Mencintai Gadis Keturunan

Mencintai Gadis Keturunan
Kepulangan keluargaku


__ADS_3

Bab 39


Setelah 3 hari di Jakarta akhirnya tiba juga hari kepulangan keluargaku ,maklum orang kampung kalau pergi lama" ninggalin kerjaannya di kampung pasti ketakutan apalagi sebentar lagi musim panen jadi urusan di sawah banyak banget. "Yo jangan lupa peseen mbok ya ,jaga semuanya udah 50% persen loh!" kata simbok yang lemah lembut . akupun hanya bisa mengiyakan semua pesen si mbok ,karena ku juga gak mau ngecewain keluarga yang sudah mendukung hubunganku dengan Lian .


Sudah hampir jam 4 Lian belum datang juga padahal rencananya keluargaku mau pulang jam setengah 5 sore.Dasar panjang umur lagi di omongin eh nongol juga .


"Asallamu'alaikum ,maaf ya semua udah nunggu" sapa Lian dengan dibarengi menyalami semua keluargaku .

__ADS_1


"Ko tumben telat de ?"tanyaku sambil senyum manis di depan Lian .


"Gimana Ian apa mau ikut ke kampung lagi ?" saut bibi mengejek Lian yang betah kalau di kampung ." Nanti aja bi kalau lebaran ,insya Alloh Ian ikut mudik mas ganteng hehehe !" jawab Lian menanggapi pertanyaan bibi .


Pelukan demi pelukan Lian melepas kepulangan keluargaku ,sementara Ano karena baru dapat cuti ,dia putuskan ikut pulang bersama anak dan istrinya ,apalagi ada tumpangan gratis .......


Ya sepi lagi suasana di kontrakan ku ini ,setelah keberangkatan keluargaku aku dan Lian beres" kontrakan yang masih terlihat berantakan ......"Mas molai besok jangan sarapan di warung lagi ya!" saut Lian sembari meneteskan tempat tidur....." Lah emang kenapa de ...?" jawabku sembari memandang Lian yang masih sibuk.

__ADS_1


"Mas dua bulan lagi loh !" kata Lian dengan menyandarkan kepalanya di pundakku.


" Bismillah aja de ,semoga di berikan kelancaran ....Amin! "sembari merangkul Lian yang lagi manja di pundak ku di tambah sore itu di taman masih sepi .Sebagai seorang lelaki aku gak mau bikin pasanganku merasa gak nyaman ,apalagi bikin kecewa ,jadi sebisa mungkin aku akan bikin Lian bahagia .Malam hampir tiba dan aku ajak Lian pulang karena sebentar lagi mau masuk magrib ,sesampainya di rumah bibinya Lian aku langsung berpamitan keluarganya Lian yang waktu itu masih ada ibunya Lian juga .


" De jadi molai besok mas jemput ya !" saut ku sambil berpamitan .


"Ya mas ,ingat juga molai besok gak boleh sarapan di warung !" jawab Lian ngingetin aku ,sementara bibi sama ibunya Lian cuma bisa tersenyum melihat kami berdua . Mungkin karena udah aku lamar Lian perasaanku sekarang gak canggung dan gak minder di depan bibi dan ibunya Lian .

__ADS_1


" Hati" di jalan mas !" saut ibunya Lian ketika aku menaiki motorku ,lega rasanya udah satu langkah tinggal fokus nyiapin buat acara nikahan yang tinggal 2 bulan lagi. Sesampainya di kontrakan akupun langsung mengerjakan sholat magrib ,karena pas banget adzan berkumandang .Iseng rasanya sendirian di kontrakan biasanya masih ada Ano yang bisa di ajak ngobrol tapi sekarang aku sendiri selama satu Minggu kedepan. Akupun iseng mencoba menelpon Ano ...."Hallo no dah Samapi mana ?" tanyaku yang mungkin membangunkan tidur Ano ,masalahnya dia kalau udah di atas kendaraan pasti langsung molor. " Ya bro ...Samapi mana ya !" jawab Ano dengan nada lirih dan lemas seperti orang bangun tidur .....


dahhhhhh lanjut bab berikutnya .......


__ADS_2