Mencintai Gadis Keturunan

Mencintai Gadis Keturunan
Menghitung hari bag.2


__ADS_3

Bab 43


Seperti biasa setiap jam setengah 3 pagi Lian pasti udah telpon buat bangunin saur dan seperti biasa juga aku langsung berangkat menuju warteg langganan bersama Ano .


"Bro nanti mudik rencananya mau gimana ?" tanya Ano sambil berjalan menuju warteg.


"Aku mau bawa motor aja no bareng Lian !" jawab ku sembari mempercepat langkah.


"Bawa motor kamu apa Lian bro ?" imbuh Ano sedikit Terengah" karena harus jalan cepat .


"Rencananya bawa motor Lian no ,mah kalau kamu mau pulang bareng bawa motorku no !" jawabku lagi.


"Ok bro kalau gitu nanti kan bisa buat muter" sila turahmi!" saut Ano sambil melihat menu makan.


Kamipun langsung makan saur sesampainya di warteg.Bukan Ano namanya kalau makan gak nambah,makannya badannya gendut gitu.


Setelah selesai makan kami segera balik ke kontrakan ,seperti biasa sesampainya di kontrakan karena waktu juga masih satu jam lagi sampai imsak Ano bikin kopi ,sementara aku menunggu di teras sambil menghisap sebatang rokok .Kebiasaan ku kalau habis saur gak langsung tidur lagi ,aku dan Ano udh biasa langsung menunggu waktu sholat subuh baru lanjut tidur.

__ADS_1


"Bro gak terasa ya satu Minggu lagi udah mudik !" saut Ano sembari menaruh kopi.


" Ya no itu juga waktu ku yang semakin mepet!" jawabku sembari menyeruput kopi bikinan Ano.


" Ya kan udah siap semua kan bro ?" imbuh Ano sambil menyalakan rokok.


"Udah sih no paling tinggal nyiapin mental aja !" seraya menghela nafas panjang .


Seperti biasa kami bercanda sembari menunggu adzan subuh,kadang sesekali kami juga ngobrol hal yang serius.Karena sebentar lagi imsak kami menyudahi obrolan dan langsung ke kamar mandi buat gosok gigi.


Tepat selesai dari kamar mandi terdengar juga suara adzan subuh ,aku dan Ano seperti biasa langsung berangkat ke mesjid buat sholat berjamaah.


" Mas Ian belum beli hijab loe ,nanti temenin ya cari hijab sepulang kerja!" saut Lian yang sedang membonceng.


"Ya de cantik apa sih yang gak buat Ade?" jawabku gemes .


Singkat cerita hari ini berjalan begitu cepat ,sepulang kerja aku dan Lian langsung mampir ke toko hijab sekalian cari yang seger" buat buka ,apalagi bidadari cantik juga mau ikut buka bareng meski gak sedang berpuasa.

__ADS_1


Tepat jam 5 sore aku sudah sampai di kontrakan ,seperti biasa Ano udah berada di kontrakan dulu .Sementara Lian dan Ano sedang ngobrol aku langsung mandi dan sholat ashar.Selesai sholat aku langsung gabung sama Lian dan Ano .


"Mas kata mas Ano ribet ya nikah pake adat kampungnya mas?" saut Lian sembari menarikku duduk di sampingnya.


" Ya gitu ,cuma mengasikkan dan cape dikit !" jawabku sambil nengok jam di hp.


" De tolong di siapin gih yang buat buka 15 menit lagi loh?" imbuhku lagi .


Lian pun beranjak bangun dari duduknya dengan sumringah langsung membuka menu berbuka yang tadi aku beli bareng Lian.


Alhamdullilah kumandang adzan magrib terdengar,yang berarti waktu berbuka telah tiba.Dengan menu seadanya kami bertiga langsung berbuka.Ahhhh adem rasanya setelah tenggorokan ini basah terkena es campur .


" Wah enak juga bro es campur ya!" saut Ano sembari memegang segelas es campur


" Enak lah no apalagi gratis hehehe!" jawabku yang seneng berbuka di temenin Lian.


Setelah menghabiskan es campur seperti biasa aku dan Ano langsung ke masjid buat sholat magrib,sedangkan Lian menunggu dirumah .

__ADS_1


itu dulu ya lanjut bab berikut dahhhhhh


__ADS_2