tadi pergi menjauh dari rumah keluarga mereka.
"Farrell, Ka..kamu.... Siapa sebenarnya...?"
"Kenapa kamu bisa naik mobil Jeep Hawking Rider? mobil itu punya kamu?"
"Yang tadi itu Jeep Hawking Rider, lho! itu mobil limited edition yang super mahal, super-super mewah, yang harga satu mobilnya saja bisa beli empat unit rumah mewah!"
Lelli dan saudara-saudaranya menatap Farrell curiga!
Meskipun mereka melihat dengan mata kepala sendiri, Farrell begitu di hormati oleh anggotanya, tapi mereka masih bersikeras menganggap bahwa Farrell adalah orang yang miskin tidak berguna.
Dia tidak mungkin bisa mengemudikan mobil semahal itu, dan dia tidak mungkin bisa kenal dengan orang-orang hebat seperti mereka.
"Bukan, mobilnya mereka punya, mereka cuman nganter aku!" jawab Farrell dengan raut wajah biasa saja.
"Nganter kamu?" Ujar Lelli kecewa
"Kalau begitu kamu gimana bisa kenal sama orang-orang kaya kayak mereka?"
"Dulunya aku teman seperjuangannya di Medang perang dulu. Kebetulan tadi ketemu di hotel, jadi sekalian aku di antar pulang. Mobilnya bukan punya aku, mereka juga buka. saudara aku, kalian pasti kecewa ya?"
Tentu saja kecewa, bukan hanya itu, tapi juga sangat benci!!
__ADS_1
"Sudah kubilang kan, kamu itu nggak guna begini mana mungkin bisa bawa mobil bagus. Kalo sampah ya tetep sampah. Teman kamu aja sudah punya mobil mahal dan banyak buah. Coba lihat kamu, mobil saja nggak punya? mending mati saja sana sekalian, bisanya cuman nyusahin Alma doang!"
"..."
Kata-kata itu memang sangat menyakitkan. Semua orang mengatai Farrell orang yang tidak berguna dan hanya bikin malu keluarga Surrinder saja.
"Ngapain kamu diam saja! Cepat rapihkan meja cuci piring sana!"
Dulu ketika Farrell mendengar ocehan dari Lelli, Farrell masih menahan diri karena mengira apa yang dia lakukan masih belum cukup.
Farrel mengira Alma melihat usahanya yang dia keluarkan.
Tapi sekarang, Farrel sudah mengerti. Berusaha sekeras apapun tidak ada gunanya jika di hadapkan dengan kekuasaan dan uang, maka itulah dia tidak mau lagi menuruti Lelli.
"Aku heran, kenapa Alma bisa menikah sama orang yang nggak berguna kayak kamu. Lihat tuh Roy, gajinya gde, bisa beli mobil baru, kerjanya juga di pemerintahan. Katanya dia juga punya teman di kota J, siapa namanya?"
Roy pun dengan banggannya berkata,
"Dia kapten tim khusus HX007 dari kota F!"
"Farrell, kamu tahu dong apa itu HX007? tiga tahun lalu aku beruang sama dia. tahun lalu juga aku ketemuan...!"
Tim khusus HX007!! haha lucu sekali pria ini!
Yang mengantar Farrell barusan bukannya adalah tim HX007?
Kalau memang Roy kenal dengan kaptennya, lantas mengapa bawahannya tidak mengenal Roy? jelas sekali Roy ini hanya membual.
Jangan kan kenal, bisa bertemu sekali saja sudah beruntung!
"Roy, kamu yakin kenal sama kapten?" Ledek Farrell
Belum sempat Roy menjawab, Lelli sudah memotong pembicaraan,
"Kok kamu ngomong begitu sama dia. kalau Roy nggak kenal, memangnya kamu sendiri kenal? cepat cuci piring sana, jangan ganggu tamu kehormatanku, dasar sampah!"
Farrell hanya bisa menggelengkan kepalanya karena merasa begitu kecewa!
Dia menertawakan dirinya yang begitu bodoh, menertawakan dirinya mengapa waktu itu ingin membuat mereka terharu.
"Aku sampah? kamu pikir aku benar-benar nggak punya apa-apa?kamu pikir mobil saja aku nggak bisa beli? mulai hari ini, asal aku mau, semua yang ada di dunia ini bisa jadi punyaku!"
bersambung....
Hai sobat Readerrs!!
Yok beri hadiah kepada penulis!
Mohon dukungannya yah sobat Reader, tanpa kalian semua saya bukan apa-apa.
Dan mohon maaf yah
Jika Up nya baru bisa 1 Bab per hari!🙏🙏
Saya akan usahakan deh biar bisa Up lebih dari satu Bab per hari!! Oke.....
__ADS_1
Nantikan kelanjutannya yah sobat!!!