
Aku berjalan kaki dari rumah menuju pasar karena memang pasar itu tidak begitu jauh dari rumahku satu persatu kaki ku melangkah akhirnya sampai juga ke pasar itu namun tak ku sangka ternyata aku menabrak seseorang yang memang tidak aku kenal sama sekali
Brukkkkkk
"Aw maaf saya tidak sengaja"ucapnya wanita itu
"Iya tidak apa-apa"laki-laki tampan namun jawaban nya membuatku merinding
Laki-laki itu mungkin sudah jauh dari arah pasar memang aku menabrak nya dari arah keluar pasar menuju parkiran bahkan batang hidung nya pun sudah tidak terlihat lagi
Di Tempat lain
"Lo kenapa bro? kok senyum-senyum gitu?" Ucap Rizki faturrahman teman dari Aris
"Gapapa tadi gue ketemu wanita di pasar dia enggak sengaja nabrak gue bro entahlah ada angin apa pagi ini aku bertemu dengan wanita cantik seperti bidadari turun dari surga." Aris memang ke pasar karena ibu nya menelpon menyuruh dia masuk karena barang yang sudah ibu nya beli memang banyak
Padahal mereka adalah orang kaya ketika mereka menginjakkan kaki nya ke dalam pasar tidak jijik sama sekali karena ia tidak membedakan orang kaya dan miskin
"Enggak nyangka ya bro ternyata lo suka wanita gue kira lo suka lelaki secara lo kalo ke wanita sikap nya dingin kayak es batu hahaha"Ucapnya rizki
__ADS_1
"Parah nih ngomong nya, lo tau kan gue pernah di tinggalin sama dinda."
Aris memang jadi dingin dan pendiam seperti ini karena ia pernah di tinggalkan oleh seseorang yang sangat ia cintai
Hari demi hari mereka lewati ternyata mereka pun bekerja di tempat yang sama
"Loh itu kan yang aku tabrak beberapa hari itu kok dia ada disini yah apa dia bekerja disini juga?"Gumamku
"Wid kamu lagi liatin siapa sih kok kayak gitu banget tatapan nya horor tau gak kayak syaiton haha"Ucapnya amel teman bekerja nya sekaligus sahabat dari mulai mereka SMP
"ish kamu apaan sih aku cuma aneh aja sama orang itu yang beberapa hari lalu aku nabrak dia di pasar"Widi yang masih natap aris dengan tatapan bingung
"Oh itu pak Aris wid dia direktur disini kata temen-temen dia juga anak pertama dari perusahaan yang kita kerja emang kamu gak tau yah direktur kita?"tanya amel
"iya serius lah ngapain coba aku bohong wid? yuk pulang lah wid ini udah hampir sore lagi pula kalo kemaleman entar umi kamu ngira kamu kemana lagi"
"iya sih yasudah yuk pulang udah sore banget ini mah"
"Wid kamu kan gak bisa naik motor apalagi mobil mau naik apa?" tanya amel
__ADS_1
"Aku mau naik taksi aja deh mel"jawabku pada amel
"Bareng sama aku aja yah sekalian aku pengen ketemu umi udah lama gak pernah ketemu umi kamu Wid"
"Yasudah yuk."
Aku dan amel pulang ke rumahku memang rumah amel searah denganku cuma beda gang tapi tiap hari aku nebeng dengan nya membuat rasa malu ku timbul
Sesampainya di rumah widi
"assalamualaikum umi widi pulang nih" aku dan amel menunggu di depan pintu karena memang ajaran orang tuaku kepada anak nya membuatku menjadi manusia yang lebih mengerti
"Walaikumsalam nak eh ada amel juga datang kesini masuk mel anggap aja rumah sendiri"
Aku dan amel langsung menyalami tangan umi
"Iya mi , maaf amel gak bawa apa-apa buat umi abis pulang kerja langsung kesini karena amel udah lama gak kerumah kangen sama masakan umi hehe"jawab amel yang masih tersenyum ke arah umi
"Yasudah kalau gitu, nak umi nyiapin masakan buat entar malam yah?" tanya umi kepadaku
__ADS_1
"Iyah mi" aku dan amel menjawab
Mohon maaf jika ada kesalahan yang tidak di sengaja karena manusia tidak luput dari dosa🙏